Press "Enter" to skip to content

85 Persen Saham Sokoria Telah Dijual

Comments

Saham proyek panas bumi Sokoria yang dikelola oleh PT Sokoria Geothermal Indonesia akan dijual ke perusahaan asal Australia Space Con Pty Ltd.

Pada akhir masa due diligence, kedua belah pihak sesuai dengan keputusan Space Con akan melakukan perjanjian jual beli proyek panas bumi Sokoria. Namun Direktur Utama Bakrie Power Alie Herman Ibrahim membantah kesepakatan jual beli telah tercapai.

Menurut dia, HoA itu merupakan usulan dari Raya Group. Hingga kini, usulan itu masih dibicarakan hingga belum ada kata sepakat. “Belum ada deal,” ujar Alie ke Kontan, Kamis (29/1/2015).

Pada prinsipnya, Space Con ingin bekerja sama dengan Bakrie Power dan Raya Group dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sokoria. “Bentuknya apakah mereka punya saham atau bagaimana masih dibicarakan,” tegas dia.

Perlu diketahui, Bakrie Power memenangkan tender proyek pada September 2009 untuk mengembangkan PLTP berkapasitas 30 Megawatt (MW) di Sokoria, Ende, Nusa Tenggara Timur. Proyek ini direncanakan beroperasi tahun 2020. Adapun saham Bakrie Power di Sosokia Geothermal Indonesia sebesar 55 persen. Raya menguasai 45 persen.