Press "Enter" to skip to content

7 Pelatih Sepak Bola Yang Jadi Perbincangan Publik Di Media Masa Tahun 2015

Comments

Sebuah klub sepak bola pasti memiliki seorang pemimpin yaitu pelatih. Dimana peran seorang pelatih sangat penting untuk menentukan stategi dan susunan para pemain tim yang diasuhnya. Tidak jarang sebuah klub mengganti pelatih demi kejayaan tim tersebut karena dirasa pelatih lama sudah tidak mampu memotivasi para pemain dan gagal dalam stateginya. Berikut 7 pelatih sepak bola yang menjadi perbincangan akhir tahun 2015 :

1. Josep atau Pep Guardiola

Josep atau Pep Guardiola
Pep Guardiola menjadi salah satu pelatih yang paling diburu banyak klub di Eropa. Ini setelah Guardiola memutuskan untuk tidak lagi memperpanjang kontraknya bersama klub raksasa Jerman, Bayern Muenchen. Berkarier di Jerman bersama Bayern Muenchen rupanya tidak menenggelamkan karier Josep Guargdiola. Pelatih kebangsaan Spanyol itu justru menuai kesuksesan dengan membawa tim asuhannya juara Bundesliga, DFB Pokal, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub. Untuk gelar Bundesliga, Guardiola berpeluang besar meraihnya lagi di musim ini. Meski kompetisi masih panjang, namun Muenchen sangat mendominasi persaingan dan itu dibuktikan dengan sembilan kemenangan tanpa sekalipun menelan hasil imbang atau kekalahan. MU melirik Guardiola setelah mengetahui mantan arsitek Barcelona itu memastikan akan meninggalkan Bayern Muenchen akhir musim nanti. Konon Pep ingin mencoba petualangan di Inggris. Setan Merah berusaha mendapatkan Pep dimana Manchester City dan Chelsea, yang sudah lebih dulu melakukan pendekatan kepada Guardiola. MU baru akan merekrut Mourinho bila Guardiola menolak bergabung ke Old Trafford.

2. Louis van Gaal

Louis van Gaal
Masa depan Van Gaal bersama MU menyisakan tanda tanya besar. Media-media Inggris ramai memberitakan Van Gaal terancam dipecat akibat MU gagal menang di enam laga terakhir. Fans MU juga mulai tidak suka dengan Van Gaal. Pasalnya dibawah asuhan pria Belanda itu MU tampil monoton dan kerap kesulitan mencetak gol. Kekecawaan fans MU memuncak setelah klub milik keluarga Glazer itu gagal lolos ke 16 besar Liga Champions dan harus turun kasta main di Liga Europa. Kekalahan Manchester United atas tuan rumah Stoke City di ajang Boxing Day akhir pekan lalu berbuntut panjang. Sesuai dengan prediksi banyak pihak laga tersebut akan menjadi laga penentuan karir Louis Van Gaal di Old Trafford. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Setan Merah terkait karir Van Gaal. Namun tanda – tanda Sang Meneer akan segera out dari Manchester semakin tercium lantaran Van Gaal tidak menghadiri sesi latihan Setan Merah jelang menghadapi Chelsea. Ryan Giggs pun selaku asisten pelatih Van Gaal pun mengambil alih sesi latihan tersebut.

3. Jose Mourinho

Jose Mourinho
Musim lalu daratan Inggris jadi milik Chelsea. Berkat tangan dingin Jose Mourinho, skuat The Blues berhasil menjuarai Liga Premier Inggris dan Piala Liga. Namun sayang, kinerja Mourinho di musim ini berbanding terbalik dengan tahun lalu. Hingga kini jumlah kekalahan Chelsea masih lebih banyak dibanding kemenangannya. Mourinho saat ini sedang menganggur pasca dipecat oleh Chelsea. Pria Portugal itu kehilangan pekerjaannya karena The Blues menelan sembilan kekalahan di Liga Premier musim ini. Setelah diberhentikan dari Chelsea, Mourinho banyak memperoleh tawaran beberapa klub untuk dilatihnya. Jose Mourinho nampaknya sudah membulatkan tekad melatih Manchester United. Demi mewujudkan ambisinya itu, Mourinho sampai-sampai rela menolak tawaran mengiurkan dari Real Madrid. Presiden Madrid Florentino Perez menawarkan Mourinho kontrak jangka panjang. Perez berharap Mourinho mau menggantikan Rafael Benitez.

4. Jurgen Klopp

Jurgen Klopp
Pelatih Juergen Klopp benar-benar kesal dengan lini pertahanan Liverpool yang kerap melakukan kesalahan fatal. Bahkan, pelatih asal Jerman ini merasa lebih baik dibunuh pemainnya daripada pemain asuhannya melakukan kesalahan fatal. Liverpool menjadi tim yang paling banyak kebobolan akibat kesalahan pemainnya sendiri, yakni hingga 9 gol. Klopp sendiri mengaku kesal dengan permainan anak asuhnya tersebut. Saat menang 1-0 atas Leicester City di pekan 18 Premier League, Dejan Lovren dan Mamadou Sakho kerap melakukan kesalahan. Keduanya beberapa kali salah melakukan umpan, hingga membahayakan gawang Simon Mignolet. Bursa transfer Januari tinggal menghitung hari, namun Klopp yang menggantikan manajer Liverpool sebelumnya, Brendan Rodgers belum berniat mendatangkan seorang pemain.  Klopp tidak mau membuang-buang uang Liverpool. Sejak menakhodai The Reds dalam 15 pertandingan di semua kompetisi, Klopp telah mempersembahkan tujuh kemenangan, 5 hasil imbang dan 3 kekalahan. Jika dipersentase, kemenangan Liverpool di bawah asuhan Klopp sebesar 46,67 persen.

5. Arsene Wenger

Arsene Wenger
Di tengah kritik yang mengarah padanya, Arsene Wenger berhasil membawa Arsenal meraih gelar juara. Manajer kebangsaan Prancis itu mampu menjadikan The Gunners juara FA Cup 2014/2015. Tak hanya itu, Wenger juga mengantarkan Arsenal juara Community Shiled. Meski kariernya naik turun, FIFA tetap menganggap The Profesor sebagai pelatih jempolan tahun ini. Arsene Wenger, masih tidak terima dengan kekalahan telak yang menimpa anak asuhnya kala bertandang ke markas Southampton, Minggu (27/12/2015). The Gunners harus menyerah 0-4 dari klub asuhan Ronald Koeman tersebut. Wenger menilai hampir seluruh gol yang dicetak The Saints itu tidak sah.

6.Manuel Pellegrini

Manuel Pellegrini
Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini berharap melihat Pep Guardiola bisa menangani tim yang kini di asuhnya pada masa depan. Pellegrini mengatakan setelah banyak kabar beredar mengenai Guardiola akan melatih City. City disebut – sebut sebagai tujuan paling memungkinkan bagi Guardiola, kendati Chelsea dan Manchester United juga dikabarkan tetap jadi pilihan potensial. Menanggapi kabar tersebut, Pellegrini mengatakan bahwa setiap pelatih di dunia yang ditawari untuk berkiprah di Liga Premier pasti sulit untuk menolak. Namun, soal waktu pergantiannya Pellegrini mengaku tidak memikirkan mengenai kabar dirinya bakal dipecat di akhir musim dan tidak mempermasalahkannya. Yang paling penting bagi dirinya  adalah mencoba untuk memenangkan gelar lagi musim ini.

7. Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti
Carlo Ancelotti sudah sepakat untuk menjadi pelatih Bayern Munchen musim depan. Kesepakatan lisan ini akan segera diumumkan Bayern dalam beberapa hari ke depan. Carlo Ancelotti yang akan segera menangani Bayern Munchen tidak ingin hanya mendapatkan pemain dari sisa-sisa yang sudah ditinggalkan Pep Guardiola. Ia ingin membangun skuadnya sendiri dan akan menambahkan sejumlah pemain yang sudah akrab dengan filosofi permainannya. Sumber-sumber menunjukkan bahwa pelatih asal Italia itu akan mencoba untuk memikat tiga pemain dari Real Madrid. Mereka adalah Toni Kroos, Luka Modric dan Gareth Bale. Bagi Carlo Ancelotti, pindah ke Bayern Munchen akan semakin menambah panjang daftar tim elite yang pernah ditanganinya. Sebelum ini Don Carlo pernah melatih AC Milan, Chelsea, PSG, dan Real Madrid.

Yah semoga dengan pergantian pelatih tersebut dapat membangkitkan para pemain dan kejayaan masing – masing klub. Pelatih baru semoga lebih baik dari pelatih lama dan ada kemajuan dari musim sebelumnya.