Menguak Misteri Planet Mars Yang Digadang-Gadang Menjadi Pengganti Bumi

Akhir-akhir ini Planet tetangga terdekat Bumi yaitu Mars sedang menarik perhatian khalayak dunia. Kendaraan antariksa yang disebar di permukaan planet tersebut berhasil mengungkap fakta-fakta. Fakta baru itu beragam, mulai dari yang memberikan tanda pernah adanya kehidupan, memaparkan bahaya hidup di Mars, hingga kemiripan Mars dengan Bumi. Berikut penemuan-penemuannya:

1. NASA Temukan Air Di Mars

NASA Temukan Air Di Mars
Para ilmuwan NASA telah menemukan bukti terkuat tentang keberadaan air mengalir di Mars. Instrumen pencitraan milik NASA, Mars Reconnaissance Orbiter, mengidentifikasi bukti mineral terhidrasi yang disebut perklorat, yang telah membentuk garis-garis di lereng di permukaan Mars. Beberapa perklorat dapat menjaga air dari pembekuan, bahkan pada suhu sedingin -94 derajat Fahrenheit. Perklorat itu membentuk garis-garis di lereng Mars selama musim hangat planet ketika suhu naik di atas -10 derajat Fahrenheit. Garis-garis itu disebut recurring slope lineae (RSL), yang kemudian menghilang selama musim dingin. Ini berarti, lanjut Ojha, air di Mars adalah asin, bukan murni. Hal ini masuk akal karena garam menurunkan titik beku air. Bahkan jika RSL sedikit di bawah tanah, di mana suhunya lebih dingin dari suhu permukaan, garam akan menjaga air dalam bentuk cair dan memungkinkan untuk mengalir menuruni lereng Mars. Dalam banyak hal Mars mirip dengan Bumi, kata direktur ilmu planet NASA, Jim Green. Planet tersebut memiliki suasana yang luas, dan sebagian ditutupi setidaknya oleh satu samudra besar. Samudra itu kehilangan semua air permukaan terhadap perubahan dramatis dalam iklimnya. Namun, Mars tampaknya mempertahankan beberapa hal yang menjaga kelembapan. Mars memiliki sumber daya lainnya yang dapat memungkinkan tumbuh tanaman, termasuk nitrogen dan karbon dioksida. Para calon petani bisa membangun rumah kaca di planet yang bisa tumbuh tanaman, bahkan makanan untuk penduduk. Pengumuman hari ini, tambah Grunsfeld, memberikan lebih banyak alasan untuk mengirim astrobiologis dan ilmuwan lain untuk menjawab pertanyaan, apakah ada kehidupan di planet ini.

2. Nitrogen Ditemukan Di Mars

Nitrogen Ditemukan Di Mars
Para peneliti antariksa AS mengatakan, Selasa (24/3/2015), bahwa mereka menemukan lebih banyak bukti bahwa planet Mars suatu waktu dapat menyokong kehidupan. Para ilmuwan NASA mengatakan kendaraan penjelajah Curiosity menemukan nitrat di batuan Mars. Nitrat adalah senyawa yang mengandung nitrogen, unsur penting bagi kehidupan. Namun para ilmuwan tersebut mengatakan tidak ada bukti bahwa nitrogen itu berasal dari makhluk hidup, dan mereka menekankan bahwa permukaan Mars tidak dapat menyokong semua bentuk kehidupan. Mereka mengatakan bahwa nitrat tersebut purba dan barangkali berasal dari meteorit atau sambaran petir.

3. Kabut Misterius Yang Selimuti Planet Mars

Kabut Misterius Yang Selimuti Planet Mars
Para ilmuwan tengah dibuat terheran-heran dengan adanya kabut misterius yang selimuti Planet Mars. Pada awalnya obyek berupa “sekumpulan kabut” yang menghiasi planet ini ditemukan oleh para astronom pada tahun 2012, dan muncul dua kali sebelum akhirnya menghilang. Saat ini, para ilmuwan tengah menganalisis sejumlah foto dan mengatakan bahwa mengatakan kabut asap ini membentang sejauh 1.000 km, lebih luas dari yang terlihat sebelumnya. Para peneliti menulis dalam jurnal Nature, mereka percaya bahwa kabut itu bisa menjadi awan besar atau aurora yang sangat cerah. Namun, mereka tidak yakin bagaimana kabut ini bisa terbentuk dan mencapai bagian atas atmosfer Mars. Menurut seorang ilmuwan planet dari Badan Antariksa Eropa, hal ini menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Jaringan astronom amatir dari seluruh dunia tetap mengawasi Planet Merah itu melalui teleskopnya. Mereka pertama kali melihat kabut aneh itu pada Maret 2012 di atas belahan bumi selatan Mars. Damian Peach, satu dari sekelompok astronom amatir pertama yang menangkap gambar dari fenomena tersebut, mengatakan, “Saya melihat proyeksi ini mencuat dari sisi planet. Ketika pertama kali melihat fenomena ini, saya pikir ada masalah dengan teleskop atau kamera saya. “Tapi ketika saya lebih meneliti lagi foto ini, saya menyadari bahwa hal itu nyata—dan cukup mengejutkan.”

4. Senyawa Organik Dan Metana Ditemukan di Mars

Senyawa Organik Dan Metana Ditemukan di Mars
Melalui Curiosity, wahana penjelajah Mars, ternyata para peneliti NASA telah menemukan senyawa organik di Mars. Senyawa-senyawa yang mengandung karbon ini ditemukan dalam sampel-sampel yang dibor dari batu prasejarah. Penemuan ini merupakan sebuah deteksi definitif pertama dari senyawa-senyawa organik di permukaan Mars. Tak hanya itu, para ilmuwan NASA mengatakan, mereka juga telah menemukan semprotan gas metana di atmosfer—sebuah bahan kimia yang terkait dengan kehidupan di Bumi. Meski begitu, studi-studi tambahan tetap diperlukan untuk menentukan, apakah senyawa organik dan/atau gas metana yang diproduksi berasal dari proses geokimia, atau tidak. \

5. Senja Di Planet Mars Warna Biru

Senja Di Planet Mars Warna Biru
Picture of the Day dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada Minggu (2/3), mengungkapkan seperti apa penampakan senja di Planet Mars. Debu dan atmosfer tipis memang membuat Mars memiliki langit yang berwarna merah. Namun, debu juga menghamburkan cahaya yang dipancarkan Matahari sehingga senja di planet merah itu punya warna biru. Oleh karena jarak, senja di Mars tak begitu terang, dan Matahari pun tampak lebih kecil. Citra senja di Mars diperoleh dari hasil olahan foto yang ditangkap oleh kendaraan antariksa Spirit. Kendaraan tersebut berada di Mars sejak 2005. Citra memang sedikit dilebihkan, tetapi tak jauh berbeda jika secara asli disaksikan manusia. Spirit memotret pemandangan senja di Mars itu pada 489 hari Mars (sol) ketika ia beroperasi. Satu sol sama dengan 1,026491 hari Bumi. Menurut NASA, Spirit memotret senja itu pada pukul 18.07 waktu Mars. Selain di Mars, senja berwarna biru juga terdapat di Planet Osiris atau HD 209458 b, sebuah planet ekstra-surya yang berjarak 150 tahun cahaya dari Bumi, dan mengobrit bintang HD 209458. Senja biru di planet itu diketahui lewat hasil pengamatan teleskop Hubble.

6. Setelah Hilang Bertahun-Tahun, Beagle 2 Ditemukan di Permukaan Mars

Setelah Hilang Bertahun-Tahun, Beagle 2 Ditemukan di Permukaan Mars
Setelah dinyatakan hilang lebih dari satu dekade, wahana Beagle 2 akhirnya ditemukan. Sejak pendaratannya di Mars pada Natal tahun 2003 silam, wahana ini tidak dapat terdeteksi. Penemuan ini menunjukkan bahwa misi yang diemban Beagle 2 telah berjalan dengan sukses. Badan Antariksa Inggris itu mengatakan bahwa sebagian wahana yang berfungsi itu akan menjelaskan alasan tidak ada sinyal atau data diterima dari Beagle 2. Lebih lanjut mereka menjelaskan penyebab tidak ada kabarnya Beagle 2 disebabkan fungsi penuh seluruh panel surya diperlukan untuk mengirimkan data dan menerima perintah dari Bumi. Dikutip dari ABC News, Chef Executive Badan Antariksa Inggris David Parker mengatakan, “Sejarah eksplorasi ruang angkasa ditandai dengan kesuksesan dan kegagalan.” Menurutnya temuan ini membuat kasus bahwa Beagle 2 lebih sukses daripada sebelumnya kita tahu dan tidak diragukan lagi merupakan langkah penting dalam melanjutkan eksplorasi Eropa Mars. The British-built Beagle 2 diluncurkan pada Badan Antariksa Eropa untuk mengorbit Mars Express dan seharusnya mencari kehidupan. Setelah proyek ini gagal, dua pesawat ruang angkasa AS mendarat di Mars dan dikirim kembali banyak gambar dan data ilmiah yang luas. Badan Antariksa Inggris mengungkap bahwa ada bukti jelas penemuan wahana yang hilang itu melalui gambar-gambar satelit yang diambil oleh pesawat milik NASA yang disebut Mars Reconnaissance Orbiter.

7. Upaya Menumbuhkan Selada Di Mars
Upaya Menumbuhkan Selada Di MarsSekelompok mahasiswa dari Southampton University sedang mencari dana agar bisa mengirimkan bibit selada di kapsul yang akan mendarat di Mars tahun 2018 nanti. Tak hanya mahasiswa, dari kelompok itu juga ada ilmuwan dan mahasiswa pascasarjana juga. Mereka mencoba selada sebab dalam eksperimen di stasiun luar angkasa internasional selada bisa tumbuh. Selada juga memiliki kandungan nutrisi yang bagus serta cocok tumbuh di rumah hijau. Bibit selada akan dibekukan selama perjalanan tujuh bulan dengan roket. Ketika mendarat bibit itu akan dihangatkan sampai 21 derajat celsius. Karbon dioksida akan dipanaskan dan oksigen akan diproduksi lewat air yang diproses secara elektrolisis. Cahaya dari matahari dan lampu LED akan memfasilitasi proses fotosintesis. Dalam empat minggu selada akan tumbuh di Mars. Agar bebas virus maka semua peralatan akan disterilkan. Misi Mars One adalah misi ambisius yang bercita-cita akan memulai koloni manusia di Mars. Misi ini berencana tahun 2022 nanti akan mengirimkan empat orang ke Mars setiap dua tahun. Selada akan tumbuh di Mars menjadi salah satu elemen kolonisasi manusia di Mars.

8. Foto Terbaru NASA, Ada Kehidupan Di Planet Mars

Foto Terbaru NASA, Ada Kehidupan Di Planet Mars
Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) merilis foto terbaru yang menimbulkan dugaan adanya kehidupan di planet Mars. Foto-foto yang diambil oleh kamera navigasi NASA menunjukkan bayangan sosok mirip manusia seolah sedang bekerja di Mars Curiosity Rover, yang memindai planet merah itu. Dalam foto-foto tersebut, tampak bayangan berbentuk manusia yang membayangi alat itu seolah-olah ia sedang memperbaikinya. Bayangan yang terbentuk menunjukkan sesuatu yang menyerupai sosok laki-laki, yang tidak memakai helm karena rambut spiky-nya terlihat. Bayangan ini tampak mengenakan tangki udara di punggung dengan baju yang menutupi sebagian tubuhnya. Kabarnya, foto-foto tersebut telah dilaporkan ke situs pemantauan pengamatan UFO setiap hari. Bahkan dampaknya telah mengundang perdebatan di kalangan ahli dan penggemar teori konspirasi. Para ahli itu meyakini dan mengklaim foto-foto tersebut merupakan bukti adanya kehidupan di Mars. Kabar ini muncul setelah Gary McKinnon, yang diduga seorang peretas komputer, memperoleh dokumen-dokumen rahasia pemerintah Amerika Serikat. Dia mengaku menemukan file yang menunjukkan adanya “pejabat luar angkasa”.

9. Beberapa Penampakan Di Mars

Beberapa Penampakan Di Mars
Setelah dihebohkan dengan kabar kontroversi soal piramida dan monster kepiting, kini muncul lagi ‘penampakan’ baru di permukaan Mars. Situs ‘pengintai’ UFO, UFO Sighting Daily mengklaim telah melihat siluet menyerupai manusia yang kemudian dinyatakan sebagai penampakan hantu wanita yang mengenakan jubah. Adapula penampakan yang menyerupai tulang paha, batu yang menyerupai peti mati, tikus, sosok alien seperti putri duyung, tengkorak menyerupai manusia, kepala patung menyerupai presiden Obama, cahay misterius, fosil iguana, ditemukan juga objek mirip pesawat UFO, sendok, topi perang, tulang dinosaurus, kerangka alien, danau purba, pick gitar, beruang, gorila, patung budha, fosil mirip jari pun ditemukan di mars. Sebongkah batu yang mirip batu di bumi, uang logam dan penampakan pesawat UFO, dan masih banyak lagi benda yang ikut ditemukan

10. Rumah Alien Berbentuk Kubah Besar

Rumah Alien Berbentuk Kubah Besar
Selain ditemukannya gundukan pasir yang menyerupai hutan di Planet Mars, terdapat satu objek dari beberapa gambar yang diambil robot rover versi B milik NASA Opportunity, memperlihatkan sebuah kubah besar. Penampakan objek kubah ini pun menjadi sorotan, khususnya bagi kalangan komunitas peneliti ilmu ekstra terestrial, UFO Sightings Daily. Komunitas yang juga menyebut dirinya sebagai `penggila` objek aneh seperti UFO ini meyakini bahwa kubah misterius di Planet Merah tersebut merupakan sebuah struktur `artificial` yang dibuat oleh makhluk alien di Mars. Menurut yang dilansir Mirror, Kamis (3/12/2015), mereka menduga bahwa NASA bisa saja menutupi fakta soal Mars pernah memiliki peradaban kuno. Di sebuah teori yang mereka lontarkan, kubah itu jelas terbuat dari sekumpulan makhluk ekstra terestrial yang sempat menghuni Mars. Foto dari NASA lainnya yang menunjukkan tulisan di batu dan tampilan yang mirip dengan patung dan bekas bangunan juga menguatkan bahwa ada kehidupan lain di planet Mars. Bersama penemuan ‘tulisan kuno’, ditunjukkan juga objek yang mirip dengan patung suku Maya, dan bahkan bangunan runtuh dan piring terbang. Dilaporkan dari Express.co.uk yang dikutip Selasa (20/10/2015), gambar-gambar yang diambil oleh Curiousity Rover tersebut mengantarkan para periset alien dan penggila teori konspirasi menganggapnya bukti bahwa benar adanya peradaban kuno di Mars. Seperti layaknya di bumi. Bahkan, dipercaya, para penduduk Mars juga berevolusi.

Setelah penemuan-penemuan dan gejala alam di planet Mars tersebut, apakah mungkin planet merah tersebut dijadikan tempat tinggal manusia. Namun menurut NASA, walau telah ditemukan air di Mars, persyaratan untuk adanya kehidupan lebih dari itu. Tidak ada bukti lain kehidupan di planet Mars.