NASA Mempublikasikan 10 Foto Luar Angkasa Terbaik 2015

Prestasi The National Aeronautics and Space Administration (NASA) pada tahun ini dinilai begitu gemilang. Selain sukses melaksanakan misi ekspedisi Pluto dengan spacecraft (pesawat luar angkasa) miliknya, New Horizons, Badan Antariksa Amerika Serikat tersebut pun mampu menggempur beberapa misinya yang tengah dijalankan pada tahun ini seperti ekspedisi Saturnus serta misi mengungkap tanda kehidupan di Mars. Para astronot NASA memanfaatkan momen-momen spesial tersebut dengan memberikan bukti foto-foto menakjubkan tentang pemandangan luar angkasa yang ada di alam semesta. Berikut 10 foto luar angkasa terbaik sepanjang tahun 2015  :

1. Hujan Meteor Perseid

Hujan Meteor Perseid
Fenomena hujan meteor Perseid memang kerap dinanti para penikmat langit dan angkasa. Sebab hujan meteor tersebut merupakan hujan meteor yang terbaik dalam sepanjang tahun. Dengan demikian, pengamat di daratan memiliki kesempatan menyaksikan penampilan terbaik fenomena yang terjadi tiap Agustus. Hujan meteor Perseid selama ini memang tak berbahaya. Sebab debu sisa komet serpihan ekor komet Swift-Tuttle tersebut hanyalah berupa sepihan sekecil pasir. Namun hujan meteor Perseid tak selamanya aman. Sebab pada 2126, orbit komet Swift-Tuttle diprediksi akan makin dekat dengan bumi. Bahkan salah seorang astronom  Sally Stephens dalam tulisannya yang dipublikasikan Astronomical Society of the Pacific, sudah memperkirakan pada tahun tersebut komet itu berpotensi bertabrakan dengan bumi. Kemudian potensi bahaya bisa muncul pada 3044. Saat itu komet Swift-Tuttle akan berjarak dekat dengan bumi. Pada tahun itu, komet itu berjarak jutaan mil dari bumi. Jarak tersebut sekitar dua kali jarak bumi ke bulan, yang mana dalam dunia astronomi tergolong sangat dekat.

2. Matahari Halloween

Matahari Halloween
Menjelang akhir bulan Oktober 2015, The National Aeronautics and Space Administration (NASA) merilis sebuah gambar penampakan Matahari yang diambil pada 8 Oktober 2015 lalu. Penampakan matahari tersebut terlihat tak biasa, jika dipantau dari jauh, akan tampak seperti buah labu raksasa “Jack-o’-lantern” yang sering digunakan untuk menghias perayaan Halloween. Halloween yang banyak dirayakan orang barat, jatuh pada 31 Oktober 2015. Karena penampakan Matahari tersebut diabadikan dalam warna jingga kemerahan dan membentuk wajah Jack-o’-lantern, citra Matahari ini disebut sebagai Matahari `Halloween` atau “Pumpkin Sun”.

3. Northern Lights

Northern Lights
Aurora atau northern lights adalah sebuah fenomena alam yang sangat cantik namun langka dan tidak dapat disaksikan di semua tempat.  Aurora hanya bisa dilihat di tempat-tempat yang berada dengan kutub. Mulai tahun 2017, matahari akan memasuki fase baru sehingga Aurora akan sulit dilihat hingga tahun 2024 atau bahkan 2026. Northern Lights terjadi ketika partikel surya menyeberang ke atmosfer bumi dan mengeluarkan gas pembakaran yang menghasilkan cahaya aneka warna terdiri dari bahan kimia termasuk oksigen yang menghasilkan warna cahaya hijau dan kuning juga faktor dari nitrogen yang menghasilkan warna biru.

4. Super Blood Moon

Super Blood Moon
Gerhana Bulan Darah (Blood Moon) di 2015 sekaligus Gerhana Bulan Super karena bulan akan berada pada jarak terdekat dengan bumi. Ini merupakan fenomena yang sangat langka yang disebut Super Blood Moon. Super Blood Moon adalah gerhana bulan darah yang keempat dalam satu rangkaian atau disebut blood moon tetrad. Disebut tetrad karena empat gerhana bulan total yang posisinya menyebabkan gelombang merah cahaya matahari masuk ke atmosfer bumi sehingga mengubah bulan menjadi merah. Blood moon sudah terjadi empat kali ini. Pada masa yang akan datang, fenomena ini diperkirakan kembali terjadi pada 2032-2033.

5. Pluto di 2015

Pluto di 2015
Pada 14 Juli pesawat ruang angkasa NASA New Horizon telah melakukan perjalanan lebih dari misi ruang angkasa dalam sejarah, meluncurkan pengintaian pertama Pluto. Saat itulah, ribuan foto telah diterbitkan dan membuat heran orang dengan penemuan baru di Pluto. Pluto menunjukkan keragaman bentang alam dan kompleksitas proses yang menyaingi apa yang telah kita lihat di tata surya. Permukaan Pluto setiap bit-nya serumit Mars. Pegunungannya sangat acak, bercampur aduk dengan blok keras besar es di air dan mengambang, lebih padat, deposit lebih lembut beku nitrogen dalam wilayah informal bernama Sputnik Planum.

6. Cosmic Archaeological Dig

Cosmic Archaeological Dig
NASA dari Bima Sakti melihat “penggalian arkeologi kosmik,” peneliti telah menemukan sekelompok katai putih kuno di pusat Bima Sakti (atau “tonjolan”) dari bintang 26.000 tahun cahaya. Ruang hitam ditutupi oleh kemilau cahaya bintang berbaur dengan warna biru dan merah. Sisa-sisa bintang yang dinamis yang pernah ditempati inti galaksi 12 miliar tahun yang lalu. Untuk memilih cahaya samar di antara cahaya bintang, astronom menggunakan gambar untuk melacak gerakan dari waktu ke waktu, yang memungkinkan mereka untuk memisahkan bintang tonjolan dari bintang cakram dalam latar depan.

7. Afrika dari Jendela ISS

Afrika dari Jendela ISS
The National Aeronautics and Space Administration (NASA)  memperlihatkan Afrika di Bumi dari luar angkasa. Kali ini, penampakan Afrika tersebut terlihat jelas dan  dinilai tidak biasa yang begitu indah, gambar tersebut diambil dari jendela ISS.

8. Cairan di Luar Angkasa

Cairan di Luar Angkasa
Salah satu sifat dasar air adalah selalu mengikuti bentuk wadahnya. Gaya gravitasi Bumi-lah yang membuatnya selalu menyesuaikan dengan bentuk ruangan di sekitarnya. Namun, hukum fisika tersebut hanya berlaku di permukaan Bumi. Di antariksa, pengaruh gaya gravitasi memberikan efek berbeda terhadap air. Seperti astronot, satelit, dan objek apapun, air juga melayang jika berada di orbit Bumi. Air, tidak akan mengikuti bentuk wadahnya dan akan selalu berbentuk bulat.

9. Penampakan Bumi Secara Vertikal

Penampakan Bumi Secara Vertikal
The National Aeronautics and Space Administration (NASA)  merilis foto terbaru yang memperlihatkan bagian Bumi. Kali ini, penampakan Bumi yang muncul dalam gambar beresolusi tinggi tersebut dinilai tidak biasa, karena memperlihatkan bagian Bumi secara vertikal dari luar angkasa dimana terlihat jelas keindahan planet kehidupan kita ini.

10. Italia dari Permukaan Bumi di Malam Hari

Italia dari Permukaan Bumi di Malam Hari
Sisilia berada di sisi kiri tepat di jempol Italia. Seluruh negara disinari cahaya, menjadikan sedikit tempat yang terlihat sama baik di siang maupun malam hari.

Demikian sepuluh foto terbaik dari NASA selama 2015. Semoga lebih banyak lagi keindahan dan penemuan yang bersifat positif bagi dunia dan ilmu astronomi.