7 Transgender Yang Menghebohkan Dunia Dan Penuh Kontroversi

Terlahir sebagai wanita, tetapi memiliki jiwa pria atau sebaliknya, terlahir sebagai pria tetapi memiliki jiwa wanita. Siapa pun tidak ingin hidup dalam dunia yang penuh kebingungan semacam itu.Tokoh-tokoh transgender ini mungkin masih mendapat perlakuan diskriminatif atau pandangan negatif dari sebagian besar masyarakat. Namun terlepas dari perbedaan mereka, orang-orang ini telah berhasil menuai kesuksesan. Kini mereka juga aktif menyuarakan hak-hak kaum LGBT. Berikut sederet transgender yang sempat menghebohkan publik dunia karena perubahannya.

1. Jazz Jennings

Jazz Jennings, yang terlahir dengan organ seks laki-laki, diidentifikasi sebagai perempuan. Jazz yang kini berusia 14 tahun itu telah beralih gender menjadi laki-laki tujuh tahun lalu, setelah dirinya didiagnosa menderita Gangguan Identitas Gender. Jazz mengatakan bahwa sejak kecil, dia ingin menjadi seorang gadis. Oleh karenanya, dia pun merasa bahwa dia lahir di tubuh yang salah. Sekarang, Jazz sedang menjalani terapi hormon untuk mencegah tubuhnya berubah menjadi laki-laki. Jazz mengaku bahwa hal yang paling ditakutkannya saat ini adalah pubertas. Dia takut ciri-ciri fisik yang muncul pada laki-laki juga terjadi padanya. Dalam wawancaranya bersama Barbara Walters pada episode 20/20, Jazz juga mengaku bahwa dia tertarik pada anak laki-laki. Jazz Jennings merupakan salah satu transgender termuda dengan pengaruh terbsar saat ini. Jennings lahir sebagai anak lelaki. Ia mengalami gender dysphoria (kelainan identitas gender) sejak usia dini. Berangkat dari video-video di YouTube yang menggugah kesadaran khalayak mengenai kehidupan transgender, perempuan muda ini pun segera menjadi sensasi sekaligus tokoh panutan bagi kaum transgender. Dilaporkan Jaunted, pada usia 14 tahun Time telah menobatkan Jennings sebagai salah satu remaja paling berpengaruh di dunia tahun 2014. Sekarang ia memfokuskan diri
sebagai aktivis bagi kaum transgender.

2. Treechada Petcharat ( Nong Pong )

Meskipun tidak tergolong sebagai tokoh yang sangat aktif memperjuangkan hak-hak kaum transgender, Treechada Petcharat atau lebih dikenal dengan nama Nong Poy termasuk wanita transgender yang paling banyak dibicarakan di Asia. Nong Poy disebut-sebut sebagai wanita transgender tercantik di Asia. Terbukti dari gelar Miss Tiffany’s dan Miss International Queen yang berhasil dia sabet pada tahun 2004. Model dan aktris asal Thailand ini bahkan berhasil mendapatkan peran dalam salah satu film bergengsi Hong Kong, yaitu The White Storm. Dalam film tersebut, ia beradu akting dengan aktor kawakan macam Louis Koo dan Nick Cheung. “Wanita” transgender kelahiran 1984 ini memiliki tinggi 171 cm, ukuran badan: 33-24-36 dan massa: 48 kg. Jiwa kewanitaannya sudah mulai ia rasakan sejak dia duduk di bangku SD. Ia merasa dirinya lebih cocok memiliki tubuh wanita dan dia sudah bermimpi untuk menjadi seorang perempuan tetapi dihadapan orang tuanya dia bersikap seperti anak laki-laki. Karena dia merasa risih dengan ‘organ’ prianya dia melakukan operasi pada saat berumur 17 tahun. Proses operasinya sangat menyakitkan bagi Poy. Dia mengalami sakit yang luar biasa tapi demi cita-citanya menjadi seorang perempuan, dia seakan tidak peduli dengan rasa sakitnya pada saat itu. Setelah dia berubah menjadi wanita rasa sakit itu dianggapnya sebagai bayaran yang setimpal.

3. Brandon Teena

Jika transgender lain dalam daftar ini menyuarakan hak kaum LGBT dengan tindakan mereka, Brandon Teena justru membawa perubahan bagi kaumnya lewat kematian. Wanita yang satu ini sudah memutuskan untuk menjalani kehidupan sebagai pria sepenuhnya. Adalah Teena Brandon, seorang gadis yang lahir pada tahun 1972 di Lincoln, Nebraska. Semenjak remaja, wanita ini memang sudah memiliki kesan tomboy dalam dirinya. Hal inilah yang membuat semua orang memanggilnya Brandon.Terlahir sebagai perempuan bernama Teena Renae Brandon, pemuda ini lebih memilih menjadi pria dan menyembunyikan identitasnya selama masa remaja. Brandon Teena merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan oleh dua orang temannya yang secara kebetulan mengetahui kalau dirinya adalah perempuan.  Akhirnya Lotter dan Nissen dijatuhi hukuman berat akibat perbuatannya terhadap
Teena sehingga Lotter dijatuhi hukuman mati dan Nissen penjara seumur hidup. Kematian Teena pada tahun 1993 menjadi pemberitaan utama di media-media AS. Kasus Teena ikut memicu kesadaran warga atas hak-hak kaum LGBT dan peresmian undang-undang hate crime di AS. Kisah hidupnya sempat diadaptasi ke film Boys Don’t Cry yang dibintangi Hilary Swank (Brandon Teena). Film tersebut mendapat banyak penghargaan dan pujian dari kritikus.

4. Laverne Cox

Tak salah jika menyebut Laverne Cox sebagai aktris transgender paling sukses saat ini. Berkat perannya dalam serial Orange Is The New Black, dia berhasil menjajarkan namanya di deretan bintang papan atas Hollywood. Laverne merupakan sosok yang vokal dalam membela hak kaum transgender. Dalam waktu dekat, perempuan ini akan tampil dalam serial Doubt di mana dirinya akan memerankan karakter seorang pengacara transgender. Artis berkebangsaan Amerika ini, sebelumnya terlahir sabagai laki-laki. Namun pada tahun 2014,  Laverne Cox resmi mengumumkan identitas barunya sebagai seorang perempuan. Maka ketika ia berganti “wujud”, penampilannya menjadi begitu eksotis. Laverne Cox menjadi transgender pertama yang muncul disampul depan majalah Time. Muncul sebagai transgender pertama saat berperan sebagai Sophia dalam serial drama ‘Orange Is the New Black’. Ia bahkan mendapat penghargaan di ‘Primetime Emmy Award’ dalam kategori akting. Laverne pun menjadi salah satu selebriti pendukung perubahan diri Bruce menjadi Caitlyn di media sosial.

5. Anna Grodzka
Anna Grodzka merupakan politisi asal Polandia. Hingga saat ini, Grodzka masih tercatat sebagai satu-satunya transgender di dunia yang berhasil menduduki kursi parlemen. Grodzka menduduki jabatan di parlemen Polandia sejak tahun 2011. Misi utamanya adalah mengkampanyekan gerakan anti kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum LGBT di Polandia. Di negeri Eropa Timur itu, transgender nampaknya sudah memiliki hak setara dengan warga negara lain. Bahkan mereka berkesempatan berkarir di dunia politik. Transgender politisi itu adalah Anna Grodzka, 57, yang terlahir sebagai seorang laki-laki bernama Krzysztof, sebelum menjalani operasi kelamin di Thailand.

6. Lea T

Redken Lea TKalau ada transgender yang berhasil meraih status sebagai supermodel, Lea T orangnya. Lahir sebagai pria pada tahun 1981, wanita Brasil ini berhasil menembus kerasnya industri fashion dunia dan dianggap sebagai salah satu ikon budaya pop abad 21. Model Brasil yang berusia 28 tahun ini terlahir dengan nama Leandro Cerezo, seorang lelaki. Ia kini berganti nama menjadi Lea T. Lea sedang menjalani terapi penggantian hormon, sebagai persiapan untuk perubahan kelamin sepenuhnya. Tidak hanya itu, Lea juga terus memperdalam karirnya di dunia fesyen dengan berpose untuk majalah Vogue versi Prancis. Lea yang juga muncul di majalah Vanity Fair edisi Prancis sempat mengatakan jika dirinya telah berjuang mencari jati diri. Namun begitu, selalu merasa feminin. Bahkan, casting director banyak yang menyangkanya sebagai model perempuan.

7. Caitlyn Jenner

Meskipun kiprah wanita transgender yang satu ini belum banyak, transformasi Bruce Jenner menjadi Caitlyn Jenner telah menjadi sensasi paling menghebohkan di tahun 2015 ini. Mantan peraih medali emas Olimpiade Amerika Serikat ini juga dianggap sebagai warga Amerika yang paling santer diberitakan tentang perubahan jenis kelamin atau transgender tersebut. Bruce, yang juga ayah dari keluarga selebritis Kadarshian akhirnya sukses menjalankan operasi ganti kelamin. Ia harus melewati serangkaian proses ganti kelamin selama delapan jam hingga mendapatkan hasil menjadi wanita. Bruce kini berganti nama menjadi Caitlyn Jenner. Ia menjadi awnaita cantik dan seksi. Bahkan ia berani tampil pada cover majalah Vanity Fair. Dia membuka jatidirinya sebagai transgender pada bulan April 2015 lalu lewat acara 20/20 yang dipandu Diane Sawyer dan memproklamirkan jatidirinya sebagai Caitlyn Jenner pada bulan Juni 2015. Jenner mengaku kalau dirinya mengalami gender dysphoria sejak remaja. Dia selalu merasa kalau dirinya adalah seorang wanita, kendati dia tidak merasakan ketertarikan seksual kepada pria seperti perempuan pada umumnya.

Keputusan yang mereka ambil adalah pilihan sulit yang harus mereka jalani seumur hidup. Baik-buruknya tentu kembali pada pandangan kalian masing-masing. Sebagai masyarakat kita juga harus menghargai apa yang menjadi keputusan dan jalan hidup tokoh gtersebut. Semoga mereka dapat menunjukkan prestasi bukan hanya kontroversi.