Press "Enter" to skip to content

Utang Piutang Dan Sakit Hati Motif Pembunuhan Di Tasikmalaya

Comments

Misteri pembunuhan sadis terhadap ibu dan anak di Sindangjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat akhirnya terungkap. Pelaku merupakan kerabat korban. Selain sakit hati dengan korban, motif utang piutang melatarbelakangi aksi pembunuhan sadis ini.

Kurang dari sepekan setelah kejadian, kedua pelaku yaitu Dani dan Indra dibekuk polisi. Indra merupakan anak buah Dani. Seperti diberiatakan sebelumnya, seorang janda dan anaknya, Ai Cucu (43) dan Eulis Restiana (24) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumah mereka, Minggu (9/11) malam.

Dani mengaku membunuh korban karena utang piutang senilai Rp 20 juta. Istri pelaku memiliki utang kepada korban namun tidak bisa membayar. Ai Cucu kerap mengancam pelaku akan melaporkan masalah utang piutang kepada polisi hingga membuatnya gelap mata.

“Motif pelaku, istri Dani memiliki utang piutang kepada ibu Ai Cucu. Ai Cucu menagih kepada pelaku dengan penekanan akan melaporkan utang piutang pada polisi hingga pelaku berbuat kejam,” ujar Kapolda Jabar irjen Pol Moch Iriawan di Tasikmalaya, Sabtu (15/11/2014).

Kepada wartawan, Dani mengaku awalnya ingin merampok saja. Dani menghabisi kedua korban dengan bantuan Indra anak buahnya, menggunakan benda keras dengan cara dipukul di bagian kepala dan wajah. Usai membunuh korban, Indra mendapat upah Rp 2,5 juta dari Dani.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti. Akibat perbuatanya, kedua pelaku terancam dipenjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Tidak sedikit kasus kriminal di Indonesia berawal dari faktor ekonomi hingga pelaku nekat bertindak kejam kepada korbannya. Tanpa berfikir panjang dan resiko atas perbuatan pelaku melampiaskan ambisinya.