Melly Goeslaw Ungkap Trauma Yang Dialami Anak Palestina Karena Bom & Peluru Gosip Selebriti

Melly Goeslaw Ungkap Trauma Yang Dialami Anak Palestina Karena Bom & Peluru

Kapanlagi.com – Tindakan zionis Israel telah merugikan banyak nyawa, terutama warga Palestina yang tidak berdosa dan anak-anak. Banyak orang Palestina mencoba melarikan diri, di antaranya sekitar 120 ribu orang bertempat tinggal di provinsi Kilis, Turki Selatan. Seniman Melly Goeslaw yang pernah berkunjung ke daerah evakuasi mengungkapkan bagaimana pengungsi yang ada sebagai pemalu hidup namun tidak mau mati

"Seperti saya yang tidak apatis, saya tidak memiliki senyuman, sulit untuk diajak bicara, tidak ada ekspresi, dan ketika kita mendekati kantor, semakin buruk keadaan mereka. Tak mau disamperin begitu, bila ada orang asing mereka bersembunyi di tempat sampah, tempat dimana mereka bisa bersembunyi, mereka bersembunyi agar tidak disamperin jadi kita harus perlahan-lahan samperinnya. Ada beberapa yang mau tapi mayoritas tidak mau. Trauma, "kata Melly Goeslaw di wilayah Bintaro, Tangerang, Minggu (24/12).

Ada banyak pengungsi yang menutup diri dari orang asing. Trauma mendalam dialami anak-anak Palestina. Tak jarang mereka kehilangan orang tua dalam pelarian ke negara orang tersebut.

 Melly mengungkapkan trauma yang dihadapi anak-anak Palestina di kamp-kamp pengungsian. Cr: KapanLagi.com/Agus Apriyanto "width =" 700 "/> Melly mengungkapkan trauma yang dihadapi anak-anak Palestina dalam evakuasi Cr: KapanLagi.com/Agus Apriyanto </div>
<p> "Ya karena mereka trauma ya, bayangkan saja anak-anak yang terlepas dari suara pemboman nengerengarin Palestina.Ngedengerin teman-temannya menembak semua jenisnya harus melaut melalui laut, pasti trauma lewat laut memang melihat tenggelamnya lainnya. Dia tidak tahu, ayahnya tidak ada, ibunya drift harus trauma, "katanya. </p>
<p> "Mereka melihat orang asing tuh sudah curiga dulu. Tidak nyaman kalau lebih diutamakan selain hafalan Al Quran, adalah trauma healingnya sehingga di shelter yang diprioritaskan adalah menghafal Al Quran dan penyembuhan trauma," dia kata. </p>
<p> Memang Melly bermaksud mengunjungi daerah pengungsian di satu negara lain. Tapi situasinya tidak mungkin. Dalam perjalanan Melly juga terlihat dengan penyanyi religius Opick yang membantu memberikan bantuan. </p>
<p> "Haruskah hari ini saya baru pulang, baru kemarin Kilis pergi ke Beirut (ibukota) Lebanon, hanya untuk pergi ke Beirut malam ini hanya dikabarin belaka. Di luar sana lagi ada zona merah. Kedutaan Besar Pemerintah, kedutaan besar di sana jika Anda ingin masuk kecuali mereka tidak menjamin keselamatan kita, akhirnya kami memutuskan untuk mengirimkan bantuan hanya karena yang terpenting adalah bantuannya sampai buku tersebut selamat. Akhirnya Kembalinya saya dipercepat, untungnya bisa <b> <a href= tiket ini baru pulang, "katanya.

Sumber