Orang Utan Jenius, Bersihkan Kandang Dan Mandi Sendiri

Sheila, orangutan berusia 5 tahun disita Balai Konservasi Sumber Daya alam (BKSDA) Pontianak dari warga Singkawang Selatan, Kalimantan Barat. Primata ini memiliki kebiasan unik yaitu suka mandi dan membersihkan kandang sendiri.

Sheila disita dari Yakobus, warga gang Amijan Amrat, Kelurahan Pasiran, Singkawang Selatan.
Saat ini, primata tersebut ditempatkan di kandang milik BKSDA. Meski terikat dan terkunci 2 gembok, Sheila tetap beraktivitas biasa.

“Penyitaan dilakukan setelah mendapat laporan ada warga Singkawang yang memelihara orangutan. Karena diserahkan dengan sukarela, petugas kami hanya melakukan penjemputan
satwa dilindungi ini untuk menjalani proses rehabilitasi di Ketapang,” kata Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Sustyo Iriono, Jumat (21/11/2014).

Menurut Yakobus, Sheila dibeli dari Sarbinus, warga Belu di Monterado, Bengkayang, seharga Rp 3 juta. Saat itu, Sheila berusia setahun.

“Karena telah dipelihara cukup lama, orangutan ini tak lagi liar. Bahkan sudah akrab dan mampu menirukan aktivitas manusia. Hanya saja kondisi yang kurang terawat baik karena selama pemeliharaan diikat rantai,” jelas Sustyo.

Selama pemeliharaan, Sheila hanya diberi makanan berupa nasi, sayuran, dan buah-buahan. Sementara daging tidak diperbolehkan. Saat berada di kandang BKSDA Kalimantan Barat, Sheila mampu mandiri. Caranya mandi mirip yang dilakukan manusia. Seperti menggunakan sabun, wadah air, dan tidak suka disemprot air.

“Sheila itu tidak suka mandi disemprot air. Kalau mandi cukup sediakan air di kandang, lalu akan mandi sendiri. Sudah dua kali ini sejak berada di BKSDA, saya lihat Sheila mampu mandi sendiri, bahkan sheila membersihkan kandangnya, ” ungkap petugas keamanan Kantor BKSDA Kalbar, Firman.

Sheila akan diterbangkan menuju ke Pusat Rehabilitasi Orangutan milik Yayasan Inisiasi Alam Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat dengan menggunakan maskapai penerbangan Trigana Air. Ia akan menjalani kehidupan baru di sana.

Terkadang banyak orang yang justru memanfaatkan hewan-hewan langka tersebut secara tidak benar bahkan ada yang memburunya hanya untuk dijual atau diambilanggota tubuhnya. Seharusnya, sebagai warga negara yang memiliki banyak kekayaan alam baik flora dan faunanya kita wajib menjaga dan ikut melestarikan seluruh kekayaan alam tersebut.