Sederet Kecelakaan Maut Jalan Tol Cikopo – Palimanan Sepanjang Tahun 2015

Jalan Tol Cikopo-Palimanan, disingkat Tol Cipali adalah sebuah jalan tol yang terbentang sepanjang 116,75 kilometer yang menghubungkan daerah Cikopo, Purwakarta dengan Palimanan, Cirebon, Jawa Barat. Jalan tol ini merupakan kelajutan dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang menghubungkan dengan Jalan Tol Palimanan-Kanci. Jalan tol juga sekaligus merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Merak, Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam 10 hari setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi, telah terjadi banyak kecelakaan di tol Cikopo-Palimanan ini yang mengakibatkan sejumlah orang tewas dan luka-luka. Hal ini menjadi perhatian masyarakat. Kecelakaan tersebut disebabkan karena berbagai hal. Hal yang paling mendominasi adalah faktor human error dikarenakan jalan yang lurus dan panjang sehingga menyebabkan pengemudi mengantuk. Rest area yang disediakan juga belum berfungsi semua sehingga memungkinkan pengendara melaju terus-menerus tanpa beristirahat. Sebab lainnya dari kecelakaan itu karena diduga akibat fasilitas penerangan jalan, seperti reflektor di sepanjang jalan tol yang belum terpasang semua. Berikut rangkuman peristiwa maut yang terjadi sepanjang tahun 2015.

1. 3 Desember 2015

Bandung, Sebelas orang tewas dan sejumlah orang lainnya mengalami luka berat dalam kecelakaan minibus Elf di Tol Cipali, Jawa Barat, tepatnya di kilometer 137/A, jalur Jakarta arah Cirebon, Kamis (3/12/2015) sekitar pukul 04.30 WIB. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Sementara disimpulkan, kecelakaan dipicu karena human error. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan, mobil elf warna hitam melaju di Tol Cipali dari arah Jakarta menuju Cirebon dengan jumlah penumpang 19 orang. Elf tersebut melaju dengan kecepatan sangat tinggi. Sopir tak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak truk yang sedang melaju melaju di depannya. “Elf hancur lebur sementara truk yang ditabrak pada saat kami cek TKP sudah tidak ada di lokasi,” kata dia. Diduga, Elf tersebut meledak dan terbakar karena mengalami benturan keras. “Mobil Elf kondisinya rusak parah mulai bagian depan sampai atap tengah, “katanya. Atas kejadian ini, sebelas penumpang Elf tewas, lima luka berat dan tiga luka ringan.

2. 4 November 2015

Minibus Kijang menabrak Toyota Avanza di Kilometer 34 Tol Cipali. Dua orang tewas dan lima orang lainnya luka-luka. Kecelakaan ini terjadi antara kendaraan minibus Kijang F 1162 KM, dengan dari arah berlawanan bertabrakan dengan minibus Avanza B 1765 EQF. Berdasarkan keterangan saksi, awalnya minibus Kijang berpenumpang lima orang melaju kencang dari arah Jakarta. Ban belakang minibus itu tiba-tiba pecah sehingga pengemudi tak dapat mengendalikan kendaraannya. Akibatnya, dua orang penumpang minibus Kijang meninggal di tempat. Kedua orang itu yakni AH, 50; dan SJ, 68, warga Desa Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sedangkan lima orang lainnya luka-luka.

3. 18 September 2015

Sebuah bus pariwisata Royal Safari bernomor polisi H 1405 FC menabrak Toyota Truk Boks AA 1453 TO yang sedang berhenti di bahu jalan di Kilometer 11,8 ruas jalan Tol Cipali yang masuk dalam wilayah Kota Subang, Jawa Barat. Akibat peristiwa tersebut, seorang penumpang boks tewas dan dua lainnya mengalami luka ringan. Dihari yang sama terjadi kecelakaan minibus, sebanyak 6 orang tewas dari 2 kecelakaan tersebut. Diduga kedua kecelakaan itu akibat sopir yang mengantuk. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan pertama terjadi di Kilometer 156 yang masuk Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat, 18 September 2015 sekitar pukul 02.35 WIB.

4. 23 Juli 2015

Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa pemgemudi, Trina Rahayu Gantina, warga Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, itu menelan nyawa Trina dan melukai suami korban Fajar Bayu Setiawan, dan dua anaknya Ayesha Sotaya Tiga, 7 tahun dan Aprillia Shinta Tiara, 4 tahun. Kecelakaan tunggal itu terjadi kilometer 85+200 jalur B arah Subang ke Cikopo, Kamis dini hari, 23 Juli 2015, sekitar pukul 03.00. Menurut Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Subang, Ajun Komisaris Ridwan, Trina yang mengendarai Daihatsu Picanto F 1544 LK diduga diserang rasa kantuk yang berat.

5. 24 Juli 2015

Tujuh orang tewas akibat kecelakaan di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Km. 166 Majalengka, Jawa Barat, Jumat (24/7/2015) malam. Para korban tewas merupakan dua keluarga. Kecelakaan di Tol Cipali itu melibatkan bus penumpang PO Setia Negara dengan Toyota Innova, sekitar pukul 23.15 WIB. Sulistyo menjelaskan, mobil Innova itu dikemudian oleh Tri Wahyono, 34, warga Jl. Mawar No. 64 RT 010/RW 002, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Sedangkan bus PO Setia Negara itu dikemudikan oleh Enco, 58, warga Desa Manis Kidul, Rt 002/Rw 006, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. “Innova membawa penumpang sebanyak 7 orang, datang dari arah Cirebon menuju Cikopo. Di TKP hilang kendali ke kanan jalan sehingga menabrak guardril menyeberang parit memasuki jalur jalan berlawanan bertabrakan depan dengan kendaraan bus Setia Negara yg dikemudikan saudara Enco yang datang dari arah berlawanan,” jelas Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono. Sementara, ketujug korban tewas merupakan penumpang Innova yang terdiri atas dua keluarga.“ Korban merupakan keluarga,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Cibinong, Hadi Saiful Hadi. Menurut Hadi, korban tewas berdomisili di Jl. Tipar, RT 5 RW 9, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan, Depok. Mereka yakni Suhut Supriyanto, 52, Suprihat, 44, Irsyad, 4, dan Pranita, 5.

6. 6 Juli 2015

Kecelaakaan yang melibatkan minibus Daihatsu Gran Max dengan truk melon di Kilometer 178 Tol Cipali pada pukul 16.30 WIB, menelan korban 11 orang. Kesemuanya merupakan pengemudi dan penumpang Gran Max. Lima orang yang kritis, sedangkan enam yang terbakar dibawa ke RS Arjawinangun, Cirebon. Diduga, Gran Max melaju kencang melalui bahu jalan mencoba mendahului mobil lain. Saat itu, sebuah truk semen atau truk molen bermuatan penuh sedang berhenti karena ada kerusakan mesin. Alhasil, Gran Max tersebut menabrak truk dan terpental ke tengah jalan tol lalu mobil itu terbakar.

Dari kejadian – kejadian tersebut, seharusnya pihak- pihak terkait lebih memperhatikan bagaimana kondisi jalan tol Cipali. Semaksimal mungkin mengutamakan keselamatan para pengguna jalan serta memperbaiki fasilitas yang belum lengkap. Dan sebagai pengemudi wajibnya kita harus memperhatikan kondisi badan layakkah untuk mengemudi, dan jika sudah mulai mengantuk atau lelah sebaiknya berhentilah sejenak untuk beristirahat. Berhati- hatilah dalam berkendara, karena lengah sedikit saja nyawa menjadi taruhanya.