10 Fakta Dibalik Kebakaran Terdahsyat di Ramayana Pusat Perbelanjaan Kota Pekanbaru

Sehari sebelum Pilkada serentak yang diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia, sebuah duka dilaporkan dari Pekanbaru. Peristiwa kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan Ramayana – Sukaramai, Pekanbaru, telah menyedot perhatian masyarakat selama dua hari terakhir. Bahkan, kobaran api yang menghanguskan gedung Ramayana itu sulit dipadamkan. Upaya petugas yang berjibaku menjinakkan api hingga sampai pada Rabu (9/12/2015) sore.  Berikut fakta – fakta dari kebakaran ini:

1. Kebakaran Ramayana, seorang pria panik mau loncat dari lantai 3
Seorang pria yang ditaksir berumur lebih dari 40 tahun nyaris lompat dari lantai 3 gedung paling atas pusat perbelanjaan Ramayana di kota Pekanbaru Riau, yang tengah terbakar Selasa (8/12). Pria itu berkali-kali mencoba untuk melompat namun dilarang oleh beberapa pedagang dan petugas. Meski diteriaki petugas dan warga yang menonton jalannya proses pemadaman, pria itu tetap saja ingin melompat karena khawatir terjadi sesuatu pada dirinya. Sebab, sampai sore, api belum berhasil dipadamkan, sementara asap hitam dari pakaian pedagang yang terbakar masih membumbung keluar dari dalam gedung. Karena desakan warga dan petugas, akhirnya pria itu mengurungkan niatnya untuk melompat dari atas gedung Ramayana. Saat itu juga petugas pemadam kebakaran menembus pekatnya asap hitam dengan tabung oksigen guna memadamkan api yang berasal dari lantai paling bawah gedung Ramayana.

2. 24 jam lebih kebakaran, api di Ramayana Pekanbaru makin besar, kini muncul bau menyengat
Sudah 24 jam, kebakaran di pusat perbelanjaan Ramayana, Kota Pekanbaru, Riau belum padam. Padahal, puluhan mobil dan regu pemadam kebakaran bekerja keras untuk menjinakkan api. Api kian membesar lantaran kencangnya angin yang berhembus. Selain itu asap pekat berbau menyengat juga mengganggu penciuman dan membuat mata perih. Di dalam gedung hampir semuanya berantakan dan dilahap api. Bahkan tiang-tiang bangunan di lantai dasar yang jadi sumber api berasal sudah bengkok-bengkok serta dinding menghitam akibat asap.

3. Kebakaran Ramayana, 17 korban jiwa ditemukan di mushola
Salah seorang pedagang yang berjualan di lantai dasar Plaza Sukaramai menyebutkan bahwa ada 17 orang korban ditemukan disekitar Mushola. Karena pada saat kejadian kebakaran bertepatan dengan waktu sholat Ashar.

4. Foto kobaran api kebakaran Ramayana berlafaz Allah
Subhanallah, Allahu akbar, begitu ucap warga yang melihat kobaran api yang membakar pusat perbelanjaan Ramayana, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Rabu (9/12/2015) sore. Warga terkejut saat menyaksikan jilatan api yang membakar persis di tengah bangunan gedung Ramayana terlihat berlafazkan Allah. Kobaran api menyerupai Lafaz Allah tersebut terlihat dan diabadikan oleh Danil, salah seorang karyawan toko yang ada di Ramayana itu. Foto jilatan api kebakaran yang berlafaz Allah tersebut sontak membuat heboh warga, serta menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.

5. Kebakaran Ramayana Pekanbaru, 2 petugas Damkar luka-luka
Api yang membakar Ramayana Pekanbaru membuat para pedagang heran. Pasalnya sejak hari Selasa tertanggal 8 Desember 2015 hingga Rabu 9 Desember 2015 api tak kunjung padam. Untuk memadamkan api penyebab kebakaran Ramayana Pekanbaru melibatkan sebanyak 20 unit mobil kebakaran. Dua orang Pemadam kebakaran Ramayana Pekanbaru mengalami luka – luka akibat serpihan kaca yang berserakan. Karena di dalam gedung saat ini dalam keadaan sangat berantakan dan telah dilalap api.

6. Beberapa hal yang membuat api penyebab kebakaran Ramayana Pekanbaru sulit di padamkan.
Hal pertama, api yang menyebabkan kebakaran Ramayana Pekanbaru sulit di padamkan karena di basement terdapat barang  – barang yang mudah terbakar. Di Basement Ramayana yang terbakar terdapat kain bal, bakaian serta terdapat pula aliran listrik. Selain banyaknya barang yang mudah terbakar basement Ramayana hanya memiliki satu pintu serta sangat gelap. Apalagi saat kebakaran Ramayana Pekanbaru terjadi, basement dipenuh dengan asap hal itu yang menyebabkan pertugas kesulitan masuk untuk memadamkan api. Juga karena mobil kebakaran sulit menjangkau area Ramayana yang konstruksi bangunannya terbilang sempit.

7. Sudah 3 hari Tim Labfor masih selidiki sebab kebakaran Ramayana Pekanbaru
Pasca Kebakaran Ramayana Pekanbaru hingga tiga hari tim Labfor medan masih melakukan penyidikan. Terlihat masih sekitar tiga petugas labfor yang melakukan penyisiran di lokasi kebakaran Ramayana Pekanbaru pada hari Jumat tertanggal 11 Desember 2015. Akibat terjadi kebakaran Ramayana Pekanbaru, mall tersebut sangat gelap serta barang – barang yang telah terbakar berserakan. Kebakaran Ramayana Pekan baru ini masih menimbulkan asap meski sudah terjadi tiga hari yang lalu. Hingga saat ini labfor belum berhasil mencari titik api yang menyebabkan kebaran Ramayana Pekanbaru. Petugas pemadam kebakaran akan melanjutkan tugasnya untuk mencari korban jiwa dengan menyisir seluruh ruangan yang berada di gedung tersebut. Mereka akan menyisir setiap lantai di Ramayana yang telah terbakar.

8. Kebakaran di Ramayana terlama di Pekanbaru
Peristiwa kebakaran ini merupakan yang paling lama karena proses pemadamannya memakan waktu dua hari. Seperti diketahui kebakaran di pasar Ramayana – Sukaramai mulai terjadi pada hari Selasa (8/12/2015) pukul 16.00 wib dan hingga Rabu (9/12/2015) pukul 18.00 wib, api masih menyala dan belum berhasil dipadamkan, sesekali juga masih terdengar ledakan dari dalam. Hampir semua warga Pekanbaru yang berada di pasar Ramayana – Sukaramai menyebut bahwa ini adalah sejarah kebakaran dan pemadaman terlama di kota ini.

9. Puluhan orang bahkan anak kecil terjebak dalam kebakaran
Puluhan orang diketahui terjebak dalam kebakaran hebat yang melanda Pusat Perbelanjaan Ramayana, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru. Terpantau belasan di antaranya masih berada di lantai tiga Ramayana meminta pertolongan melalui jendela. Pantauan di lokasi, Selasa (8/12/2015), beberapa di antaranya ada berusaha mengetuk jendela untuk menghasilkan suara dan sontak menimbulkan histeris pengunjung yang menyaksikan. Terlihat pula sejumlah petugas pemadam kebakaran dan kepolisian serta TNI berusaha membantu mengeluarkan korban. Informasi dari salah seorang pengunjung terdapat salah seorang anak kecil yang tidak diketahui keberadaannya ketika asap sudah menyebar. Selain itu, dari pengunjung yang panik juga tersiar kabar ada yang pingsan akibat terlalu banyak menghirup asap.

10. Kerugian kebakaran Ramayana Pekanbaru mencapai 1 Triliun
Akibat kebakaran hebat yang melanda Plaza Sukaramai sejak Selasa (8/12/15) lalu, kerugian ditaksir mencapai Rp1 Triliun. Hal ini disampaikan Ketua Umum Himpunan Pedagang Plaza Sukaramai, Ismet Bakri, Kamis (10/12/15). 1800 pedagang yang berjualan di Plaza Sukaramai. “Menurut data yang ada pada kami, ada sekitar 1.800 pedagang yang berjualan disana. Ini bapak yang disamping saya saja asetnya mencapai Rp2 Miliar. Itu baru 1 pedagang bayangkan kalau 1.800 pedagang, pokoknya taksiran ini mencapai Rp1 Triliun,” ujarnya. Ia menjelaskan dirinya bersama pedagang lain masih menunggu Tim yang bekerja untuk mengetahui apa penyebab kebakaran ini. “Saya tak mau berpikiran macam-macam. Yang pasti dari saksi yang ngomong ke kita, asal kebakaran itu dari toko yang hari itu gak jualan,” jelasnya. Selain itu ia juga mempertanyakan kenapa fasilitas di gedung ini banyak yang tak berfungsi. “Racun api malah gak ada, hydrant airnya gak ada. Ada apa ini sebenarnya,” lanjutnya.

Pasar Ramayana adalah pusat perbelanjaan yang menjual pakaian dan kain. Menurut salah seorang saksi mata mengatakan bahwa api pertama kali terlihat sekita pukul 16.00 WIB di sekitar Musholla Pasar Ramayana dan kemungkinan karena konsleting listrik. Ada dua alasan mengapa kebakaran Ramayana Pekanbaru diakui sebagai kebakaran terlama di Kota Pekanbaru, yaitu karena akses ke dalam gedung Ramayana sulit dan masalah klasik, sumber air untuk memadamkan api jauh dari lokasi.