Gempa Susulan Dan Hujan Angin Menerpa Manado Setelah Gempa 7.3 SR

Kepanikan melanda warga Kota Manado pada Sabtu (15/11/2014), pukul 10.31 Wita akibat gempa berkekuatan 7.3 SR dengan durasi dua menit dan berpusat di 132 Halmahera Barat Laut dengan kedalaman 10 kilometer mengguncang Sulawei Utara, Maluku Utara, Maluku dan Papua.

Usai gempa dahsyat tersebut kini Kota Manado dilanda hujan disertai angin. Jalanan di Manado pun lengang seperti di Jalan AA Maramis dari dan ke Pusat Kota Manado dan Bandara Sam Ratulangi. Hanya terlihat satu dua mobil melintas.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, beberapa masyarakat merasa khawatir akan datangnya bencana yang lebih besar jika tetap berada di dalam rumah.

“Walau BMKG dan BNPBD sudah menyatakan status aman, tapi kami masih takut masuk rumah. Gempa di luar prediksi manusia. Karena itu, kami lebih baik mencegah daripada nantinya terjadi apa-apa,” ujar Viny Suci Ramadhan, warga Titiwungen Selatan, Manado, kepada wartawan, Sabtu (15/11/2014).

Warga lainnya menambahkan, meski gempa sudah berlalu, tetapi hujan yang terjadi saat ini sangat menyeramkan. Warga menganggap, hujan deras disertai angin kencang kali ini tidak seperti hujan biasanya.

Benar saja, yang ditakutkan masyarakat benar – benar terjadi. Gempa bumi kembali terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara dengan kekuatan 5.1 Skala Richter (SR) terjadi sekitar pukul 11.06 WIB. Kemudian gempa susulan kembali terjadi lagi di Kota Manado dan sekitarnya, dengan kekuatanĀ 5,3 SR yang terjadi pukul 17.48 WITA namun tidak berpotensi tsunami.

Prakirawan Gempa Stasiun Meteorologi BMKG Sulut Nur Fitriani mengatakan, update terbaru hari ini perairan Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Malut (Suluttenggo-Malut) terjadi delapan kali gempa sejak pukul 10.31 WITA hingga pukul 17.48 WITA.

Gempa susulan tersebut tidak membuat panik warga berbeda dengan gempa siang tadi. “Ia betul ada gempa baru-baru ini. Tapi kami tidak terlalu panik dibanding siang tadi. Pasalnya gempa sore ini bahkan tidak terlalu terasa getarannya,” ujar Herdyan, salah satu warga ditemui di Kawasan Megamas, Manado.

Semoga gempa susulan tidak terjadi lagi, sehingga masyarakat bisa tenang dan tidak takut akan bencana tsunami. Walau sedikit mengkhawatirkan, namun Prakirawan Gempa Stasiun Meteorologi BMKG Sulut sudah memastikan masih aman dan hanya perlu wasapada.