PNS Purbalingga Wajib Memakai Batu Akik Untuk Menunjang Kerajinan

Meningkatnya Batu Akik yang saat ini melambung tinggi dengan harga yang mahal, Maka Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Purbalingga diwajibkan memakai batu akik karena merupakan potensi tinggi untuk memamerkan kepada semua teman- teman PNS yang diluar daerah.

Dengan Jumlah  PNS di Purbalingga hampir mencapai 10.000 orang maka setengahnya bisa mempromosikan ke teman yang bisa menghasilkan  produksi ekonomi rakyat yang  akan tumbuh dan sekarang sudah mulai dirasakan oleh masyarakat,” kata Bupati Purbalingga, Sukento (3/2/2015).

“Kebijakan pengembangan ekonomi kerakyatan melalui kerajinan batu akik Klawing, pemkab telah menyiapkan anggaran hingga Rp 900 juta untuk mendukung proses produksi batu akik Klawing” Ungkap Agus Winarno  Kepala Dinas Perindustrian Pedagangan dan Koperasi (Dinperindagkop)

Dilihat dari pantauan pengrajin “Satu buah batu akik berkisar antara Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu untuk memolesnya, sedangkan pengrajin sehari memoles sedikitnya empat buah batu akik sehingga sehari bisa Rp 100 ribu  maka bisa  mencapai Rp 3 juta untuk 1 bulan  yang melebihi gaji UMR.

Dengan begitu bisa menambah nilai tambah  masyarakat jika dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, serta bisa menambah kerajinan Indonesia untuk berkembang.