Keajaiban Messi Merubah Sejarah Barca

Barcelona FC membuat sejarahnya sebagai sebuah klub besar Spanyol dan Eropa. Namun semenjak Messi ada, Barca punya sejarah yang lain.

Menanggapi rumor Chelsea yang kemungkinan akan memikat Messi dari Camp Nou ke London. Mantan gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, mengaku senang jika Messi mengikuti jejaknya pindah ke Chelsea.

“Aku berharap hal itu terjadi. Sebagai  pemain Barca, aku yakin Messi pantas pensiun mengingat kontribusi yang diberikannya kepada klub. Dia adalah legenda yang telah mengubah sejarah Barca. Namun, sebagai temannya, aku senang Leo berada di sisiku. Musim ini, Barca adalah Messi bersama 10 pemain lainnya. Messi telah sering menyelamatkan timnya,” kata Fabregas.

Messi memang sebuah sejarah tersendiri dalam sejarah Barca. Barca membawa Messi dari Argentina, masih berusia 13 tahun dan sakit-sakitan. Demi meyakini anak ini memiliki sebuah “keajaiban”, Barca tidak peduli dengan diagnosa dokter bahwa Messi mengidap sejenis growth hormone deficiensy, yang membuat pertumbuhannya lambat. Meski belakangan diketahui Messi memiliki panjang kaki yang berbeda, tetapi Barca tetap memasukkan Leo ke La Masia, dan menanggung semua biaya pengobatan Messi setiap bulan.

Empat tahun dididik di akademi Barcelona, Messi masuk di tim pertama dimusim 2004/2005. Tujuh kali pelatih asal Belanda Frank Rijkaard memainkan Messi di kompetisi domestik, termasuk ketika remaja berkaki kidal itu mencetak gol perdananya pada 1 Mei 2005, ke gawang Albacete.

Di musim pertama Messi bermain di tim Barcelona. Barca tampil sebagai juara Spanyol dimana Messi sudah bermain bersama tim. Ini saja sudah merupakan sebuah sejarah karena itulah gelar La Liga pertama Barca dalam 6 tahun.

Setelah itu cerita demi cerita kebintangan Messi bersinar di segala penjuru. Selain menjadi bintang sepak bola, Leo juga menjadi bintang idola di seluruh dunia. Barca meraih piala demi piala lain, menjadi salah satu tim yang paling ditakuti.

Messi berusaha keras untuk mencetak gol demi gol, membuat rekor demi rekor serta  menyumbangkan enam gelar La Liga, dua trofi Copa del Rey dan tiga piala Liga Champions untuk tim yang membesarkannya. Messi bahkan telah empat kali merebut gelar Ballon d’Or.

Sejak berkarir di La Liga, atlet berusia 27 tahun ini merupakan pemainan andalan Los Blaugrana. Meski banyak prestasi yang diraih, Messi selalu rendah hati dan tidak sombong karena semua bisa dicapai berkat usaha semua rekan timnya. Messi akan terus berusaha keras menjadi yang terbaik demi menggapai cita-citanya.