Tukang Sate hina Jokowi di Facebook,Diringkus Mabes Polri

Pada Kamis 23 Oktober 2014, seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Muhammad Arsyad alias Imen ditangkap aparat Mabes Polri. Dia ditangkap karena tudingan menghina Presiden Joko Widodo di halaman media sosial Facebook.
“Benar ada, (yang telah ditahan) dan yang bersangkutan ditangkap terkait pelanggaran UU ITE dan UU Pornografi,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 29 Oktober 2014.

‎”Pasal yang dikenakan kepada tersangka, pasal pornografi No 44 tahun 2008 tentang pornografi ancaman hukumannya 12 tahun penjara,” kata Dirtipideksus, Brigjen Kamil Razak saat menggelar jumpa pers di Bareskrim Polri, Rabu (29/10/2014).

Selain pasal pornografi, Kamil menjelaskan, pihaknya juga melapisi dengan pasa‎l 310 dan 311 tentang KUHP tentang penghinaan secara tertulis.

“Jadi pasal utamanya adalah pornografi, karena dia memuat, menyebarkan, memperbanyak gambar pornografi sehingga diketahui oleh umum,” ujarnya.

Terkait kronologi penangkapan dan mendengar keterangan saksi-saksi tersebut, Tim Kasubdit cyber Crime bersama anggota langsung melakukan pelacakan siapa yang membuat atau mencemarkan atau memuat poto pornografi terhadap Jokowi.

“Berdasarkan keterangan saksi dan adanya bukti, sehingga pada tanggal 23 oktober 2014, Tim Cyber Crime melakukan penangkapan,” tuturnya.

Imen dijerat pasal berlapis, yaitu pasal pencemaran nama baik dalam Undang-Undang ITE dan UU Pornografi. Ancaman hukuman  mencapai 12 tahun penjara.