Peserta Miss World Asal Honduras, Tewas Ditembak Pacar Sang Kakak

Hidup Ratu kecantikan Honduras Maria Jose Alvarado (19) berakhir dengan tragis. Maria dan kakaknya, Sofia Trinidad (23) ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tembak pada tubuhnya.

Jasad Miss Honduras dan saudaranya itu ditemukan terkubur di tepi Sungai Aguagua, Desa Cablotales, Kota Santa Barbara setelah menghilang selama 6 hari.

Kekasih Sofia, Plutarco Ruiz ditangkap bersama pria lain bernama Aris Maldonado. Plutarco mengakui bahwa dirinya telah menembak  Maria dan Sofia lalu menguburkan jenazah kakak beradik tersebut.

“Kami juga telah menyita senjata api dari mobil tersangka,” ujar Kepala Biro Investigasi Kepolisian Honduras, Leandro Osorio.

Kepala Biro Investigasi Kepolisian Hondurasmenjelaskan, jasad Maria si Ratu Kecantikan dan Sofia ditemukan setelah polisi menginterogasi Plutarco dan Aris.

Sebelum ditemukan tewas, Maria dan Sofia terakhir kali terlihat di dalam mobil tanpa pelat nomor pada 13 November pekan lalu. Ketika itu, keduanya baru saja meninggalkan pesta ulang tahun.

Didiga pelaku menembak dan membunuh Sofia karena cemburu setelah melihatnya berdansa dengan pria lain, kemudian menembak Maria dan menguburkan jasad keduanya.

Maria Jose Alvarado terpilih menjadi Miss Honduras pada April 2014 lalu. Rencananya, wanita
berparas cantik itu akan tampil di ajang Miss World yang akan digelar di London pada 14 Desember mendatang.

Dalam profilnya di situs Miss World, Miss Honduras tersebut dikenal sebagai seorang mahasiswa yang bercita-cita menjadi diplomat. “Aku akan jadikan Honduras destinasi wisata utama,” tulis Maria di laman tersebut.

Kepala Reserse Kriminal Leandro Osorio mengatakan penyelenggara kontes Miss World juga
mengungkapkan rasa belasungkawa, dan mengumumkan penghargaan akhir pekan ini untuk
menghormati Alvarado.

“Kami betul – betul terpukul atas kejadian tersebut. Pikiran dan doa kami untuk Maria Jose Alvarado dan Sofia Trinidad,” tambah Kepala Reserse Kriminal Leandro Osorio.

Sangat disanyangkan kejadian tersebut terjadi, salah satu wanita berprestasi meninggal secara tragis. Walaupun belum sempat mengikuti ajang Miss World, namun perjuangan dan pengorbanan yang diberikan harus dihargai dan semoga ada penerus yang dapat mewujudkan cita cita gadis tersebut untuk memajukan pariwisata di negaranya.