Fenomena My Trip My Adventure yang merusak taman bunga AMARYLLIS di Gunung Kidul

Beberapa saat lalu di Jogja sedang gempar-gemparnya di medsos tentang taman bunga yang ditumbuhi oleh bunga Amaryllis yang menyuguhi panorama seperti taman bunga tulip di Belanda.

Tepatnya di tegalan depan rumah Bapak Sukadi, bunga dibudidayakan Amaryllis ini sejak tahun 2006. Dan karena akhir-akhir ini musim hujan datang, maka bunga yang hanya bermekaran setahun sekali ini bermekaran sehingga membuat pemandangan yang sangat indah dan membuat decak kagum yang melihat.

Karena hal ini masih jarang dikawasan Jogja dan sekitarnya, akhirnya masyarakat tertarik untuk datang mengunjungi taman ini. Namun, ternyata sekitar 1500 orang tumpah ruah berkunjung sepanjang hari mendesak , menginjak , menindih , merusak rumpun tanpa ampun , sengaja maupun tidak, hingga membuat bunga yang begitu indah itu mati tercompang – camping oleh tingkah para pengunjung yang tidak bertanggung jawab.

Pemilik kebun tidak menyalahkan siapapun karena kebunnya tidak di desain untuk wisata sebelumnya sehingga akses dan segala kelengkapan tak dipersiapkan untuk mengantisipasi serbuan wisatawan dadakan yang berjumlah ribuan.

Fenomena my trip my adventure ini sungguh tidak baik dilakukan bila hanya untuk merusak alam. Harusnya my trip my adventure adalah gerakan atau tindakan yang tidak hanya menikmati alam namun juga menjaga alam.