Raden Nuh Pukul Harry Koes Di Sel Tahanan

Raden Nuh dan Harry Koeshardjono, tersangka kasus pemerasan terhadap Abdul Satar, Direktur Utama TBIG-Telkom terlibat perkelahian di dalam sel tahanan Kepolisian Daerah Metro Jaya. Dalam perkelahian itu, Raden Nuh menonjok Harry Koes. Diduga Raden Nuh kesal terhadap Harry Koes karena dijebak dan dibongkar tentang rahasianya ke polisi. Akibatnya, Harry Koes mengalami luka lebam di mata kiri karena dipukul Raden Nuh.

“Pada hari Selasa 11 November 2014 Pukul 17.50 WIB, telah dilaporkan di SPK Polda Metro Jaya oleh kuasa hukum HK  atas tindak pidana penganiayaan yg dilakukan RN hingga mengakibatkan luka lebam pada mata kiri Koes,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto , Rabu (12/11/2014).

Rikwanto menceritakan kronologi singkat perseteruan antar sesama pengelola akun Triomacan2000 itu. Insiden tersebut terjadi pada Minggu 9 November sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu Raden Nuh mendatangi kamar sel Harry Koes dan mengajaknya ke kamar sel sang pendiri Triomacan2000 itu.

Di dalam sel tahanan itu, Raden tidak sendiri. Ada beberapa tahanan lainnya yang menghuni kamar tersebut. Raden kemudian berbincang dengan Harry terkait persoalan hukum yang membelit keduanya. Dalam adu mulut itu, Raden membentak-bentak Harry Koes dan menuduhnya sebagai orang yang telah menjebak dan membocorkan segala tentang rahasianya.

“HK dibentak-bentak oleh RN dengan mengatakan HK yang telah menjebak RN dan HK yang telah membuka semua rahasia RN, Lalu RN memukul mata kiri HK, kemudian tahanan lain memisahkannya” ,jelas Rikwanto.

Petugas penjagaan tahanan yang mendengar keributan pun memisahkan keduanya. Harry Koes yang tidak terima dirinya dipukul, melaporkan Raden ke polisi.

“Kemudian HK diantar oleh penyidik untuk visum guna keperluan membuat laporan. Laporannya ditangani Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” pungkas Rikwanto.

Raden Nuh, Edi Syahputra, dan Harry Koeshardjono ditahan di Polda Metro Jaya karena menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan. Edi dilaporkan atas kasus pemerasan terhadap AY, bos PT Telkom. Sedangkan Raden Nuh dan Harry Koes dilaporkan memeras petinggi Abdul Satar, Direktur Utama TBIG-Telkom.