Mayang Korban Mutilasi Tiba Di Lampung, Keluarga Histeris

Jenazah Febri Andrianayah alias Mayang Presetyo korban mutilasi di Brisbane, Australia telah tiba di rumah duka di Lampung Selatan. Keluarga Mayang histeris, bahkan sang adik Gebi Dendrian tidak kuasa menahan sedih hingga jatuh pingsan.

Jenazah yang diterbangkan oleh KJRI Sydney sejak Jumat 31 Oktober kemarin, telah tiba di rumah bibi Mayang, di Jalan Onta Gang Babe, Kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Lampung Selatan, Sabtu (1/11/2014) pukul 11.00 WIB.

Jenazah diantarkan dengan mobil ambulan RS Abdul Muluk. Perwakilan rumah sakit, pihak Kemenlu, KBRI dan perwakilan Provinsi Lampung ikut seta dalam rombongan. Mereka yang melakukan serah terima jenazah dengan pihak keluarga.

Saat sampai di rumah duka, jenazah yang berada di dalam peti dan dibungkus kardus berwarna coklat itu langsung disambut tangis keluarga. Ibu Mayang duduk bersimpuh di samping peti dan terus menangis. Bahkan adik Mayang, Gaby pingsan setelah melihat peti jenazah kakak kesayangannya itu.

Usai disemayamkan, jenazah disalatkan di masjid Taufikurahman dan dimakamkan Pemakaman Umum Giri Loya yang letaknya sekitar 500 meter dari rumah duka. Sejumlah kerabat dan rekan Mayang, tampak hadir di pemakaman. Suara tangisan terus terdengar selama proses pemakaman berlangsung.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Mayang Presetyo adalah salah satu korban KDRT yang dimutilasi oleh suaminya yaitu Marcus P Volke, warga negara Australia. Jasad Mayang ditemukan oleh polisi setempat pada 4 Oktober silam dengan kondisi mengenaskan.