7 Kabar Sepak Terjang Rio Haryanto Dapatkan Dana Menuju F1 2016 Bersama Manor

Untuk bisa tampil di F1 2016, Rio membutuhkan dana sedikitnya Rp 400 miliar. Dalam waktu beberapa bulan terakhir, Rio dan manajemennya terus berjuang mencari dukungan ke berbagai pihak, termasuk ke Presiden Joko Widodo. Berikut kabar terkini dari perkembangan Rio Haryanto menuju Formula 1:

1. Pertamina Tambah Kucuran Dana untuk Rio Haryanto Melaju ke F1
BUMN Energi PT Pertamina (Persero) menambah dukungan dananya untuk pebalap Rio Haryanto agar bisa berlaga dalam Formula 1 2016. Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menyampaikan bahwa pihaknya menambahkan dana hampir 5 juta dollar AS atau kurang lebih Rp 67,5 miliar (kurs Rp 13.500). “Ke depan semoga ada tambahan kontribusi dari berbagai BUMN maupun perusahaan swasta untuk bisa mendorong atlet muda berbakat ini berlaga membawa merah putih di F1,” kata Wianda, Senin (2/11/2015).

2. Imam Nahrawi Dukung Rio Haryanto
Kabar bahagia datang dari pembalap nasional Rio Haryanto, melalui akun Twitter-nya, @RHaryantoracing, pembalap kelahiran 22 Januari 1933 tersebut mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. “Bapak @imam_nahrawi terima kasih atas waktu dan dukungannya semoga impian kita semua untuk masuk ke F1 demi Indonesia bisa terealisasi,” kicau Rio Haryanto, Jumat (11/12/2015). Pada Jumat (11/12/2015) lalu, Imam memberikan surat resmi kepada calon tim Rio (Manor F1) berupa garansi pembayaran dana sebesar 15 juta euro atau Rp225 miliar. Dana tersebut merupakan salah satu wujud dukungan pemerintah kepada salah satu pembalap nasional yang sangat berprestasi tersebut.

3. Pembalap Indonesia, Rio Haryanto Belum Ada Di Daftar Pembalap F1 2016
Nama pembalap Indonesia, Rio Haryanto yang kabarnya akan bergabung di F1, belum ada di daftar sementara pembalap F1 2016, sementara tim Lotus mengumumkan Jolyon Palmer akan memperkuat tim mereka tahun depan. Di sela-sela ronde keenambelas GP Amerika di Austin, Texas, akhir pekan ini tim Lotus mengabarkan bahwa Jolyon Palmer menjadi pembalapnya, menempati posisi yang ditinggalkan Romain Grosjean ke tim Haas. Dengan demikian, terjadi perubahan daftar sementara pembalap F1 untuk musim 2016. Banyak tim sudah mengkonfirmasi pembalapnya, namun ada juga yang belum. Seperti tim Manor yang masih kosong. Tim Manor sempat dikabarkan akan menampung pembalap GP2 asal Indonesia, Rio Haryanto. Namun pada daftar sementara calon pembalap tim Manor, tidak tercantum nama Rio Haryanto yang sudah memenangkan 3 balapan GP2 2015. Tim baru asal Amerika, Haas yang sudah mengikat Romain Grosjean beberapa waktu lalu. Kabarnya pemilik tim, Gene Haas akan mengumumkan pembalap keduanya di GP Meksiko, pekan depan. Dan lagi-lagi tidak ada nama Rio Haryanto.

4. Menpora Jamin Rio Haryanto Bisa Tampil di F1
Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi menjamin pembalap muda Indonesia Rio Haryanto bisa berkiprah di ajang Formula 1 musim depan. Setelah melakukan pertemuan, Menpora memberikan surat kepada calon tim Rio, Manor F1, yang isinya berupa garansi pembayaran dana sebesar 15 juta euro atau Rp225 miliar. Menpora melakukan pertemuan dengan pihak Rio yang diwakili Ibunya, Indah Pennywati di Kantor Menpora, Jumat (11/12/2015). Lewat surat resmi yang ditandatangani langsung, Menpora Imam Nahrawi menjamin Rio Haryanto bisa berlaga di F1 bersama tim Manor. Caranya, pihak pemerintah menjamin semua biaya yang dibutuhkan Rio dan akan dilunasi dengan sistem bertahap.

5. Rio Haryanto Menolak Bela Malaysia Tampil di F1
Kesempatan pembalap Rio Haryanto untuk berlaga di ajang Formula 1 (F1) mendapat sambutan luar biasa. Saat ini, pembalap berusia 22 tahun tersebut berlaga di GP2 dan meraih hasil bagus. Kendala muncul lantaran Rio membutuhkan biaya besar untuk tampil di ajang balapan paling bergengsi di dunia tersebut. Solusinya tentu pemerintah dan BUMN harus memberikan dukungan secara riil. Pasalnya seperti dilansir berbagai media Eropa, Rio harus menyediakan uang yang cukup banyak untuk bisa berlaga di F1. “Berapa biayanya? Mungkin sekitar Rp 300 miliar per tahun. Nah, ini kan harus didukung semua pihak. Selain Pertamina, BUMN lain juga harus mendukung Rio,” saran mantan Menpora Adhyaksa Dault. Pernah suatu saat, ungkap Adhyaksa, Rio diminta untuk bergabung dengan Malaysia dengan segala biaya ditanggung negeri jiran tersebut. “Tetapi Rio menolak, padahal ketika itu dia sedang kesulitan dana.”. Kalau Rio tampil di F1, tentu bisa dijadikan ajang promosi bagi Indonesia ke seluruh dunia. “Setidaknya, dukungan untuk tahun pertama memang penting. Karena pada tahun kedua, pihak sponsor akan berdatangan dengan sendirinya,” ujar Adhyaksa.

6. Fans Menggalang Dana untuk Rio Haryanto tampil di Formula 1
Seperti yang publik ketahui, juara lomba GP2 Series tiga kali asal Indonesia, Rio Haryanto, menargetkan tampil di Kejuaraan Dunia Formula 1 musim 2016. Dikabarkan, Rio masih mencari sponsor meski telah bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (13/08) untuk memohon dukungan. Oleh karena itu, Catur Sunaryo selaku admin dari Sahabat Rio (barisan pendukung Rio) berinisiatif mengadakan penggalangan dana dari fans (crowdfunding).

7. Manajer Rio Haryanto Mengungkapkan Masih Banyak Tahap yang Harus Dilalui
Surat garansi dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi masih belum cukup untuk membawa Rio Haryanto tampil di Formula 1 musim depan. Menurut manajer Rio, Piers Hunniset, ini baru langkah awal. “Masih ada banyak tahap yang harus dilalui. Formula 1 sangat rumit dan teknis. Kelihatannya dari luar gampang, tetapi sebetulnya sangat susah untuk masuk ke sana,” kata Piers di Kantor Kemenpora, Jumat (11/12/2015). Mengenai persiapan Rio menuju F1 musim depan, Piers menegaskan bahwa pebalap berusia 22 tahun itu tidak akan banyak turut campur dalam proses negosiasi dengan kubu Manor yang sudah menawari kontrak. “Rio hanya harus bekerja keras untuk menjaga fisiknya. Jika dia bisa benar-benar ke F1, dia pasti akan sangat senang, begitu juga dengan Indonesia. Proses negosiasi akan terus dilakukan pekan ini dengan Manor,” kata Piers.

Setelah tiga kali juara yakni pada sprint race di Bahrain, Austria, dan Inggris, Rio sudah menerima surat tawaran dari tim F1 Manor untuk memperkuat tim mereka pada musim depan. Rio juga sudah menjalani uji coba bersama Manor, pada awal Desember, setelah menjalani seri terakhir GP2 Series 2015 di Abu Dhabi.