Fakta Menarik tentang Lebron James the King of NBA

Lebron James adalah pebasket profesional asal Amerika Serikat, yang saat ini berada dalam puncak karirnya. Lebron James bisa dibilang sebagai pebasket dengan penghasilan terbanyak saat ini. Cepat, Kuat, dan pandai meliuk dalam menerobos lawan membuat Lebron James dijuluki King James. Dengan kelebihannya tersebut membuat pebasket berpostur tubuh 2,03m ini, kerap dipanggil timnas Basket Amerika dalam melakoni event-event dunia seperti Olimpiade. Seorang pemain basket profesional NBA yang memiliki skill teknik fisik hingga fisi bermain yang diatas rata- rata. Pemain yang sekarang bermain di Miami Heat memang merupakan seorang superstar sejati, bagaimana tidak, di team Miami Heat, James menjadi seorang pemimpin sejati yang mengatur rekan satu teamnya seperti D-Wade, Chris Bosh, Ray Allen, ANderson, Charmels, ANthony, cole, walaupun D-Wade dan Bosh memiliki nama besar akan tetapi mereka seakan ‘respect’ terhadap James, itulah sebabnya Lebron James dinamakan the KING JAMES.

Profil Lebron James
Pebasket yang memiliki nama lengkap Lebron Raymone James ini , lahir pada 30 Desember 1984 di  Akron , Ohio, Amerika Serikat. James adalah anak dari seorang mantan napi, Anthony McClelland, yang menelantarkannya dan ibunya sejak James lahir. Sementara ibunya, Gloria James, melahirkan ketika usianya masih 16 tahun dan membesarkan James sendirian. Itulah sebabnya mengapa James memiliki nama belakang dari ibunya. James harus hidup berpindah- pindah rumah dan sekolah karena ekonomi mereka yang kurang berkecukupan. James masuk ke Draft NBA setelah memenangkan Juara se SMA di Amerika, james lalu ditawari oleh pabrikan olahraga sebuah Hammer, yang pada saat itu di Draft oleh Cleveland Cavaliers (2003-2010),  namun prestasi pribadinya tidak didukung oleh fisi club Cleveland yang tidak ingin menambah pemain hebat untuk sekedar mendukung James, namun prestasi terbaik James saat itu adalah dapat menembus NBA Finals pada musim 2006-2007 dan bertemu San Antonio Spurs walaupun harus berakhir dengan kekalahan.

Gudang prestasi
Pria berpostur jangkung ini pernah merasakan cincin juara NBA bersama Miami Heat, pemain paling berharga di Final NBA (Most Valuable Player Final NBA/MVP Final NBA), dan pemain pendatang baru NBA (NBA Rookie of the Year). Selain itu, James sembilan kali terpilih bermain pada ajang perang bintang, NBA All Star, dan delapan kali terpilih All NBA team dan empat kali All Defensive team. Spesialis triple-double yang jago bola pantul. Di usia 18 tahun sudah teken kontrak US$ 90 juta. Jika Kobe Bryant disebut-sebut sebagai The Next Michael Jordan. Maka, LeBron James adalah The Next Kobe. Dia adalah salah satu sihir lapangan basket. Atletis, kuat dan cepat. Kemahirannya dalam meliuk-liukkan badan menerabas pertahanan lawan membuatnya digelar King James. Sebelum bermain untuk Heat, James bermain untuk Cleveland Cavaliers . Saat masih berkostum Cavs, dia menjadi pencetak angka terbanyak dengan 15.251 angka. Kredit terbaik buat King James yakni ketika meloloskan Cavs ke playoff secara berturut-turut dari 2006 sampai 2009. Pada 2007, bahkan Cavaliers menjejak final Wilayah Timur (Eastern Conference) kali pertama sejak 1992, juga final NBA kali pertama sepanjang sejarah. James juga menjadi anggota tim nasional bola basket AS yang memenangi medali perunggu di Olimpiade 2004 dan 2008. James juga pencetak angka terbanyak NBA pada 2008, sebagai pemain pertama Cavalier menempati urutan pembuat poin terbanyak,di tahun yang sama james meraih medali emas Olimpiade bersama tim Amerika Serikat di Beijing. Pada 2010, Lebron meninggalkan Cavs demi Heat. Pada tahun pertamanya bersama Heat, James langsung membawa klub kota Miami itu masuk Final NBA 2011, tetapi kalah dari Dallas Mavericks. Cincin juara pertama dirasakannya pada 2012 ketika Heat mengalahkan Oklohoma City Thunder. Dia dianugrahi NBA Final MVP. Pada tahun yang sama, LeBron masuk tim basket Amerika Serikat. Bahu membahu dengan Kobe Bryant, Kevin Durant, dan lain-lain, tim Amerika Serikat memperoleh medali emas pada Olimpiade London 2012.

Masa Kejayaan
Tahun 2012 adalah masa cemerlangnya karena LeBron James tercatat sebagai pemain yang memperoleh gelar juara NBA, penghargaan MVP NBA, dan medali emas Olimpiade pada tahun yang sama. Sebuah prestasi yang pernah disandang Michael Jordan. Pencapaian sepanjang karir profesional dan kepemimpinannya sepanjang musim 2011-2012 bersama Miami Heat dinyatakan media, analis, ahli, dan penulis, sebagai pemain terbaik NBA saat ini. Pada musim NBA 2012-2013 bersama Miami Heat, King James, berusaha mempertahankan gelar juara NBA dan memecahkan rekor kemenangan beruntun terbanyak milik Los Angeles Lakers musim 1971-1972. James merupakan satu dari lima pemain yang sedikitnya mendapatkan empat kali penghargaan MVP. Pemain lain adalah : Kareem Abdul-Jabbar (enam kali), Michael Jordan (lima), Bill Russell (lima) dan Wilt Chamberlain (empat). Selama musim 2012-2013, James membuat sejarah NBA lagi. Pada tanggal 16 Januari 2013, pada usia 28 , ia menjadi pemain NBA termuda yang mencetak 20.000 poin , dibandingkan dengan Kobe Bryant dari Lakers yang menjadi pemain termuda yang mencapai 20.000 poin pada usia 29 tahun. Sepanjang karirnya di NBA , LeBron James telah dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di liga , dan telah dibandingkan dengan pebassket besar Michael Jordan.

Hadiah Lagu dan Main Bola
James punya dua anak dari kekasihnya sejak SMA, Savannah Brinson. Putra pertamanya, LeBron James Jr lahir pada 6 Oktober 2004. Dan yang kedua, Bryce Maximus James pada 14 Juni 2007. Pada ulang tahunnya yang ke-24, James mendapatkan hadiah istimewa yakni berupa dua lagu dari gitaris avant-garde Buckethead di situsnya yang berjudul “LeBron” and “LeBron’s Hammer”. Dua lagu ini dirilis dalam album pada 2009 Slaughterhouse on the Prairie. Sebelumnya, lagu “King James” juga ada dalam album Crime Slunk Scene yang dirilis pada 2006. James juga sempat menjadi atlet Sepakbola Amerika (American Football) semasa SMA di St.Vincent-St. Mary’s. Dalam tahun keduanya (sophomore), ia masuk first- team all-state sebagai wide receiver setelah membawa timnya ke semifinal negara bagian. Saat itu, pengamat sempat memprediksi James akan bermain di Liga American Football (NFL).

Kita patut mencontoh perjuangan The King Of NBA tersebut dari awal membangun karir sampai akhirnya sukses dalam bidangnya. Dari cerita tersebut kita diajarkan untuk tidak menyerah dalam menggapai keinginan kita karena kesuksesan tergantung pada usaha dan kerja keras kita.