Uang Palsu Rp 12,2 Miliar Siap Untuk Ngaben di Bali

Tim Resmob Kota Satreskrim Polres Jember menangkap AM pengedar uang palsu dengan barang bukti sebanyak Rp 100 juta pada, Sabtu (24/1/2015) sekitar pukul 19.30. Tidak berhenti begitu saja polisi  melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tiga pelaku lainnya dengan barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak Rp 12,2 miliar.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, uang palsu sebanyak itu akan diedarkan ke wilayah Indonesia bagian timur.Mereka diduga kuat merupakan sindikat nasional pelaku pemalsuan uang sejumlah Rp 12,2 miliar siap  dikirimkan kepada seseorang di Bali dan diedarkan ke wilayah Indonesia timur.

“Uang tersebut dibuat pada bulan Januari lalu dan sudah dipesan oleh seseorang di Bali serta uang tersebut untuk Ngaben”. Pengakuan salah satu pelaku, AG (49), warga Dusun Ploso Gerang, Desa Ploso Geneng, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Dengan pengakuan salah satu pelaku polisi tetap tidak percaya, serta diduga uanga sebesar 12,2 miliar tersebut untuk  praktik (politik uang) pemilihan  pilkada.

Kualitas uang palsu tersebut tergolong bagus,  jika tidak seksama memeriksanya, pasti akan dikira uang asli, sangat mirip dengan uang asli. Saat ini, polisi juga mendalami kasus ini serta mencari  tempat uang palsu itu dibuat.