Penangguhan Penahanan Dan Pesan Untuk Arsyad Dari Jokowi

Mursida Ibu Arsyad dan Syafrudin melakukan kunjungan ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (1/11/2014). Ibu Mursida hendak meminta maaf langsung pada Presiden Jokowi atas apa yang dilakukan putranya tersebut.

Presiden Joko Widodo didampingi ibu negara Iriana menerima kedatangan keluarga dan pengacara dari Arsyad tersangka penyebar foto porno dan penghina Jokowi di dunia maya.

Dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan memaafkan Arsyad dan meminta polisi menangguhkan penahanan Arsyad, selain itu Presiden juga berpesan kepada orangtua MA agar mereka mengingatkan putranya untuk lebih hati-hati dalam bertindak. “Bapak Ibu nanti disampaikan ke putranya Muhammad Aryad agar lebih hati-hati dalam bertindak dalam semuanya agar berhati-hati” ungkap Jokowi di Kompleks Istana Presiden Jakarta.

“Pak Jokowi dan ibu pesan agar apabila Arsyad sudah ditangguhkan, orangtua menjaga baik-baik,” terang pengacara Arsyad, Irfan Fahmi.

Presiden mengatakan semua pihak harus bisa menghormati hak orang lain pada era bebas seperti sekarang ini. Jokowi juga menekankan agar aturan-aturan hukum ditaati dan berlaku untuk siapa pun. “Aturan-aturan hukum yang ada, siapa pun, siapa pun, dari yang atas sampai yang bawah, semuanya. Tapi tadi sudah saya sampaikan” tambah Jokowi

Menyoal penangguhan, pengacara Arsyad Irfan Fahmi mengatakan pihaknya belum tahu kapan kliennya akan ditangguhkan,”Hari ini, penyidik tidak ada yang kontak saya. Saya juga sudah menghubungi penyidik tapi tidak ada yang menjawab,” ucap Irfan.

Irfan juga tidak bisa memastikan apakah hari ini juga Arsyad akan bebas. Pasalnya tidak ada pemberitahuan dari penyidik, “Masih belum tahu, kalau tidak hari ini. Ya senin pagi kami coba kontak lagi penyidiknya,” tambah pengacara Arsyad tersebut.

Presiden Joko Widodo telah memaafkan Arsyad, walau telah dihina namun tetap memaafkan. Ini lah bukti bahwa Presiden Indonesia yang ketujuh ini mempunyai hati yang penyabar dan pemaaf. Tidak hanya itu, Jokowi juga menangguhkan penahanan Arsyad, dan berpesan agar ke depan Arsyad tidak melakukan hal serupa dan kembali berurusan dengan hukum.