9 Fakta Menarik Pilkada Serentak di Kota Tangerang Selatan

Kota Tangerang Selatan sebelum dan selama proses pelaksanaan pilkada selalu menjadi sorotan utama. Berikut alasan – alasan kenapa dinasti ratu Atut ini menjadi pembicaraan utama masyarakat:

1. Kota Tangsel Nomor Satu di Pelanggaran Pilkada
Dari tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Banten yang menyelanggarakan Pemilukada, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) paling tinggi jumlah pelanggarannya. Kota Tangsel sebanyak 107 dugaan pelanggaran, rata-rata satu calon dengan calon lainnya saling melaporkan, namun dari sekian banyak laporan tidak masuk sampai ranah pidana. Sedangkan di daerah lainnya yakni Kota Cilegon, jumlah laporan sebanyak 11 laporan dan temuan pelanggaran, Kabupaten Pandeglang sebanyak 12 laporan dan temuan pelanggaran, dan Kabupaten Serang sebanyak enam laporan dan temuan. Mayoritas laporan pelanggaran yang masuk ke Panwaslu masing masing Kabupaten/kota, lebih banyak terkait adanya perusakan alat peraga kampanye, sedangkan sisanya keterlibatan birokrat atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kampanye hitam.

2. 2.251 Personel Gabungan Amankan Pilkada Tangsel
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban saat pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Polres Tangsel telah menerjunkan 2.251 personel gabungan baik itu dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan, Polres Tangerang Kota, bahkan dari pihak TNI. Kekuatan personel akan disebar diseluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada, dan saat ini tercatat ada 2.251 TPS yang tersebar di 54 Kelurahan yang ada di kota Tangsel. Sementara itu, untuk pengamanan di tiap-tiap TPS tempat ketiga Calon Wali Kota mencoblos tidak ada pengamanan ekstra, karena tiap calon sudah mendapatkan pengawalan melekat oleh anggota Polri jauh sebelumnya.

3. Pilkada Tangerang Selatan Dipantau 30 Negara
Tangerang Selatan menjadi pilot project atau daerah percontohan pemilihan kepala daerah serentak 2015. Sebanyak 130 orang pemantau asing dari 30 negara akan memantau sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota ini. Ratusan delegasi dari negara tersebut akan dibagi menjadi 3 tim pemantau. Para perwakilan negara tersebut, ingin melihat prosesi pilkada seperti pengambilan sumpah saat petugas TPS akan memulai kegiatannya, situasi di TPS, serta kegiatan-kegiatan lain di tempat pemungutan suara. Agar tetap kondusif dan efisien, nantinya perwakilan negara-negara ini dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama akan menuju kantor KPU yang berseberangan dengan SMPN 11, di sana ada 5 TPS yaitu TPS 31,32,33,34,35. Di TPS tersebut tematiknya adalah tempat pendidikan dapat digunakan sebagai lokasi TPS. Setelah itu, kelompok satu itu akan menuju TPS 7 di kelurahan Pondok Jagung untuk melihat di Indonesia, TNI dan Polri tidak bisa menggunakan hak pilihnya. TPS 7 diperuntukan warga Arteleri Pertahanan Udara Kavaleri. Untuk kelompok 2 akan menuju pasar Serpong, di sana temanya adalah memilih saat berlangsungnya pilkada tidak mengganggu aktivitas ekonomi di pasar tradisional. TPS tersebut berdekatan langsung dengan pasar, kemudian para tamu negara itu akan menuju Vihara Karuna Jaya di TPS 12. Mereka ingin melihat etnis Tionghoa yang katanya minoritas itu juga antusias menyambut pilkada Tangsel, karena sesungguhnya tidak ada pribumi dan non pribumi dalam konteks negara. Kemudian kelompok 3, akan mengunjungi TPS 24, 25 di cluster Anggrek Loka, Graha Raya, Pondok Aren. Memang dari tahun ke tahun TPS itu mengadakan bazar dan panggung hiburan agar masyarakat yang datang ke TPS  tidak jenuh. 130 pemantau asing itu merupakan peserta Election Visit Program for Head of Regional Election 2015‎ dari 130 negara. Mereka adalah penyelenggara pemilu atau Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari luar negeri, seperti Malaysia, Thailand, Srilangka, Bangladesh, Tunisia, Palestina, Korea Selatan, dan Australia.

4. Jokowi Pantau Langsung Pilkada Tangsel
Gubernur Banten Rano Karno memantau sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di Tangerang Selatan (Tangsel). Salah satunya, memantau TPS 17 di Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara. Pria yang akrab disapa Bang Doel itu juga mendapat kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan blusukan ke Tangsel guna meninjau jalannya pilkada setempat.

5. Mendagri Tinjau TPS Tangerang Selatan
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meninjau pelaksanaan Pilkada Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2015) pagi. Dia mengunjungi TPS 31 yang merupakan tempat mencoblos calon Wali Kota usungan PDIP, Arsid. Dalam kunjungannya, Tjahjo Kumolo menanyakan kepada Hambali, Ketua TPS 31 perihal kendala yang dialami serta tingkat partisipasi pemilih di TPS tersebut. Tjahjo membantah anggapan bahwa kunjungannya ke beberapa TPS Pilkada Tangsel, karena rawannya wilayah tersebut. Justru menurutnya, Tangsel menjadi barometer bagi pemantau penyelenggara pemilu.

6. Menko Luhut Pantau TPS di Tangsel
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan diagendakan akan menyambangi beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Tangerang Selatan. Luhut lebih dulu menyambangi Mabes Polri untuk menggelar telekonferensi bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan seluruh jajaran Polda yang menjaga pelaksanaan Pilkada di wilayahnya masing-masing. Setelah telekonferensi dilakukan, Luhut dan rombongan segera menuju Polres Tangerang Selatan. Jenderal Purnawirawan Angkatan Darat itu akan menyambangi empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terletak di kota pimpinan Airin Rachmi Diany tersebut.

7. Hitung Cepat Sementara, Airin-Davnie Unggul di Pilkada Tangsel
Pemungutan suara di Pilkada Kota Tangerang Selatan telah selesai dilakukan. Pada Pilkada ini diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra, Arsid-Elvier Ariadiannie,dan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. Berdasarkan hitung cepat yang dilakukan INews Research yang bekerjasama dengan Jaringan Suara Indonesia (JSI), untuk sementara pasangan Airin-Davnie mengungguli dua pasangan lainnya. Data suara yang masuk sudah sekira 24 persen dari total keseluruhan.

8. Amankan Pilkada, Bamus Tangsel Pantau 300 TPS
Badan Musyawarah Tangerang Selatan (Bamus Tangsel) turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2015 Tangsel dengan memantau 300 TPS. Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan pilkada berjalan lancar. Menurut Ketua Umum Bamus Tangsel, Subari Martadinata, saat ini anggotanya tengah aktif memantau pelaksanaan pilkada di tujuh kecamatan yang ada. Bahkan hingga Rabu 9 Desember pukul 12.00 WIB, berdasarkan laporan anggota Bamus di setiap TPS yang ada, tercatat tingkat partisipasi warga yang memberikan hak pilihnya mencapai 75 persen.

9. Lawan Airin Bersatu Siap Gugat ke MK
Setelah pelaksanaan pilkada Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2015) kemarin, dua pasangan calon, Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra dengan Arsid-Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri akan bersatu  untuk melawan kubu Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. Hal tersebut diketahui setelah beredar undangan konprensi pers yang menyatakan dua kubu yang kalah dalam versi quick count akan membeberkan kecurangan kubu Airin. Karenanya, mereka akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) pasca KPU Tangsel menetapkan perolehan suara. Dalam ajuannya kepada MK, kedua kubu tersebut menginginkan adanya pemungutan suara ulang (PSU) dengan tanpa mengikutsertakan kubu pemenang sementara versi quick count, yakni  incumbent Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. Habiburrahman, tim kuasa hukum kedua pasangan tersebut mengungkapkan adanya 27 laporan ke Panwaslu Kota Tangsel  tentang dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Airin-Benyamin  dari kubu Ikhsan-Li Claudia yang sanksinya tidak sesuai dengan peraturan sesuai dengan Undang-undang No. 8/2015 tentang Pilkada.

Pilkada Serentak diselenggarakan pertama kali di Indonesia. Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum, terdapat 100.461.890 warga negara Indonesia yang akan menyumbangkan suara di Pilkada Serentak 2015 ini. Pilkada serentak tahun ini digelar di 32 provinsi dan 269 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, terdapat 15 Daerah Otonomi Baru yang mengikuti Pilkada serentak. Satu di antaranya Provinsi Kalimantan Utara dan 14 lainnya kabupaten di sejumlah provinsi. Dan diantara banyaknya kota yang melakukan pilkada, kota tangerang selatan lah yang paling dicari beritanya dan bahkan menjadi trending topik.