10 Negara Dilanda Gelombang Panas Ekstrim 2015 Yang Gegerkan Dunia Internasional

Gelombang Panas adalah periode lanjutan dari cuaca yang sangat panas, yang diikuti oleh kelembaban tinggi. Dampak mengerikan dari serangan gelombang panas alam ini sangat banyak misalnya kebakaran hutan, penyakit akan kesehatan manusia akan menurun yang tentu saja akan banyak kematian. Berikut 10 negara yang dilanda gelombang panas :

1. Gelombang panas di Pakistan

Gelombang panas di Pakistan
Gelombang panas yang parah melanda Pakistan pada bulan Juni 2015, sebagian besar mempengaruhi Sindh, Punjab Selatan, dan Balochistan. Korban tewas akibat gelombang panas dilaporkan mencapai 1.300 jiwa. Para pejabat dikecam karena dianggap tidak berbuat maksimal untuk menangani krisis ini.  Suhu udara mencapai 45 derajat Celsius dan Perdana Menteri Nawaz Sharif memerintahkan para pejabat pemerintah untuk mengambil langkah darurat. Pemerintah juga mengerahkan anggota militer mendirikan berbagai pos kesehatan untuk membantu para korban. Temperatur di Karachi sudah turun menjadi 34 derajat Celsius berkat hembusan angin yang berasal dari laut, namun ini tidak menyurutkan kemarahan warga kepada pemerintah yang membatasi penggunaan kipas angin. Lonjakan pemakaian pendingin ruangan dan kipas angin membuat aliran listris tidak lancar

2. Gelombang panas di India

Gelombang panas di India
Gelombang panas di India kini menjadi pembahasan kusus bagi negara-negara di dunia. Hingga saat ini dampak yang ditimbulkan dari gelombang panas di India telah memakan korban lebih dari 1.500 jiwa. Gelombang panas ini terjadi di sebagian besar India termasuk daerah-daerah seperti Uttar Pradesh, Jharkhand, Orissa, Rajasthan dan ibu kota Delhi, dengan suhu udara mendekati 50 derajat celcius.

3. Gelombang panas di Italia

Gelombang panas di Italia
Gelombang panas di Italia, ternyata cukup mengerikan. Bahkan, sebuah mobil yang tengah diparkir di kawasan pantai Kota Caorle, sebelah utara Italia, meleleh di bawah gelombang panas 100 Fahrenheit, atau 37 derajat Celsius. Mobil yang meleleh itu yakni bagian eksterior yang berbahan karet dan sebagian catnya. Seorang turis yang mengabadikan peristiwa itu, John Westbrook, mengatakan terkejut, ketika melihat banyak tetesan dari mobil tersebut ke aspal. Tetesan itu datang dari bagian-bagian karet mobil. Alhasil, mobil pun jadi berbentuk tidak sempurna yang mengalami kerusakan pada bumper, kaca spion, hingga lampu-lampu mobil tersebut. Suhu panas yang menyergap di Italia, membuat 140 warganya meninggal. Itu terjadi pada 10 hari pertama pada Juli lalu. Para turis pun diperingatkan untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap gelombang panas. Para hewan ternak di sana, bahkan diberikan pendingin berupa Air Conditioner (AC) di kandang ternaknya.

4. Gelombang panas di Jepang

Gelombang panas di Jepang
Gelombang Panas kembali melanda hampir seluruh wilayah Jepang, dan telah merenggut sedikitnya 40 orang meninggal sementara 25 ribu orang harus dilarikan ke rumah sakit. Badan Penanggulangan Bencana Jepang mengungkapkan Tokyo menjadi kota terparah yang dilanda gelombang panas. Setidaknya ada 1.092 warga Tokyo yang harus dirawat di rumah sakit. Wilayah kedua terparah adalah di sekitar Aichi dengan 805 orang dirawat. Suhu di Jepang saat gelombang panas bisa mencapai 102 derajat Fahrenheit atau setara 44 derajat Celcius. Sementara itu, untuk melawan fenomena gelombang panas ahli meteorologi Jepang tersebut mendesak seluruh warga untuk menggunakan Air Conditioner (AC) di rumah masing-masing, dan minum cukup air. Jepang memiliki sejarah panjang dalam melawan fenomena gelombang panas. Pada 2011, sebanyak 26 warga Jepang tewas karena serangan gelombang panas. Sementara, 13.000 lainnya terpaksa masuk ruang perawatan di beberapa rumah sakit.

5. Gelombang panas di Iran

Gelombang panas di Iran
Gelombang panas menerpa Iran dengan temperatur mendekati 70 derajat Celsius. Di kota Iran Bandar Mahshahr, mengklaim bahwa ini merupakan salah satu suhu panas tertinggi yang pernah tercatat di kota itu. Indeks panas tersebut direkam sebuah kelompok pengamat iklim yang memprakirakan Iran akan menderita temperatur terpanas yang pernah dialami manusia.Gelombang panas menerpa Iran dengan temperatur mendekati 70 derajat Celsius. Indeks panas tersebut direkam sebuah kelompok pengamat iklim yang memprakirakan Iran akan menderita temperatur terpanas yang pernah dialami manusia. Suhu panas yang diderita Iran tidak jauh terpaut dari rekor indeks panas selama ini. Sebelumnya, rekor suhu terpanas adalah 81 derajat Celsius yang terjadi di Kota Dhahran di Arab Saudi pada 8 Juli 2003. Suhu panas yang ekstrim itu telah memperburuk pasokan listrik dan air, serta membuat panas terik menjadi lebih tak tertahankan. Warga bagian selatan negara itu telah menyalakan AC sedingin mungkin, sedangkan yang lebih beruntung di antara mereka telah melarikan diri ke pantai terdekat dalam upaya untuk mendinginkan diri.

6. Gelombang panas di Australia

Gelombang panas di Australia
Gelombang panas menerjang Melbourne dan kota lainnya di Victoria, Australia. Suhu udara mencapai sekitar 40 derajat Celcius. Larangan menyalakan api di tempat terbuka diberlakukan dan petugas pemadam bersiaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Gelombang panas bisa menimbulkan berbagai penyakit termasuk yang fatal adalah serangan jantung. Komisioner Manajemen Emergency Victoria, Craig Lapsley, menjelaskan cuaca di negara bagian ini akan sangat kering. Karena itu pihaknya mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kebakaran hutan. Biro Meteorologi setempat menyatakan kondisi ini bisa menandai cuaca paling panas yang dialami Melbourne dalam beberapa tahun belakangan.

7. Gelombang Panas di Mesir

Gelombang Panas di Mesir
Gelombang panas menyerang Mesir dan menewaskan kurang lebih 61 orang. Sebanyak 581  orang lainnya dirawat di rumah sakit akibat dehidrasi dan terkena sengatan panas seiring suhu dan kelembaban yang tinggi di beberapa bagian negara itu. Semua korban meninggal karena temperatur mencapai 47 derajat Celcius. Pejabat Badan Meteorologi Mesir Waheed Soudi mengatakan bahwa suhu di ibukota dan beberapa wilayah di negara itu lebih tinggi dari rata-rata. Walau suhu di Mesir biasa mencapai lebih dari 30 derajat, namun sangat jarang tingkat kelembaban juga meningkat di tengah cuaca panas.

8. Gelombang Panas di Irak

Gelombang Panas di Irak
Dewan Kementerian Irak mengumumkan libur nasional selama empat hari karena temperatur cuaca di negara tersebut telah mencapai 50 derajat Celsius. Akan berbahaya bagi warga jika melakukan aktifitas di luar rumah dalam kondisi seperti itu. Tingginya temperatur pada musim panas di Irak sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi. Namun, penderitaan masyarakat Irak tahun ini semakin bertambah akibat seringnya pemadaman listrik dan sulitnya mendapat pasokan air.

9. Gelombang Panas di Inggris

Gelombang Panas di Inggris
Gelombang panas kini menimpa Inggris, di mana jalanannya meleleh akibat suhu yang mencapai 36,7 derajat Celsius. Suhu tertinggi terjadi di Heathrow. Bagian Inggris lainnnya dikategorikan pada Level 3, yaitu kondisi gelombang panas yang dapat mengancam kesehatan. Gelombang panas ini telah mengakibatkan layanan ambulan London kebanjiran laporan orang pingsan, setidaknya tiga kali lipat dari hari-hari sebelumnya. Selain itu, panas juga melunakkan permukaan jalan, yang membahayakan bagi para pengendara. Sejumlah layanan kereta api juga mengalami penundaan dan keterlambatan jadwal lantaran khawatir terjadi sesuatu pada rel-rel besi yang terpapar panas matahari. Meski belum ada laporan kematian akibat gelombang panas ini, pihak kesehatan masyarakat Inggris (PHE) memperingatkan warganya untuk menghindari aktivitas fisik dan mengkonsumsi banyak air, demi mencegah adanya kematian dari fenomena ini.

10. Gelombang Panas di Slowakia

Gelombang Panas di Slowakia
Petugas paramedis bertugas sampai 729 kali setelah ada laporan untuk menolong warga di Slowakia pingsan akibat panas berkisar 110 orang. Peringatan mengenai glombang panas di Slowakia masih berlaku, sementara puncak temperatur mencapai sekitar 38 erajat Celsius.

Semoga fenomena alam tersebut segera dapat diatasi dan tidak terjadi lagi sehingga kehidupan lebih tenang. Dan semua masyarakat dilapangkan dan diberi kesabaran dalam menghadapi segala bencana dan cobaan yang diberikan oleh Allah SWT.