Kerap Tersandung Kasus Kontroversi, Karya Ahmad Dhani Masih Dinanti Gosip Selebriti

Kerap Tersandung Kasus Kontroversi, Karya Ahmad Dhani Masih Dinanti

Angka Dhani Ahmad Prasetyo atau lebih dikenal dengan Ahmad Dhani saat ini identik dengan beberapa contoh yang menyerangnya sampai ke jalur hukum. Selain dituduh melakukan kebencian, kehidupan pribadi pria 45 tahun ini juga merupakan konsumsi masyarakat dan menuai pro kontra. Namun, meski saat ini jejak karirnya di dunia musik Indonesia kurang diperhitungkan, tak dapat dipungkiri, Ahmad Dhani adalah salah satu tokoh musisi jenius, legenda musikal di tahun 90an.

Dari ketekunan dan tangannya yang dingin, Dhani berhasil mewujudkan band fenomenal dan terlaris sepanjang masa. Tidak hanya itu, ia juga memainkan peran utama di balik penciptaan lirik dan instrumen indah yang dinyanyikan oleh Dewa 19 beberapa tahun yang lalu. Ya, tidak diragukan lagi, lagu-lagu fenomenal seperti Pupus atau The Treatise of the Heart adalah buah karya Ahmad Dhani Prasetyo.

 Di balik tokoh kontroversialnya, Ahmad Dhani adalah seorang musisi jenius. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya Di balik tokoh kontroversialnya, Ahmad Dhani adalah seorang musisi jenius. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Setelah berada di kancah musik Indonesia selama hampir 26 tahun, ia juga mencetak berbagai karya yang berhasil mengorbit banyak penyanyi dan band. Dhani juga pendiri dan pemimpin Republik Cinta Manajemen. Namun sayang, akhir-akhir ini karir dan karyanya di dunia musik harus ditutup karena beberapa kasus dan kontroversi seputarnya.

Lalu, di tengah berita negatif yang menggarisbawahi dirinya saat ini, saat Dhani kembali menciptakan karya fenomenal yang mampu memanjakan telinga pendengar? Sebelumnya, mari kita rekam ulang jejak fenomenal jenius musikal, Ahmad Dhani.

Makna Musik Bagi Ahmad Dhani

 Ahmad Dhani dibesarkan dalam keluarga yang mendukung karirnya di bidang musik. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya Ahmad Dhani dibesarkan dalam keluarga yang mendukung karirnya di bidang musik. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Ahmad Dhani lahir di Surabaya 45 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 26 Mei 1972. Musisi darah tidak mengalir dalam keluarganya, namun sebenarnya saudara tirinya, Dadang S. Manaf adalah seorang yang berpengaruh. Pemusik Indonesia pada saat itu sangat tertarik dengan musik Ahmad Dhani. Dhani yang beruntung tumbuh dalam keluarga yang sangat mendukung, sang ayah tidak keberatan membelikannya keyboard dan mendaftar kursus musik Dhani.

Bakat musiknya mulai menonjol saat ia duduk di bangku SMP. Bersama dengan tiga temannya ia mendirikan band musik Dewa pada tahun 1986. Telah mengubah aliran musik jazz, tuhan yang kemudian berganti nama menjadi Downbeat telah memenangkan berbagai festival musik di Jawa Timur. Setelah memegang Ari Lasso Dhani kembali mengangkat bendera Dewa 19.

Puncak Karir di Era 90

 Musisi Ari Lasso bisa mengisi vokal di band Dewa 19. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya Musisi Ari Lasso bisa mengisi vokal di band Dewa 19. © KapanLagi.com / Muhammad Akrom Sukarya

Dengan tekad yang kuat, Dhani pindah ke Jakarta untuk membawa Dewa 19 dan mencari perusahaan rekaman yang akan memberi label mereka. Ditolak dengan sejumlah label, akhirnya Dewa 19 dilirik oleh Jan Djuhana dari Team Records. Tidak ada yang sia-sia, album debut Dewa 19, 1992 sukses besar dengan munculnya sejumlah hits seperti Kangen dan We Are Not Making Love Again

Sebenarnya, selain menjual album sebanyak 300 ribu keping, Dewa 19 juga menerima penghargaan di kategori BASF Award untuk kategori Best Newcomers dan Best Selling Album. Sampai akhirnya pada tahun 1999, Dewa 19 memutuskan untuk vakum dan merilis album THE BEST OF

Sumber