Pelantikan Ketua BPK Di Hadiri Jokowi

Presiden Joko Widodo menghadiri pelantikan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, Harry Azhar Aziz dan Wakil Ketua BPK Sapto Amal Damandari di ruang Sekretariat Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa 28 Oktober 2014. Keduanya dilantik oleh Ketua MA Bidang Yudisial, Muhammad Saleh.

Ketua dan Wakil Ketua BPK terpilih secara sah dalam sidang anggota BPK yang berlangsung Selasa 21 Oktober 2014 dan telah ditetapkan dengan Keputusan Sidang BPK nomor 9/K/I-XIII.2/10/2014. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua ini dipilih oleh 9 anggota BPK.

Jokowi tiba di Gedung Sekretariat MA, Jalan Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (28/10/2014), sekitar pukul 11.00 WIB.

Yang lebih mencuri perhatian, Jokowi datang mengenakan jas lengkap. Hal ini berbeda  saat Jokowi menerima Perdana Menteri Malaysia, Menlu Amerika Serikat atau Perdana Menteri Australia. Saat menerima pimpinan negara sahabat itu, Jokowi hanya mengenakan kemeja putih yang dikeluarkan atau baju batik.

“Ini perlu diapresiasi, tanda Presiden menghormati peradilan,” kata komisioner Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh ,Selasa (28/10/2014).

“Kalau Presiden menghormati peradilan, para menteri dan siapa pun mestinya mengikuti jejak presidennya,” ucap Imam.

Dalam pelantikan Ketua BPK, Jokowi tampak hangat bertegur sapa dengan para pimpinan MA, hakim agung dan Wakil Ketua MA M Saleh. Ketua MA Hatta Ali tidak hadir dalam kesempatan itu karena sesuatu hal.

Selain Jokowi, juga terlihat menteri Kabinet Kerja seperti Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti hingga Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Penampilan Jokowi itu berbeda dengan penampilan Tjahjo dan Andrianof yang memakai kemeja batik lengan panjang.

“Karena para hakim agung bertoga, Presiden menyesuaikan berjas lengkap. Jadi Jokowi siap menyesuaikan dan menghormati lembaga peradilan, tidak semau-maunya sendiri,” ujar Imam.

Kehadiran Presiden di gedung MA menjadi peristiwa langka. Dalam masa jabatan sebelum – sebelumnya, presiden hampir tidak pernah hadir di acara pelantikan seperti itu.