Jaksa Agung Baru Diumumkan Hari Senin Ini Di Istana Kepresidenan

Pengumuman Jaksa Agung pengganti Basrief Arief dilakukan hari Senin (3/11) oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno menyatakan bahwa Jokowi saat ini masih mempertimbangkan sejumlah nama yang dicalonkan sebagai Jaksa Agung. “Tunggu saja Senin di Istana, ya,” kata Tedjo di Jakarta, Sabtu (1/11/2014).

Presiden Jokowi tidak ingin terburu-buru dalam memilih Jaksa Agung karena ingin memberikan yang terbaik dan mempertimbangkan beberapa faktor dalam menyeleksi Jaksa Agung, antara lain, strategi penegakan hukumnya, kecerdasan dalam melaksanakan penegakan hukum, ketegasan, serta independensi.

“Tegas, independen, bisa menegakan hukum dengan baik,” ujar Tedjo, saat ditemui di Kantor PBNU, Jakarta, Sabtu 1 November 2014.

Terkait dengan kandidat calon, Tedjo menjelaskan sudah mengerucut pada tiga hingga empat nama yang dipertimbangkan Jokowi. “Tapi pastinya saya belum tahu, jadi tunggu saja, kurang lebih ada tiga hingga empat nama,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan itu.

Menurut Tedjo ada dua nama kandidat calon yang kuat yakni Widyo Pramono serta Kepala Pusat Pelaporan dan Analisa Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf.

Masyarakat menginginkan Jaksa Agung ke depan bisa kembalikan marwah kejaksaan dengan mengembalikan harta kekayaan negara. Selain itu juga berharap sosok Jaksa Agung harus berani dalam memberantas korupsi, dan kejahatan HAM.

Karenanya siapapun Jaksa Agung baru nanti semoga bisa memangkas jaksa yang membuat lapak, hal itu agar masyarakat memiliki rasa keadilan.
Dan kita tunggu saja siapa Jaksa Agung yang akan dipilih oleh Presiden Jokowi.