Press "Enter" to skip to content

Gempa Terdahsyat Di 9 Negara Yang Menelan Banyak Korban Di Tahun 2015

Comments

Indonesia kembali diguncang gempa dengan kekuatan 6,1 di Tarakan, Nunukan, dan Tanjung Selor. Hampir seluruh wilayah Indonesia di tahun 2015 ini dilanda gempa, namun untungnya tidak ada korban jiwa walaupun kerugiannya tidak sedikit. Dan ternyata dunia Internasional di tahun 2015 juga banyak terguncang gempa, bahkan ada yang menelan korban jiwa. Berikut negara-negara yang terkena dampak besar dari guncangan gempa:

1. Chile

Chile
Gempa bumi kuat 8,3 skala Richter (SR) melanda lepas pantai Chile pada Rabu 16 September 2015 waktu setempat. Pemerintah Chile mengkonfirmasi bahwa korban tewas akibat yang melanda pada Kamis (17/9/2015), bertambah menjadi 12 jiwa. Sekitar satu juta warga terpaksa dievakuasi menyusul gempa yang mengguncang sebelah barat Illapel itu. Gempa sempat memicu kekhawatiran terjadi tsunami di hingga ke beberapa negara. Sementara Pemerintah Chile menetapkan status darurat bencana di wilayah pesisir Coquimbo. Menurut pihak Angkatan Laut Chile, tinggi gelombang mencapai 15 kaki. Lewat satu hari pasca gempa, tsunami benar-benar tejadi di beberapa pesisir Chile. Sedikitnya 8 orang tewas dalam musibah ini, Jum’at (18/9/2015). Program mencatat sedikitnya ada 5 kali gempa bumi susulan pasca gempa besar Chile 8,3 SR. Keempat gempa susulan sama-sama terjadi di Kota Illapel, Chile. Masing-masing berkekuatan 6.4 SR (16/9), 7.0 SR (16/9), 6.4 SR (17/9), 6.7 SR (17/9).

2. Argentina

Argentina
Gempa berkekuatan sedang telah merobohkan gedung-gedung dan menewaskan sedikitnya dua orang dan 15 luka-luka di Provinsi Salta, Argentina utara. Badan Survei Geologi Amerika mengatakan pusat gempa berkekuatan 5,9 skala Richter itu sekitar 21 km arah timur dari Kota El Galpon, Argentina. Kedalaman gempa yang terjadi Sabtu pagi waktu setempat itu adalah 8,2 km. Kantor berita milik pemerintah, Telam, melaporkan bahwa seorang perempuan tewas akibat gempa dan gambar-gambar yang beredar lewat media sosial menunjukkan beberapa gedung roboh. Sementara Lembaga Pencegahan Seismik Nasional Argentina mengatakan gempa itu dirasakan kuat di Kota Salta, yang berjarak sekitar 120 kilometer dari pusat gempa.

3. Kongo

Kongo
Gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) mengguncang Republik Demokratik Kongo. Tiga orang tewas dalam kejadian ini. Gungcangan melanda 40 kilometer sebelah utara Bukavu. Lokasi ini tidak jauh dari perbatasan dengan Rwanda. Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebutkan kekuatan gempa mencapai 5,8 SR. “Tiga warga tewas dalam kejadian ini, termasuk dua anak-anak di sebuah rumah di Bukavu. Sementara satu korban tewas lainnya adalah seorang petugas polisi di dekat bandara,” ujar Juru Bicara Pemerintah Kongo Lambert Mende, seperti dikutip Reuters, Jumat (7/8/2015). Menurut keterangan pihak berwenang setempat, ada kekhawatiran bahwa jumlah korban tewas akan bertambah. Namun tidak ada kerusakan berarti dilaporkan di kota tersebut. Gempa ini justru menimbulkan kekhawatiran bisa mempengaruhi Gunung Nyiragongo, di sebelah utara Goma. Gunung berapi itu merupakan yang paling aktif di Afrika dan pernah meletus pada 2002 lalu.

4. Malaysia

Malaysia
Gempa 6.0 SR terjadi di Ranau, Sabah pada jam 7.15 pagi pada hari Jumaat 5 Jun 2015. Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Nasional, seperti dikutip Bernama, menjelaskan getaran gempa tersebut dirasakan di banyak tempat di Sabah, termasuk Ranau, Tambun, Pedalaman, Tuaran, Kota Kinabalu, dan Kota Belud. Selain merusak bangunan dan infrastruktur, gempa tersebut juga menyebabkan ikon puncak Gunung Kinabalu yang dikenal sebagai Donkey’s Ear Peak (Telinga Keledai) patah. Korban meninggal sejumlah 19 orang dan kebanyakan dari pendaki gunung Kinabalu.

5. Afghanistan Dan Pakistan

Afghanistan Dan Pakistan
Gempa berkekuatan 7,5 skala Richter mengguncang Afganistan pada Senin (26/10/2015). Getaran gempa terasa hingga di Pakistan, tim Survei Geologi Amerika Serikat menyatakan, gempa bumi tersebut terasa juga India. Berdasarkan catatan Tim Survei, pusat gempa di kedalaman 196 km dan berpusat di 82 km tenggara Faizabad di wilayah terjauh Afganistan, yakni di pegunungan Hindu Kush. Total korban tewas terus bertambah. Laporan resmi dari Afghanistan dan Pakistan menunjukkan, total korban mencapai 508 korban jiwa dan ribuan terluka. Jumlah ini diprediksi masih akan bertambah karena komunikasi di wilayah pegunungan Hindukush yang terletak dekat pusat gempa tidak berfungsi. Bulan berikutnya yakni Minggu (22/11/2015) malam waktu setempat, gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter mengguncang wilayah utara Afghanistan. Menurut laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa berlokasi sekitar 22 kilometer dari Ashkasham, dan 300 km dari Kabul, dengan kedalaman 92,4 km.

6. Tajikistan

Tajikistan
Gempa dengan kekuatan 7,2 SR mengguncang salah satu negara di Asia Tengah, Tajikistan pada Senin, (7/12/2015). US Geological Survey atau Badan Survei Geologi AS menyebutkan, kedalaman gempat tersebut berada 25 kilometer dari permukaan tanah dengan pusat lindu 345 kilometer dari ibukota Dushanbe. Dikabarkan 2 orang tewas dan 13 orang terluka.

7. Nepal

Gempa Terdahsyat Di 9 Negara Yang Menelan Banyak Korban Di Tahun 2015
Dampak gempa 7,9 skala Richter (SR) di Nepal begitu dahsyat. Tiga hari pasca lindu itu, jumlah korban tewasnya pun dilaporkan mencapai lebih dari 3 ribu jiwa. “Jumlah korban tewas akibat gempa Nepal meningkat menjadi 3.218 orang,” kata polisi setempat kepada kantor berita Reuters yang dikutip Senin (27/4/2015). Sementara sekitar 6.538 lainnya diyakini luka-luka, akibat gempa yang disebut-sebut sebagai bencana terburuk di negara itu selama 80 tahun terakhir. Gempa bumi di Nepal juga mengakibatkan ribuan orang kehilangan rumah mereka. Sejumlah ‘kampung tenda’ pun kini bermunculan di mana-mana. Sebagian besar ‘kampung tenda’ berada di Kathmandu, mengingat pusat gempa tidak jauh dari ibukota Nepal tersebut. Upaya untuk menyelamatkan korban-korban dari reruntuhan bangunan di Kathmandu masih berlangsung sampai Minggu 26 April malam waktu setempat. Sejumlah badan kemanusiaan dunia mulai berdatangan, guna membantu upaya tersebut. Hingga bulan mei, korban jiwa mencapai 8.902 dan 250 hilang.

8. Pakistan

Pakistan
Sedikitnya tiga orang tewas akibat gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter yang melanda Pakistan. Terdapat seorang anak di antara korban tewas ini. Seperti dilansir AFP, Sabtu (25/7/2015), Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa bumi berpusat di lokasi sejauh 15 kilometer sebelah timur laut ibukota Islamabad. Pusat gempa ini ada di kedalaman 26 kilometer dari permukaan bumi. Seorang pejabat kota Abbottabad menuturkan, dua wanita dan seorang anak berusia 9 tahun tewas setelah tertimpa rumah mereka yang roboh akibat gempa pada Sabtu (25/7) pagi waktu setempat.

9. Yunani

Yunani
Gempa bumi kuat mengguncang bagian barat Yunani, Lefkada pada Selasa waktu setempat. Kekuatannya diperkirakan 6,7 skala Richter (SR). Sebelumnya, US Geological Survey (USGS) atau Badan Survei Geologi AS melaporkan pusat gempa berkekuatan 6,7 SR itu terjadi 10 km di bawah permukaan bumi. Namun menurut analisa kedua, besaran lindu tercatat 6,8 SR pada pusat kedalaman 5 km. Dilansir dari SF Gate, menurut USGS, gempa di lepas pantai Yunani di Laut Ionia — sekitar 180 mil dari Athena — terjadi pada pukul 07.10 waktu setempat. Menurut surat kabar Yunani berbahasa Inggris, Kathimerini, getaran terasa hingga ibukota Athena. Geodynamic Institute setempat menempatkan besarnya gempa tersebut 6 SR, berbeda dengan perhitungan USGS. Gempa ini membuat 2 wanita tua meninggal dan 8 terluka di pulau Lefkas.

Di tahun 2015 ini banyak sekali terjadi gempa dahsyat yang menelan jiwa maupun tidak di seluruh bgian Bumi. Namun 9 negara diatas adalah daerah yang mengalami gempa besar hingga menelan korban jiwa.