Lokananta, Studio Rekaman Musik Tertua Dan Satu-Satunya Milik Indonesia Gosip Selebriti

Lokananta, Studio Rekaman Musik Tertua Dan Satu-Satunya Milik Indonesia

Kapanlagi.com – Saat ini, Indonesia memiliki sejumlah perusahaan rekaman dan label sukses yang melahirkan sejumlah musisi berbakat. Hanya saja, apakah kalian mengenal perusahaan rekaman musik yang menjadi salah satu fondasi sejarah musik Indonesia? Yap, tentu saja Studio Lokananta yang berada di Solo.

Tidak hanya dalam hal audio saja, studio ini juga memiliki arti gamelan Gamah di Kahyangan Yang Bersenang Penyenuh & # 39; Ini juga telah pindah dalam proses penggandaan film dalam format pita magnetik seperti Betamax dan VHS. Baru-baru ini kami mendapat kesempatan untuk mewawancarai Miftah C. Zubir sebagai kepala perusahaan rekaman di Solo.

Baiklah sebelum Anda mengaku sebagai penikmat dan cinta dengan musik Indonesia, mari bicara KapanLagi.com® dan Miftah melalui WhatsApp tentang sajian Lokananta

 © Studio Lokananta "width =" 640 "/> <span> © Studio Lokananta </span> </div>
<p> <b> KapanLagi.com® </b>: Sampai sekarang, apakah Lokananta masih melakukan proses produksi dan duplikasi audio? Apa yang masih mempertahankan format fisik seperti kaset vinil dan kaset? <br /> <b> Miftah </b>: Masih seperti produksi dan perkalian zaman sekarang <i> kaset </i> jika vinil tidak lagi. Tapi kami merencanakan tahun depan untuk menginginkan aliansi dengan produsen vinyl press di Ceko atau Jerman untuk membuka di Solo. Kini kembali dilakukan studi kelayakan. Semoga lancar. </p>
<p> <b> KapanLagi.com® </b>: Amin! Nah, jika unit produksi menggandakan film Lokananta sendiri bagaimana mas, tetap juga? <br /> <b> Miftah </b>: Video duplikasi? Sudah berhenti sejak Departemen Informasi bubar, dan saat itu saya juga tahu bahwa perkaliannya hanya berasal dari DepPen, bukan untuk umum. </p>
<p> <b> KapanLagi.com® </b>: Berarti sekarang lebih fokus pada audio saja ya mas <br /> <b> Miftah </b>: Ya. </p>
<div class=  © Studio Lokananta "width =" 640 "/> <span> © Studio Lokananta </span> </div>
<p> <b> KapanLagi.com® </b>: Apa yang <i> pemeliharaan </i> melakukan Lokananta untuk setiap arsip atau aset yang tersedia? Juga, apakah rutinitasnya rutin dilakukan seperti setiap minggu, bulan atau tahun? <br /> <b> Miftah </b>: Mas kita belum optimal mas, hanya perawatan minimal seperti pengaturan suhu ruangan agar tetap dingin dan kering, sedangkan untuk vinyl kita bersihkan jika kantor kembali santai. Biasanya 4 bulan. Kalau untuk file pita <i> reel </i> setelah selesai digitalisasi semuanya, ya kita simpan saja, tidak dimainkan lagi. Juga karena <i> pemain </i> memiliki <i> bagian </i> rusak dan sulit ditemukan <i> bagian </i> itu. </p>
<p> <b> KapanLagi.com® </b>: Jadi bagaimana dengan agenda kerja anda sendiri, apakah Lokananta memiliki aktivitas rutin setiap bulan atau tahun? <br /> <b> Miftah </b>: Yang paling rutin hanya <i> Record Store Day </i> dan <i> Cassette Store Day </i>. Kegiatan lainnya ada, tapi tidak bisa rutin setiap tahun karena kita juga berkolaborasi dengan pihak luar. Misalnya Lokananta Live Session (mengajak band akustik bermain di studio Lokananta). Terakhir tidak salah <b> Silampukau </b> sama <b> Sigmun </b>. Atau, ya buat acara musik atau kesenian lainnya. Biasanya bersama dengan masyarakat atau siswa di Solo. </p>
<div class=  © Studio Lokananta "width =" 640 "/> <span> © Studio Lokananta </span> </div>
<p> <b> KapanLagi.com </b>: Nah ini sesi live spesial dari Lokananta sendiri ya mas? <br /> <b> Miftah </b>: Ya, 2015 itu tidak salah. Jadi ketika formatnya pas ada band yang lagi tur di Solo atau dekat-Solo kita ajakin bermain disini. Tahun 2018 ingin kita mengintensifkan lagi Sidang Live ini, karena kemarin <i> tertunda </i> ya karena kita <i> pria berkuasa </i> dia juga sedikit, sementara nanti mencari format mantep yang lebih banyak. Jadi awalnya kita nyediain ruang kreatif sehingga bagi kaum muda sekarang berkegiatan di Lokanata. Selain memeriahkan Lokananta juga, biarlah saya di <i> sadar </i> sama Lokananta (terutama sejarah dan aset yang sama dengan kita). Dan bukan hanya musik, kami juga telah membuat <i> pemutaran film </i> resensi buku, dan lain-lain. Ya misalnya pameran di <a href= sosialisasi lagu indonesia Raya kemarin

Sumber