Album ‘REPUTATION’: Sindiran, Drama Hingga Sisi Gelap Taylor Swift Gosip Selebriti

Album ‘REPUTATION’: Sindiran, Drama Hingga Sisi Gelap Taylor Swift

Kapanlagi.com – " Ah, Taylor Swift sekarang membosankan ," selalu kalimat pertama yang muncul untuk setiap pemutakhiran album terbarunya, REPUTASI . Tidak ada lagi figur Taylor Swift dengan rambutnya yang berombak saat memainkan lagu seperti Teardrops On My Guitar atau Desember . REPUTASI jadi penegasan bahwa sosok Taylor Swift tua sudah hilang.

Berbeda dengan kebiasaannya yang selalu merilis album setiap 2 tahun, Taylor Swift sebenarnya menghabiskan waktu lama menghilang dari radar, bahkan jauh dari sorotan media. Pada tanggal 21 Agustus, Taylor Swift tiba-tiba muncul kembali dengan sebuah video ular dan kemudian melanjutkan dengan berbagai tipu daya misterius di media sosial.

[1945909]

Album REPUTASI akhirnya hadir, rilis penuh keenam yang menawarkan hasil kontemplasi ke sisi gelap dari Taylor Swift. Cinta, kekecewaan, kemarahan, sampai sisi hatinya yang paling rentan membenamkan Taylor Swift dengan sangat rapi melalui lirik dan suara yang ditawarkan di lagu-lagu di album REPUTASI .

Menariknya, reputasi & # 39; sendiri muncul dalam sejumlah lirik di album tersebut. Tidak mengacu pada citranya sebagai figur publik, melainkan bagaimana Taylor Swift menyembunyikan jati dirinya di depan popularitas dan antusiasme orang banyak. Begitu juga dalam perjalanan menulis lirik Taylor Swift di album kali ini.

Lihat saja liriknya Gorgeous dan Lihat Apa yang Engkau Buat Saya Lakukan di mana kemarahan dan kekecewaan menjadi bias dari kalimat yang manis dan penuh kasih. Tentu masih ada sedikit gambar drama yang terselip di dalamnya. Bagaimana Taylor Swift masih menjadi orang yang paling dirugikan dalam hubungan persahabatan atau asmara.

Lihat Apa yang Anda Made Me Do Lyrics misalnya, disebut-sebut sebagai respons Taylor terhadap permusuhannya dengan [1945903] [K9504] dan Kim Kardashian . Ungkapan atau frasa dalam lirik seperti "Saya tidak suka permainan Anda." Peran yang Anda buat saya bermain. "Dari orang bodoh, tidak, saya tidak menyukaimu," diyakini sebagai bentuk referensi dari apa yang tidak dia sukai dari Kanye dan Kim. Secara implisit juga, dia menyebutkan bahwa Taylor yang telah "mati" sehingga penonton lagunya harus dipersiapkan dengan citra baru dirinya sendiri dalam satu Lihat Apa yang Anda Buat Saya Lakukan atau album REPUTASI

 © instagram.com/taylorswift "width =" 640 "/> <span> © instagram.com/taylorswift</span></div>
<p> Hanya saja saat ini tidak mudah menebak siapa, sosok atau acara yang dibawakan Taylor Swift melalui lagu-lagunya di album <i> REPUTASI </i>. Sebelum merilis <i> self-titled album </i> ke <i> 1989 </i> barisan pria, perseteruan dengan selebriti lainnya, dengan persahabatan Taylor Swift yang sering hadir di setiap rilis penuh terbarunya dengan jelas. petunjuk untuk video musik atau lirik. </p>
<p> Jika hal seperti itu masih diterapkan pada Taylor Swift di album ini, rasanya seperti nama <b> Kanye </b> <b> Barat </b> <b> Kim </b> <b> Kardashian </b> <b> ] <b> Harris </b> </b> <b> Katy Perry </b> </a> hingga <b> Tom Hiddleston </b> <b> <b> <b> </a> adalah sosok yang dapat ditemukan di album <i> REPUTASI </i>. Tapi sebenarnya bukan hal yang mudah untuk mencoba lagu mana yang menggambarkan siapa. </p>
<p> Yang jelas, Taylor tidak segan-segan membicarakan mantan pacar di liriknya. Cobalah untuk mengamati saat dia menanyai mantan mudanya yang belum dewasa di <i> Ready For It. </i> Melalui lagu ia juga blak-blakan sesuai dengan hubungannya dengan mantan-nya adalah sebuah kegagalan. Yang lebih gelap lagi, Taylor menyebutkan dalam lirik Jangan Salahkan saya bahwa pria seperti sosok yang bisa dimainkan, untuk saat ini. Belum lagi ia berani membuka bahwa ia sudah siap untuk memuaskan ego dan tidak akan bermain manis saat melangkah dalam karirnya ke depan. Ofensif <i> kata dan ungkapan </i> dipilih sebagai bagian estetis dari lirik lagunya. </p>
<p> Taylor dapat dikatakan untuk mengarahkan REPUTASI sebagai sebuah bab di mana dia mengungkapkan identitas aslinya. Dia tidak lagi dibatasi oleh label yang diberikan oleh media dan juga lawan dalam drama. Dia sudah mengerti bahwa dia tidak akan lepas dari perseteruan drama, sebuah drama cinta yang mewarnai karyanya. Yang dia tekankan dalam REPUTASI, bahwa dia menghasilkan sebuah karya yang lebih baik setelah selingan setelah beberapa saat. Anda bisa mendengarkan liriknya di Call It What You Want To. Seperti kawanan domba, anjing itu menyimpan kafilah tersebut. </p>
<p> Tentu saja karena <i> rebranding </i> gambar baru Taylor Swift sebagai <i> popstar remaja </i> yang diajukan melalui album <i> REPUTASI </i>. Tidak ada lagi persona sebagai <i> American Sweetheart </i> hanya sebuah kesan vokal, glamor dan independen yang dapat dengan mudah dilihat dari rilis ini. </p>
<div class=  #reputasi sedang keluar. Biarkan game mulai © instagram.com/taylorswift "width =" 640 "/> <span> #reputation sedang keluar .LET game dimulai © instagram.com/taylorswift</span></div>
<p> Namun <i> REPUTASI </i> juga sekaligus merupakan jawaban atas setiap kritik, julukan drama dan setiap sorotan media kepadanya. Semua itu dirangkum dalam video musik <i> Lihat Apa yang Engkau Lakukan Saya Lakukan </i>. Bagaimana Taylor Swift menunjukkan jika dia siap membangun citra baru di atas serangkaian cerita lama. </p>
<p> Meski begitu, apa yang Taylor Swift lakukan saat ini adalah strategi pemasaran dan momen yang sangat bagus. Ya, jika selama ini orang sudah cukup dengan sosok wanita yang rapuh, apakah ada yang lebih menarik dari sisi gelap Taylor Swift? </p>
<h6 style= Jangan Lewatkan!

(kpl / ntn)

Sumber