Press "Enter" to skip to content

Jokowi Merapal Mantra Pada Status Facebook-nya

Comments

Dalam akun Faceboom nya, Presiden Joko Widodo sempat update status, Minggu (25/1/2015) pukul 16.04. Status tersebut berbunyi “Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti”. Itulah status Presiden Joko Widodo di akun Facebook-nya di tengah-tengah santernya konflik Komisi Pemberantasan Korupsi versus Kepolisian Negara RI. Hingga kini, statusnya masih terkini di akun Facebook Jokowi dan disukai sebanyak 71.488 kali.

Bagi orang Jawa, kalimat tersebut bukan sembarangan dipilih oleh Presiden Jokowi. Ibaratnya, Jokowi telah bersimpuh sambil memusatkan perhatiannya pada sebuah peristiwa besar, kemudian dengan segala kekuatan daya pikirnya ia merapalkan kata-kata seperti layaknya sebuah mantra sakti: Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti….

Segala kekuatan jahat akan hancur oleh kebaikan atau kelembutan hati. Begitulah kira-kira tujuan dari matek aji yang dilakukan Jokowi. Namun, pertanyaannya, benarkah Presiden Jokowi telah menata hati untuk menyiapkan ajian pamungkas untuk menghancurkan orang-orang jahat yang ada di sekelilingnya?

Dari pantauan di media sosial, tampaknya gambaran tersebut belum tampak. Pidato Minggu malam belum mampu meredakan konflik KPK vs Polri. Sentimen terhadap Jokowi masih bernuansa negatif karena ketegasan yang diharapkan netizen belum keluar dari Presiden Jokowi. Pidato-pidato Jokowi dinilai masih belum memenuhi harapan netizen.

Semenjak¬†Komisaris Jenderal Budi Gunawan ditunjuk menjadi calon Kepala Polri, lalu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, media sosial mulai mengamati perkembangan isu tersebut, persoalan KPK vs Polri di Twitter dinilai juga masih mampu memuncaki topik paling trend di dunia. “Sekaligus ikut menjaga KPK sebagai lembaga pemberantas korupsi dan ikut mengawasi Polri,” kata Yustina.