Press "Enter" to skip to content

7 Kasus Menggemparkan Tanah Air Selama Tahun 2015 Hingga Disoroti Dunia

Comments

Beragam kasus menghebohkan yang terjadi di Tanah Air ternyata tidak hanya membuat geger Indonesia saja namun juga menjadi perhatian dunia. Seperti saat bocah malang Angeline ditemukan tewas terkubur di halaman belakang rumah ibu tirinya di Denpasar, Bali. Tidak hanya media Asia, laman dari Inggris dan Amerika juga turut memberitakan kasus-kasus yang booming di Indonesia. Berikut kasus yang mencuri perhatian dunia dalam sepanjang tahun 2015 :

1. Tragedi Kematian Bocah Angeline Disorot Dunia

Tragedi Kematian Bocah Angeline Disorot Dunia
Kisah tragis kematian bocah Angeline tidak hanya ramai di Tanah Air. Kematian Angeline menjadi duka yang mendalam bagi banyak orang. Terlebih saat ditemukan, kondisinya sangat mengenaskan. Sejak hilang pertengahan Mei 2015, banyak orang yang rela mencari Angeline dan menyebarkan foto serta pamflet di seluruh Bali. Akhirnya Angeline ditemukan meski dalam keadaan tidak bernyawa. Hal menyedihkan ini sontak mendapat perhatian serius banyak pihak, terutama Kepolisian. Karena pada mayat Angeline ditemukan tanda-tanda tidak wajar. Peristiwa tersebut menjadi sorotan dunia seperti salah satu situs di Bangkok memuat artikel berjudul ‘Angeline’s body found dead and buried in backyard’. Selain itu, media Australia juga menampilkan berita tewasnya Angeline yang tengah ramai di Indonesia. Portal berita Negeri Kanguru itu memberi tajuk ‘Missing Bali girl found buried in backyard’. Sementara media Thailand memampang artikel terkait bocah Angeline dengan judul ‘Bali police arrest six after missing schoolgirl found murdered’. Beberapa foto dari lokasi ditemukannya anak perempuan berusia 8 tahun itu juga diposting oleh European Pressphoto Agency (EPA). Jenazah siswa kelas 2 SD tersebut ditemukan di dekat kandang ayam di belakang rumahnya yang telah dikubur di antara pohon pisang. Polisi kemudian membawanya ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, untuk diautopsi.

2. Desahan di Kokpit Lion Air Disorot Dunia

Desahan di Kokpit Lion Air Disorot Dunia
Kasus desahan di kokpit maskapai penerbangan Lion Air ternyata tidak hanya marak diberitakan oleh Tanah Air. Dalam peristiwa tersebut seluruh penumpang JT 990 rute penerbangan Surabaya-Denpasar seketika terkejut. Tidak ada kata yang keluar dari mulut para penumpang Lion Air itu selain keheranan. Ada yang tidak biasa dari nada yang keluar dari pengeras suara. Terdengar suara aneh dan mendesah-desah dari speaker kabin selama perjalanan. Suara desah juga membuat jantung penumpang berdebar karena penumpang khawatir akan keselamatannya selama dalam perjalanan. Tidak terima dengan perlakuan kru maskapai swasta nasional bertarif rendah tersebut, Lambertus salah satu penumpang akhirnya memutuskan untuk mengklarifikasi langsung dengan pilot dan kopilot sesampainya di Ngurah Rai, Denpasar. Tetapi apa daya, pilot yang bertanggung jawab selama penerbangan tersebut menolak untuk menemui penumpangnya. Akhirnya, Lambertus memutuskan untuk menuliskan peristiwa itu di salah satu situs online. Kasus tersebut ternyata mencuri perhatian dunia. Seperti media Australia menuliskan kasus tersebut memicu maskapai penerbangan murah terbesar Indonesia itu melakukan penyelidikan internal. Langkah pencabutan izin terbang, sebagai kompensasi si kopilot yang mengaku menciptakan desahan menghebohkan yang dibuat sebagai kejutan ulang tahun juga dimuat media Inggris. Situs tersebut memberitakan bertajuk ‘Pilot banned from flying after offering divorced Air Hostess as compensation for a delay on a flight to Bali’. Sementara media Pakistan, menyebutkan dalam artikel ‘Indonesian pilot grounded for ‘offering hostess as compensation’. Situs Singapura Times pun tidak mau ketinggalan menulis kasus desahan di kokpit Lion Air tersebut. Laman tersebut menjudulinya Indonesia’s Lion Air grounds pilot for ‘offering flight attendant as compensation’ for delay. Sedangkan media Malaysia menulisnya dalam headline Outrage over attendant ‘offered’ for flight delay. Lalu media Selandia Baru memberikan tajuk Grounded pilot denies offering flight attendant to passenger.

3. Balapan Maut Lamborghini Vs Ferrari di Surabaya Disorot Dunia

Balapan Maut Lamborghini Vs Ferrari di Surabaya Disorot Dunia
Aksi balapan liar di Kota Surabaya, Jawa Timur yang memakan korban jiwa, tidak hanya ramai diperbincangkan di Tanah Air. Lamborghini yang melaju cepat ketika balapan dengan dengan mobil Ferrari merah di Jalan Manyar, Surabaya. Akibat senggolan, Lamborghini menabrak penjual susu dan pembelinya. 1 orang tewas, 2 luka-luka. Sementara mobil Ferrari kabur. Korban tewas akibat aksi balapan liar 2 mobil mewah Lamborghini dan Ferrari pada 29 November 2015 bernama Kuswarijono. Pasca Kecelakaan tersebut Dinas Sosial Kota Surabaya mendatangi rumah almarhum Kuswarijono. Mereka memberikan santunan dari Dinas Sosial Kota Surabaya, antara lain berupa beras dan sembako yang bisa dikonsumsi secara berkala hingga usia anak bungsu almarhum korban balapan Lamborghini dan Ferrari mencapai 18 tahun.‬ Sementara korban luka yang bernama Srikanti masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Haji Surabaya karena menderita patah tulang di bagian paha kirinya. Adapun korban luka yang lain yaitu Mujianto langsung dipulangkan setelah mendapatkan perawatan karena menderita luka ringan. Kabar kecelakaan Lamborghini maut itu ternyata juga telah mendunia. Beberapa media luar negeri turut memberitakan kecelakaan tragis Lamborghini yang merenggut nyawa Kuswarijono, serta melukai Srikanti dan Mujianto. Salah satu media Inggris memberi tajuk berita tersebut dengan ‘Shocking moment driver texts while hanging out of his wrecked Lamborghini – after mowing down three people and killing one’. Media Inggris lain juga turut menyenggol berita yang tengah hangat di Indonesia itu dengan judul ‘Driver who crashed Lamborghini ‘during supercar race’ killing man filmed texting from wrecked car window. Sementara media Australia mengangkat judul kecelakaan maut itu dengan ‘Lamborghini driver calmly texts on phone after fatal crash in Indonesia’. Sedangkan media Amerika Serikat, memberikan tajuk berita tersebut ‘Indonesia driver texts from wrecked Lamborghini after killing pedestrian, totaling car in street race with Ferrari’.

4. Tabrakan Metro Mini Vs KRL di Angke Mendunia

Tabrakan Metro Mini Vs KRL di Angke Mendunia
Setelah kecelakaan Lamborghini maut di Surabaya, Tanah Air kembali dilanda musibah yang melibatkan Commuter line atau KRL dan MetroMini. Insiden itu terjadi di Angke Tambora, Jakarta Barat. Seperti aksi balap liar maut yang menelan 1 korban jiwa, Kuswarijono, insiden kecelakaan KRL vs MetroMini ini 18 penumpang tewas juga menjadi sorotan dunia. Beberapa media luar negeri turut mengangkat pemberitaan tersebut. Dengan judul ’16 killed as train hits stray MetroMini bus in West Jakarta’ menghiasi headline media Thailand, Media Irlandia, Irish Independent, mengangkat lanjutan kecelakaan KRL dan MetroMini itu dengan memberikan tajuk ‘Eighteen die as train crashes into minibus’. Situs Singapura pun tidak ketinggalan yang mengupdate insiden itu dengan judul serupa ’18 killed in collision between train and bus in Jakarta’. Sementara ‘Bus and train crash in Indonesia kills 18’ bertengger di media Australia. Laman berita Amerika Serikat pun juga mengangkat berita yang tengah hangat dimuat media Indonesia. Mereka memberikan tajuk ‘Commuter train slams into passenger bus in Indonesia; 18 dead, 6 hurt’. Di Inggris salah satu media melabeli berita tersebut dengan judul lebih sederhana ‘Killed as Train Hits Stray MetroMini Bus in West Jakarta’.

5. Pilkada Serentak Indonesia Curi Perhatian Dunia

Pilkada Serentak Indonesia Curi Perhatian Dunia
Pemilihan Kepala Daerah atau pilkada serentak di 264 daerah di Indonesia digelar. Pemerintah menetapkan pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2015. Hari itu juga dijadikan sebagai hari libur nasional. Keputusan itu dibuat untuk memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara menggunakan hak pilihnya. Perhelatan yang tengah menjadi sorotan Tanah Air itu ternyata juga mencuri perhatian dunia. Beberapa media di luar negeri turut serta memberitakan gelaran pesta demokrasi di Indonesia itu. Salah satunya adalah laman dari Negeri Jiran yang memberikan tajuk perhelatan tersebut dengan ‘Indonesians vote in nationwide regional polls’. Media Singapura juga menuliskan artikel bertema serupa dengan judul ‘Indonesians vote in nationwide regional polls’. Sementara salah satu situs Amerika Serikat ikut serta memeriahkan pemberitaan pilkada serentak di Indonesia. ‘Indonesia Votes in Local Elections Amid Struggling Economy’, itulah judul yang media itu sematkan. Pesta demokrasi tersebut tidak kalah menarik perhatian media Vietnam. Laman Vietnam juga turut serta mengulas aksi pilkada serentak dengan tajuk ‘Indonesians vote in nationwide regional polls’. Sedangkan Bangkok Post memuatnya dengan ‘Indonesians vote in nationwide regional polls’.

6. Setya Novanto-Fadli Zon di Kampanye Donald Trump Disorot Dunia

Setya Novanto-Fadli Zon di Kampanye Donald Trump Disorot Dunia
Kemunculan Ketua DPR RI Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam rangkaian kampanye Donald Trump menjadi perhatian publik. Tidak hanya di Indonesia, kemunculan 2 tokoh tersebut juga mendapat sorotan dari banyak media. Trump mengadakan konferensi pers di Trump Tower di Kota New York. Konglomerat real estate itu meneguhkan niatnya sebagai calon presiden dari Partai Republik. Dan, pada akhir konferensi persnya, Donald Trump memperkenalkan Ketua DPR RI, Setya Novanto. Aksi Trump memperkenalkan Setya Novanto menjadi sorotan banyak media. “Di akhir konferensi pers, tanpa alasan jelas, Trump memperkenalkan Ketua DPR RI Setya Novanto,” demikian ditulis situs  Amerika Serikat. Situs lain juga memberitakan soal kejadian itu. “Dia berbalik dan merangkul seorang pria yang mengenakan jas hitam. “Seperti yang Anda tahu, ini adalah Ketua DPR Indonesia, dan Trump lantas memandang orang itu, yang maksud kehadirannya dalam acara itu tak jelas, dan bertanya: ‘Apakah orang Indonesia menyukai saya?” jelas disalah satu situs tersebut. Kabar serupa juga diberitakan di media Japan, Malaysia, China, dan Las Vegas. Situs lain bahkan mengunggah video berjudul, “Trump: One more thing, do they like me in Indonesia?” Dan situs media berpengaruh AS menyebut perkenalan Setya Novanto oleh Donald Trump sebagai, ‘And there was unexpected spectacle’. Sebuah kejadian tidak terduga.

7. Iklan Beli Rumah Bonus Nikahi Pemilik Ramai Disorot Media Asing

Iklan Beli Rumah Bonus Nikahi Pemilik Ramai Disorot Media Asing
Iklan beli rumah bonus nikahi pemilik yang dipasang seorang wanita bernama Winalia sempat menggegerkan dunia maya. Penawaran yang diposting pada 7 Maret 2015 tersebut telah menjadi sorotan. Tidak hanya di Indonesia, pemberitaan iklan penjualan rumah di situs jual-beli itu juga menarik perhatian dunia. Saat dikonfirmasi salah satu media, sang pemilik rumah mengaku kaget dengan iklan tersebut. Walaupun kaget, Lia tidak menampik ingin mencari jodoh. Di salah satu situs terpampang iklan sebuah rumah di Dusun Randu Gunting, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, DIY dijual dengan harga Rp 999 juta. Iklan itu di-upload oleh Dian. Ia kenal Dian melalui media Facebook dan meminta bantuan untuk menjual rumahnya. Winalia pun mengaku iklan itu bukanlah untuk sensasi semata. Sosok wanita yang mendambakan kepala rumah tangga bagi keluarganya itu mengaku sudah janda dua kali. Dengan suami pertama cerai. Ia kemudian pisah dengan suami kedua karena meninggal. Wanita yang genap berusia 40 tahun itu terkenal melalui media sosial terkait iklan jual beli rumah bonus dengan nikahi pemiliknya. Sementara salah satu situs di AS memuat berita tersebut berjudul ‘Good deal: Indonesian house for sale, free wife included’, menuliskan bahwa iklan penjualan rumah dari wanita berusia 40 tahun itu penawaran langka. Laman lain juga memuat iklan itu yang diberi judul ‘Indonesian woman sells home, along with hand in marriage’. Sedangkan situs Canada turut memuat berita terkait iklan itu dengan tajuk Wina Lia, Indonesian Homeowner, Sells Hand In Marriage Along With House’. Lalu Situs lain mempostingnya dengan judul ‘House for sale comes with ‘free wife’.  Salah satu situs di New York, mereka melabeli artikel terkait dengan ‘This Indonesian House Is for Sale and Comes With a Pond, a Backyard and … a Wife’.

Sepanjang tahun 2015 Indonesia memang banyak memilki kasus yang ramai di beritakan di tanah air. Namun dari Sederet berita tersebut yang menjadi perbincangan di Tanah Air mampu mencuri perhatian media luar negeri. Semoga ditahun 2016 kasus di Indonesia berkurang dan menjadi negara yang tentram.