Sederet Tradisi Unik dan Nyeleneh Perayaan Hari Natal Di Berbagai Negara

Natal adalah hari besar yang dirayakan di seluruh dunia. Meski memiliki inti yang sama, setiap negara merayakan Natal dengan tradisi berbeda-beda. Itu karena masing-masing negara memiliki legenda rakyat dan mitos yang berbeda pula. Mereka kemudian menggabungkan tradisi Natal dengan budaya setempat sehingga terjadi akulturasi tradisi Natal yang unik. Natal selalu identik dengan pria janggut putih berwajah ramah dengan overcoat merah atau pohon terang dengan lampu warna-warni. Beberapa tempat di dunia menambahkan dengan gantungan mistletoe atau bunga flannel poinsietta. Identitas gambaran natal juga semakin meriah dengan salju putih dan tumpukan kado warna hijau, merah, dan emas di bawah pohon terang. Tapi, di beberapa tempat di belahan dunia ini, natal justru dirayakan dengan cara yang sedikit berbeda dari gaya mainstream tersebut. Natal hanya tinggal satu hari lagi dan artinya akan ada tradisi unik dari berbagai negara yang menarik perhatian. Tradisi unik saat Natal bukan hanya menulis surat pada sinterklas, tetapi beberapa negara punya caranya sendiri untuk merayakan hari besar umat Kristiani tersebut. Berikut sederet tradisi natal unik yang berasal dari berbagai negara di seluruh dunia.

1. India, Pohon Natal Pisang

Di India, populasi umat kristiani hanya sekitar 2.3%. Namun, jangan salah 2.3 % di India sama besarnya dengan 25 juta orang. India mempunyai perayaan unik saat Natal. Bukan saja dari makanan yang berbeda pada umumnya, masyarakat India tidak menggunakan pohon cemara sebagai simbol dari Natal tersebut. Karena iklim India yang cukup panas, membuat pohon cemara sulit untuk tumbuh di negara tersebut. Untuk itu, beberapa warga pun mengganti pohon cemara dengan pohon pisang atau mangga yang dihias dengan banyak lampu.

2. Jepang, Ayam KFC

Meski penduduk Jepang tidak merayakan Natal sebagai hari besar agama, Natal tetap merupakan momen yang ditunggu. Negeri matahari terbit ini mempunyai tradisi unik saat natal. Saat menjelang atau saat natal, retail KFC di Jepang akan menjadi padat sekali. Hal ini dikarenakan oleh tradisi unik untuk makan ayam KFC di malam Natal. Bahkan KFC Jepang mengklaim dapat menjual 240.000 barel ayam pada malam Natal tersebut. Hal tersebut sama dengan lima kali penjualan pada hari biasa. Budaya yang satu ini diciptakan oleh para marketing KFC sejak beberapa dekade yang lalu. Awalnya, branding KFC di Jepang pertama kalinya di surroundingkan berbarengan dengan hari natal. Namun tidak disangka, makan ayam goreng KFC di hari natal menjadi sebuah kebudayaan sekarang.

3. Hongkong, Boxing Day

Natal di Hongkong bukan hanya di tunggu-tunggu oleh anak-anak. Tapi juga ditunggu oleh para perempuan. Pasalnya, pemerintah Hongkong memberi dua hari libur sekaligus. 25 Desember untuk perayaan natal dan 26 Desember untuk tradisi Boxing days. Boxing day di Hongkong adalah hari belanja nasional. Toko dan outlet memberikan diskon besar-besaran. Boxing day diselenggarakan selama dua hari, yaitu 25 dan 26 Desember.

4. Patung Bulu Kambing Di Swedia

Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat dari sebuah kota kecil di Swedia yang bernama Gavle. Kambing ini sendiri berukuran raksasa dan dibuat dari kumpulan kulit kambing yang disusun hingga sebesar 12 meter. Tetapi sejak tradisi ini dimulai pada tahun 1966, kulit kambing ini selalu hancur karena berbagai kejadian seperti terbakar, tertabrak mobil, dan bahkan hampir dicuri dengan menggunakan helikopter.

5. Finlandia, Menghias Kuburan

Di Finlandia, bukan hanya rumah-rumah warga dan juga pusat perbelanjaan yang terang benderang karena lampu natal. Uniknya, mereka berbagi kesenangan ini dengan leluhur dan kerabat yang telah meninggal dunia. Tepat pada tanggal 24 malam,  mereka akan mengunjungi pemakaman terdekat dan meletakkan lilin di sana. Selain itu, masyarakat Filandia juga menyiapkan makanan dan tidur di lantai agar orang-orang yang sudah meninggal bisa ikut makan dan tidur nyenyak saat dikunjungi keluarga yang masih hidup.

6. Ukraina, Menghias Pohon Natal Dengan Sarang Laba-laba

Umumnya, pernak pernik Natal identik dengan permen, bola berwarna-warni dan boneka. Namun hal tersebut tidak berlaku di Ukraina. Pasalnya, mereka menghias pohon Natal dengan menggunakan jaring laba-laba. Konon ada legenda tentang anak dan nenek tua miskin yang tidak bisa membeli hiasan Natal. Seekor laba-laba kemudian menghias pohon Natal mereka dengan jaring-jaringnya yang indah dan bersinar keperakan ketika terpantul cahaya. Sorot cahaya pagi pertama yang masuk ke dalam rumah sontak membuat sarang laba-laba berubah menjadi emas dan silver. Cerita turun menurun ini memunculkan kepercayaan jika melihat sarang laba-laba di pagi hari Natal akan membawa keberuntungan.

7. Caracas, Venezuela, Menggunakan Sepatu Roda

Di Kota Karakas, Venezuela, banyak jalan utama yang ditutup pada hari Natal. Namun, penduduknya tentu tetap harus bergegas pergi ke gereja. Tak bisa menggunakan kendaraan umum maupun pribadi, penduduk Karakas menemukan moda lain, mereka pergi ke gereja dengan sepatu roda. Pergi ke gereja dengan sepatu roda pada pagi hari Natal kemudian menjadi tradisi unik di Carakas.

8. Iran, Puasa Makan Daging

Di Negara ini, umat Nasrani mulai berpuasa dan tidak makan daging sejak 1 Desember. Mereka menyebutnya puasa kecil, puasa besar adalah 6 minggu menjelang Paskah. Kemudian, pada tanggal 25 Desember setelah merayakan natal di gereja, mereka akan pulang dan menyantap makanan yang disebut dengan harasa.  Tidak ada acara tukar menukar kado. Tapi setiap anak akan mendapat hadiah dari orang tuanya.

9. Filipina, Natal Maraton

Sebagai negara dengan populasi umat katolik terbesar ketiga di dunia, natal di Filipina sangat semarak dan megah. Setelah merayakan halloween, Filipina segera mengganti dengan dekorasi natal sejak bulan September. Hampir semua hotel dan gedung pencakar langit yang megah dihias dengan lampu natal. Lagu-lagu natal juga terdengar hampir di seluruh stasiun kereta dan di taksi. Sesama pengemudi jeepney (angkutan umum di Filipina), taksi maupun paddycab akan saling mengucapkan “Merry Christmas” ketika berpapasan bahkan kepada para penumpangnya. Filipina menjadi negara dengan selebrasi natal terlama di dunia. Warga Filipina juga mengadakan misa natal selama sembilan hari berturut-turu yang disebut simbang gabi.

10. Spanyol, Fiesta de Los tres Reyes Magos

Tak banyak yang mengenang sosok tiga orang majus yang merupakan manusia pertama yang menghormati bayi Yesus di dunia di hari natal. Spanyol memiliki festival untuk menghormati tiga orang majus atau tiga raja tersebut yang disebut Fiesta de Los tres Reyes Magos atau The festival of the three Magic Kings. Festival tersebut akan dirayakan setelah perayaan natal di kota-kota besar di Spanyol dengan menghadirkan tiga pria bergaya raja Timur Tengah dan menaiki unta. Lucunya, anak-anak di Spanyol akan meminta hadiah kepada tiga raja di tanggal 26 Desember. Permohonan mereka ditulis di kertas dan diletakkan di sepatu dekat jendela atau di bawah pohon natal. Mereka akan menunggu kado tersebut hingga tanggal 5 Januari.

11. Meksiko, Festival Selama 9 Hari

Lain perihal di Meksiko, negara yang ada dibagian tengah benua Amerika ini umumnya merayakan Natal dengan mengadakan festival sepanjang 9 hari lamanya. Tiap-tiap malamnya bakal ada pertujunkan bagus dari beragam keluarga yang tidak sama. Mereka juga umumnya jalan ke rumah-rumah warga yang tengah merayakan Natal serta memecahkan boneka (pinata) yang terbuat dari tanah liat hingga bikin semua hadiah dari boneka itu bakal jatuh menghujani peserta.

12. Australia, Berlibur Di Pantai

Biasanya di negara eropa, natal itu jatuh pada musim dingin. Tapi di Australia berbeda. Natal di Australia selalu bertepatan dengan musim panas. Sehingga perayaan natal di Australia itu selalu dilakukan di kolam renang, bisa di pantai atau bisa juga di pusat perbelanjaan. Olahraga kriket selalu diadakan dalam merayakan natal, biasanya diadakan sehari setelah natal. Diadakan juga acara perlombaan dayung. Lomba dayung itu dimulai dari Sydney hingga Hobar yang berada di pelabuhan Sydney. Kriket dan lomba dayung itu merupakan dua acara yang sangat sakral bagi warga Australia ketika natal tiba. Selain olahraga itu, mereka juga merayakan acara kumpul dan makan bersama keluarga tercinta ketika momen natal tiba.

Nah kesimpulannya, ternyata perayaan natal di setiap negara itu berbeda-beda dan dilakukan dengan cara mereka yang unik dan menarik. Silahkan anda pilih negara mana yang akan jadi tujuan anda untuk merayakan natal bersama keluarga, karena merayakan natal di luar negeri akan terasa sangat berkesan bagi anda dan keluarga. Namun, jika tidak anda bisa berkumpul saja di rumah bersama keluarga untuk lebih memaknai hari natal tahun ini.