10 Fenomena Alam Berwarna Biru Yang Sangat Langka Dan Mempesona

Di dunia ini banyak terjadi fenomena-fenomena aneh dan unik yang terjadi di luar nalar kita. Salah satunya adalah fenomena alam yang berwarna biru yang menarik untuk kita ketahui. Dan berikut fenomena alam berwarna biru tersebut:

1. Salju Warna Biru

Salju Warna Biru
Setelah sempat dihantam meteorit pada 2013 silam, wilayah yang terletak di Pegunungan Ural yaitu di Chelyabinsk, Rusia kini diselimuti oleh salju berwarna biru bukan putih seperti pada umumnya. Salju unik itu menutup jalan-jalan di wilayah Chelyabinsk. Atap-atap rumah penduduk pun tampak penuh dengan timbunan salju berwarna biru tersebut. Menurut Dmitry, warga Chelyabinsk, salju dengan warna tak lazim ini tercium bau mirip dengan besi. Warga khawatir jika salju tersebut dapat berbahaya terhadap kesehatan. Apalagi ada warga yang mengeluh sakit setelah kontak dengan salju unik itu. Namun, media setempat akhirnya berhasil memecahkan misteri salju berwarna biru ini. Rupanya warna biru itu disebabkan oleh tumpahan zat perwarna dari perusahaan Viteks. Pihak perusahaan pun menjamin bahan pewarna yang bocor ini tidak berbahaya bagi warga. Dan di tahun ini, pada tanggal 6 Februari, juga terjadi hal aneh di Rusia. Seluruh permukaan kota Saratov di Rusia seperti dicat warna oranye alias jingga. Hal ini terjadi, karena adanya salju berwarna oranye yang jatuh dari langit. Sama seperti salju biru di atas. warga juga mengkhawatirkan kalau salju oranye itu mengandung bahan kimia atau radiasi berbahaya. Namun ternyata warna oranye sebenarnya hasil pasir dari Sahara yang terbawa ke Rusia oleh angin topan..

2. Bulan Biru

Bulan Biru
Fenomena langka terlihat di langit malam pada tanggal 31 Juli 2015 kemarin dengan hadirnya bulan biru atau Blue Moon. Berbagai mitos pun banya dihubungkan dengan adanya Bulan Biru atau Blue Moon,sebagian ilmuwan pun mengatakan jika fenomena Bulan Biru atau Blue Moon memiliki keterkaitan dengan tingkah laku manusia sehari-hari. Peneliti dari University Of Colorado Richard Keen mengatakan bahwa fenomena Bulan Biru atau Blue Moon ditimbulkan dari letusan partikel yang menyemburkan cahaya matahari yang dipantulkan bulan,Fenomena Blue Moon ini dikaitkan dengan aktivitas gunung merapi. Bulan Biru atau Blue Moon pernah terjadi pada tahun 1883 yang di laporkan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat NASA,bulan terlihat berwarna biru setelah meletusnya gunung Krakatau pada tahun tersebut. Abu Vulkanik yang di semburkan gunung Krakatau menutupi hampir seluruh lapisan bumi,danpada saat itu pun bulan terlihat berwarna biru. letusan Gunung St Helen pada tahun 1980, dan Gunung El Chicon pada tahun 1983 di meksiko juga menyebabkan bulan terlihat biru. Fenomena Bulan Biru tidak hanya terjadi saat Bulan purnama saja,Bulan biru bisa terjadi sepanjang hari seperti pada tahun 1883 setelah meletusnya gunung Krakatau. Blue Moon biasanya terjadi dikarenakan tiap tahun Bumi mengalami 12 kali purnama yaitu setiap bulan. Tapi di beberapa kali kesempatan, Bumi mendapatkan purnama ekstra. Hal ini terjadi karena ketidaksinkronan antara rotasi Bulan dan Bumi. Bulan berotasi 29 hari, sementara Bumi 30 hari, kecuali Februari. Itulah yang menyebabkan purnama hadir dua kali dalam sebulan. Dan menurut perhitungan, blue moon terjadi tiap 2,7 tahun sekali, seperti ditulis oleh SPACE.

3. Blue Fire Atau Lava Biru

Blue Fire Atau Lava Biru
Kawah Ijen di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur tak hanya indah, tapi juga misterius. Salah satunya, lava berpendar biru spektakuler yang menyembur dari dalam gunung. Joseph Stromberg dari Smithsonian berbicara pada fotografer Olivier Grunewald — yang sedang membuat film dokumenter di Ijen bersama Regis Etienne, dari Society for Volcanology Jenewa — untuk mendapatkan penjelasan apa yang sebenarnya terjadi pada Kawah Ijen. Ini jawabannya: meski penampakan lava biru adalah nyata, bukan batuan cair itu yang bertanggung jawab atas warnanya. Pendar biru berasal dari gas sulfur. Cahaya biru itu, yang tak biasa ditemukan di gunung berapi, bukan disebabkan oleh lava itu sendiri, melainkan disebabkan pembakaran gas belerang yang kontak dengan udara pada suhu di atas 360 derajat Celcius. Di siang hari, lava yang muncul dari Bumi pada suhu amat tinggi di Ijen tak berbeda tampilan dengan lava di gunung lain — yang memancarkan warna merah atau oranye, tergantung komposisi mineralnya. Saat kontak dengan oksigen di udara dan dipicu oleh lava, sulfur mudah terbakar dan memicu api yang berwarna biru cerah. Api biru yang berpendar menghasilkan foto-foto dramatis, indah, bahkan surealis.

4. Laut Biru

Laut Biru
Salah satunya adalah yang terjadi di laut california, Amerika Serikat. Di tempat ini terdapat satu fenomena unik yaitu ketika malam tiba terdapat cahaya warna biru terang. Kilauan cahaya berwarna biru tersebut disebabkan oleh ribuan alga yang sedang mekar. Ombak laut yang menyapu secara berkala membuat kumpulan alga mengeluarkan cahaya biru yang disebut bioluminescence, yakni mahluk hidup yang bisa menghasilkan cahaya alami yang terbentuk dari reaksi kimia yang dihasilkannya. Mahluk laut tersebut kebanyakan adalah mikroorganisme atau plankton. Laut yang berwarna biru lainnya terdapat di Maladewa, Mosquito Bay di Puerto Rico (Getty Images), San Diego, Tiongkok, dan masih banyak lagi. Pulau Tasmania juga memiliki laut biru yang disebabkan oleh kumpulan miliaran organisme sel tunggal yang bernama noctiluca scintillans.

5. Danau Biru

Danau Biru
Di negara Jepang terdapat sebuah danau yang sangat indah. Danau ini terletak di tepi kiri sungai ibigawa bagian tenggara kota biei hokkaido, Jepang. Yang membuat danau ini berbeda dengan danau yang biasa kita temui adalah airnya yang berwarna biru hingga dikenal danau biru oleh masyarakat jepang. Selain berwarna biru danau ini juga memiliki sumber mata air panas yang berada di kaki gunung takachi. Danau biru terbentuk dari letusan gunung takachi pada tahun 1988. Letusan yang sangat dahsyat pada saat itu telah mengakibatkan terbentuknya kawah. Sementara pemerintah jepang yang terdahulu telah membuat bendungan sebagai penangkal banjir. Namun bendungan itu jebol dan mengalir ke kawah letusan gunung takachi. Lama kelamaan kawah sisa letusan gunung takachi tersebut berubah menjadi danau. Air danau yang berwarna biru ini terbentuk berkat proses alami. Didalamnya terdapat kandungan alumunium hidroksida yang dapat memantulkan sinar matahari menjadi berwarna biru. Karena keunikannya dan keadaan sekelilingnya yang sangat indah, danau biru menjadi tempat primadona wisata baik bagi wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

6. Sungai Biru

Sungai Biru
Di costarica ada satu sungai yang bernama Rio Celeste. Warna biru tersebut terbentuk karena reaksi kimia antara sulfur dan kalsium karbonat yang terkandung dalam sungai rio celeste. Kandungan dua bahan kimia tersebut ada karena sungai terhubung dengan aktifitas gunung berapi tenorio. Di Sulawesi dan Filipina juga terdapat sungai biru, ada juga sungai biru Greenland yang terbentuk dari lelehan salju, dan memiliki bentuk yang berubah-ubah setiap tahunnya.

7. Hutan Berwarna Biru

Hutan Berwarna Biru
Jika umumnya sebuah hutan didominasi oleh warna hijau, lain halnya dengan hutan di Hallerbos, Belgia. Pada musim tertentu, hutan ini berubah warna menjadi biru. Fenomena alam tersebut sangat menarik untuk dilihat langsung. Terletak di antara perbatasan Flanders dan Wallonia, sekitar 30 menit arah selatan Brussel, terdapat Hutan Hallerbos atau Halle’s Wood yang terkenal karena berwarna biru. Hutan biru di Hallerbos terjadi karena suatu fenomena alam. Setiap tahunnya, sekitar akhir April hingga awal Mei, beberapa hektar bagian Hutan Hallerboss ditutupi oleh karpet biru indah yang merupakan bunga Bluebell Hyacinths. Umumnya pada awal musim semi, dedaunan memenuhi hutan layaknya kanopi. Sinar matahari masuk menyelinap melalui batang pohon dan menyinari bunga bluebell, sehingga warnanya semakin menyala biru keunguan. Seketika hamparan karpet bunga bluebell memenuhi seluruh isi hutan. Sejauh mata memandang, hanya ada warna biru di sekitar pohon, lembah, hingga sungai. Pada awalnya, Hutan Hallerbos merupakan bagian dari Hutan Sonian, hutan terbesar di Eropa. Saat Perang Dunia Pertama, Hutan Hallerbos yang asli hancur oleh pasukan tentara. Kemudian antara tahun 1930 dan 1950, dilakukan upaya revitalisasi. Namun memang, bunga bluebell sudah ada dan tumbuh liar sejak ratusan tahun silam.

8. Gunung Es Berwarna Biru

Gunung Es Berwarna Biru
Fenomena langka di Kutub Selatan membuat sejumlah fotografer terkejut. Fenomena itu berbentuk gunung es berwarna biru yang muncul di benua Antartika itu. Dilansir Dailymail, Selasa (20/1/2015), fotografer asal Amerika Serikat, Alex Cornell, menjadi yang pertama mengabadikan fenomena ini. Dia memberi titel “Blue Berg” pada foto hasil jepretannya. Cornell mengatakan gunung es tersebut adalah lapisan bawah yang terbalik akibat fenomena alam. Cornell memperkirakan, ketidakseimbangan air yang membeku membuat posisinya perlahan terbalik. “Biasanya gunung es berwarna putih, dengan aksen biru di bagian yang dekat air. Ini sebaliknya warnanya benar-benar biru. Lebih seperti artefak es,” tambahnya. Cornell memperkirakan kemungkinan gunung es ini telah berusia cukup. Para ahli pun mengatakan, usia gunung es bisa saja ratusan hingga ribuan tahun. Massa air garam memang jauh lebih padat dari pada air tawar, hal ini yang menyebabkan gunung es dapat mengapung. Sekitar 90% bagian dari gunung es memang berada di bawah permukaan air.

9. Kehidupan Berwarna Biru

Kehidupan Berwarna Biru
Warna biru punya efek yang mengagumkan di alam semesta. Warna ini dapat ditemukan pada sayap kupu-kupu yang seperti pelangi, kalajengking yang menyala atau bulu burung yang terang. Warna ini tidak banyak dihasilkan oleh pigmen melainkan oleh bias cahaya. Di lautan kita, warna biru ditemukan dalam organisme seperti karang Alcyonacea yang lembut. Warna biru sayap kupu-kupu morpho yang terang menyala (Morpho peleides) disebabkan oleh sisik mikroskopik yang memantul. Serangga besar ini dapat ditemukan di hutan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Ritus kawin burung booby (Sula Nebouxii) yang flamboyan memperlihatkan sang jantan tampak membusungkan dada, memamerkan kaki yang berwarna terang kepada sang betina sebelum memberikan bahan-bahan untuk membuat sarang. Burung laut tropis ini hidup di Amerika dan terkenal karena menjadi bahan penelitian Charles Darwin ketika berkunjung ke kepulauan Galapagos. Kalajengking, seperti misalnya spesies berbulu yang tinggal di padang pasir ini, memancarkan cahaya biru kehijauan di bawah cahaya ultraungu. Fenomena ini disebabkan oleh bahan kimia yang terdapat di kerangka luar hewan ini yang mengubah cahaya ultraungu menjadi cahaya yang dapat dilihat oleh mata. Telur berwarna biru merupakan sesuatu yang biasa diantara burung, seperti misalnya pada burung dunnock. Warna ini disebabkan oleh pigmen yang disebut biliverdin. Warna biru burung seperti misalnya blue jays, burung biru dan burung kolibri, merupakan hasil pembiasan cahaya yang disebabkan oleh struktur bulu (ini dikenal sebagai “warna struktural”). Lobster hidup biasanya berwarna campuran antara cokelat, merah dan hijau. Jarang yang berwarna biru terang. Baru-baru ini, seekor lobster biru ditangkap di Negara Bagian Maine, AS, dan dipisahkan dari yang lain. Lalu ada katak biru yang beracun. Dan ikan di laut seperti ikan lentera laut yang menghasilkan cahaya biru dalam organ yang disebut sebagai photophores. Cahaya biru dan hijau adalah yang paling banyak ditemukan di laut. Makhluk laut menggunakan bioluminescence untuk menarik perhatian mangsa, membingungkan pemangsa dan mencari pasangan kawin.

10. Gua Biru

Gua Biru
Gua ais kristal biru di Iceland, terjadi karena tindakan tudung ais Vatnajokull di selatan pulau gunung berapi, Gua Kristal biru gelap ini telah dibentuk oleh glasier memenuhi persisiran pantai. Ais berabad lama telah datang dari lereng Gunung Oaefajokull yang setinggi 6,921 kaki, gunung berapi aktif tertinggi di Iceland, telah memampat semua udara dari ais menambah tekstur dan warna gua. Gua yang berwarna biru lainnya yaitu Gua es di laguna beku gletser Svínafellsjökull di Skaftafell, Islandia. Es yang sudah berumur tua ini menuruni lereng Öræfajökull melalui gletser Svínafellsjökull, kini telah bermetamorfosis menjadi es gletser yang bertekanan tinggi sehingga berisi hampir tidak ada gelembung udara. Kurangnya udara berarti menyerap hampir semua cahaya yang tampak, melainkan hanya fraksi biru yang kemudian terlihat dengan mata telanjang. Namun, es biru ini dapat dilihat hanya dalam kondisi tertentu. Hal ini dapat dilihat di musim dingin setelah hujan turun lama ketika lapisan permukaan gletser telah hanyut. Hal ini dapat dilihat dari dalam gua es. Marble Caves (Chile) juga berwarna biru, gua ini sangatlah unik karena memiliki dinding marmer secara alami dan juga memiliki air yang berwarna biru jernih serta keindahannya yang ditambah dengan pantulan sinar matahari dari danau dibawahnya. sangat menakjubkan.

Gejala atau fenomena langka ini terjadi di suatu objek di berbagai tempat di dunia. Keunikannya ini akan mengundang decak kagum dan membuat banyak orang berbondong-bondong untuk mencari tahu serta mengunjungi tempat-tempat indah tersebut.