Minimarket Dilarang Jual Minuman Alkohol yang Bisa Merenggut Nyawa Orang

Pelarangan berjualan minuman beralkohol di Minimarket  sudah tertulis di dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol Yang disetujui oleh Rachmat Gobel pada 16 Januari 2015.

Pegaskan dan akan di terapkan untuk miniman beralkohol dengan Golongan A yang berarti dengan kandungan alkohol di bawah angka 5 persen. Dengan beitu  Minimerkat dilarang menjual minuman beralkohol atau yang sejenisnya.

Penjualan minuman berlalkohol yang terdapat di Minimarket disediakan hanya untuk warga negara asing yang berlibur di Indonesia. Namun warga Indonesia mensalah gunakan  yang tak bertanggung jawab dengan membeli minuman alkohol dan dugunakannya untuk pesta oplosan dan itu yang beberapa waktu lalu dapat merenggut nyawa beberapa orang.

Setelah peraturan tersebut sah secara resmi, maka penjualan minuman berakohol dan sejenisnya itu hanya bisa dijual oleh supermarket atau hypermarket. Proses pengesahan permendag ini akan dapat selasai pada 30 Januari 2015. Sebab persoalan mengenai proses pengesahaan sebuah regulasi oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memakan waktu paling lama 14 hari.

Dengan Penegasan dan Peraturan yang dijelaskanMenteri Perdagangan (Permendag), bisa segera di jalankan orang atau warga Indonesia untuk tidak mengkonsumi Alkohol yang bisa merenggut nyawa orang.