7 Kecelakaan Tragis Lift Di Tahun 2015

Kecelakaan lift terjadi lagi di Indonesia. Di tahun 2015 ini pun ada 7 kecelakaan lift yang terjadi baik di Indonesia maupun negara lain, yaitu:

1. Lift khusus karyawan PT. Nestle di Gedung Arcadia Tower B, Jalan TB. Simatupang, Jakarta, Kamis, (10/12) terjun bebas. Berdasarkan informasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal, menyebut satu karyawan Nestle tewas dalam insiden itu sedangkan tiga lainnya luka-luka. Namun, menurut seorang saksi mata yang enggan menyebutkan namanya, ada dua orang yang meninggal di tempat. Petugas Kepolisian Sektor Pasar Minggu yang mendapat laporan juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi pun dipasang di lantai 3 tempat lift itu jatuh. Sebelumnya Head of Corporate Communication PT Nestle Indonesia Nur Shilla Christianto sudah membenarkan perihal jatuhnya lift tersebut. Akibat kejadian tersebut dua pegawai nestle Indonesia tewas. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak gedung masih belum memberikan keterangan resmi.

2. Jatuh dari Lantai 4, Pekerja Bangunan Tewas
Sanwar (64), seorang pekerja bangunan, tewas seketika saat lift yang dinaikinya jatuh dari lantai 4 bangunan hotel yang masih dalam proses pembangunan di Jalan Gajah Mada, Pontianak, Kalbar, Kamis (10/9/2015). Lift tersebut jatuh dan melaju kencang ke bawah lantaran tali kawat slingnya putus. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Pada saat kejadian, Sanwar bersama seorang rekannya bernama Husen naik dari lantai dasar menggunakan lift dengan membawa sejumlah barang dan peralatan kerja. Sanwar langsung meninggal di tempat, sedangkan Husen menderita patah tulang di bagian kakinya. Kapolsekta Pontianak Selatan AKP Kartyana mengungkapkan, dari keterangan saksi, pada saat kedua korban mau naik kelantai 5 dengan menggunakan lift kerja dengan membawa 2 buah arco. Kemudian pada saat mau turun kembali, pada tingkat 4 bangunan hotel, tiba-tiba tali sling lift kerja terputus. Pihak kepolisian melakukan penyelidikan untuk kecelakaan kerja yang terjadi tersebut.

3. Lift Apartemen Taman Kemayoran Jatuh Memakan Korban
Diduga karena kabel penyangga putus, lift di apartemen Taman Kemayoran Condominium terjun bebas dari lantai dua. Lokasi lift yang jatuh pada hari Rabu (30/9) kemarin, berada di Wisma Cendana Blok F, Apartemen Taman Kemayoran Condominium, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kapolsek Kemayoran Kompol Suyud, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB hari Rabu kemarin. Setidaknya ada sembilan orang yang menjadi korban dengan kondisi luka di kaki dan tangan. Kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut, sebelumnya pihak kepolisian telah melakukan olah TKP diduga dari pemeriksaan sementara, kondisi kabel tidak dalam keadaan prima, sehingga putus.

4. Peristiwa naas baru-baru ini terjadi di gedung bertingkat ‘the Huayang International Mansion’ kawasan Shenyang, Provinsi Liaoning, China. Lift yang mendadak meluncur cepat dari lantai 12 hingga terhempas ke dasar bangunan ini pun menelan korban sebanyak 12 orang pula. Untungnya, meski tidak ada korban jiwa. Namun, insiden yang terjadi pada tanggal 15 Juli ini membuat kedua belas orang-orang tersebut terluka berat. Entah ini suatu kebetulan atau tidak, jelasnya 12 penumpang lift juga sama-sama karyawan yang bekerja di kantor NDE Media ini akhirnya dirawat di rumah sakit setempat. Terhitung 5 orang korban terluka berat dan sisanya kebanyakan terluka di bagian tulang punggung dan mengalami retak pada tulang kaki terutama di bagian pergelangan. Namun, sayangnya 2 dari korban luka berat mengalami gangguan pada leher dan kelumpuhan kaki. Beberapa saksi mata kejadian ini mengungkap bahwa mereka melihat percikan api dari beberapa titik aliran listrik seperti di bagian lampu penerang dan pintu. Mereka juga ada yang berusaha membuka paksa pintu lift untuk menyelamatkan diri namun tidak pernah berhasil.

5. BEKASI— Seorang karyawan toko elektronik, Muktar Natzir, 22, tewas setelah tubuhnya terjepit lift di sebuah rumah toko tempatnya bekerja Jalan Raya Galaxy Blok A Nomor 89, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa (17/2/2015). Korban berhasil dievakuasi 4,5 jam kemudian atau sekitar pukul 16.30 WIB. Jasad korban diturunkan dengan menggunakan tali tambang sepanjang lima meter melalui celah lift dan dinding ke lantai dua. Kepolisian belum bisa memastikan penyebab korban hingga terjepit. Namun, diduga sebelumnya korban terpeleset saat lift sedang turun. Untuk memastikan, Kepolisian akan mengecek rekaman kamera pengawas yang ada di dalam gudang dan memeriksa sejumlah saksi.

6. Bulan April lalu, seorang ibu bernama Xie Hong Feng sudah dalam keadaan tak bernyawa ketika ditemukan terbaring di lift shaft (ruang luncur sangkar lift yang bergerak dari bawah ke atas atau sebaliknya).Wanita berusia 45 tahun tersebut tadinya sedang berusaha mencari kuncinya yang jatuh di sebuah lift di apartemennya di Ningbo, Cina bagian utara. Manajer gedung, Yang Shao (52) mencoba membantu dengan menaikkan lift secara manual satu lantai ke atas dengan membiarkan pintu terbuka. Sehingga Xie bisa mengambil kuncinya yang terjepit. “Lalu saya kembali padanya untuk memastikan apakah Xie sudah mendapatkan kuncinya tapi yang saya lihat malah putranya yang baru berusia 2 tahun berdiri di sana. Ketika saya bertanya di mana ibunya, ia bilang kalau ia telah mendorongnya. Saya mengintip dari pinggiran lift dan melihat tubuh Xie terbaring di dasar shaft. Saya langsung memegangi bocah itu dan memanggil polisi,” terang Yang Shao. Pihak polisi menyayangkan tidak ada rekaman di lokasi kejadian. Sehingga ia tak bisa memastikan apa yang terjadi sebenarnya. “Tapi kalau putranya itu bilang kalau dia yang mendorong ibunya maka kami akan menerima kesaksiannya, meski kami tak akan memberi tuntutan apapun karena kejadian ini murni kecelakaan,” kata salah satu anggota polisi.

7. Suasana di kawasan pusat perbelanjaan Thamrin Plaza Jalan Thamrin, Medan Area mendadak heboh, Kamis (28/8) sore, pasalnya besi penyangga lift berbentuk L yang berada di lantai 7 tiba-tiba terjatuh ke lantai dasar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun besi penyangga tersebut mengenai 2 kulkas yang sedang dipamerkan di lantai 1. Keterangan yang dihimpun SIB di lokasi, lift Thamrin Plaza berjumlah 2 dan letaknya ber sampingan. Ketika itu lift sebelah kiri tengah turun membawa pengunjung. Sedangkan lift yang satu lagi naik juga membawa pengunjung. Setibanya lift tiba di lantai 7, tiba-tiba besi penyangga berbentuk huruf L sepanjang kurang lebih 3 meter itu terjatuh. Pihak management Thamrin Plaza yang berusaha dikonfirmasi wartawan, terkesan menghindari para awak media yang berada di lokasi. Hal itu terlihat dari sikap petugas security yang memilih bungkam ketika ditanyai keberadaan Humas ataupun management lokasi perbelanjaan itu.

Kejadian tragis memang selalu menyisakan duka, namun kecelakaan – kecelakaan seperti diatas memang tidak terduga. Dan semoga setelah kejadian ini, agar lebih berhati – hati lagi dan perawatan infrastruktur semakin diperbaiki agar hal yang sama tidak terulang kembali.