Press "Enter" to skip to content

Alasan Pak Jokowi Menunda Pengumuman Kabinet Bersihnya

Comments

Sampai saat ini Presiden baru kita Joko Widodo belum mengumumkan nama para menteri kabinetnya, dikarenakan ada delapan nama calon menteri yang masuk dalam kategori catatan kuning dan merah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Presiden Jokowi mengungkapkan alasannya baru – baru ini. “Kemarin kami sampaikan itu (nama-nama calon menteri) kepada PPATK dan KPK. Ada delapan nama yang tidak diperbolehkan,” ujar Jokowi dalam keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu 22 Oktober 2014.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad juga menegaskan masih ada sejumlah nama calon menteri dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang memiliki catatan kuning dan merah. KPK memberikan tanda merah dan kuning untuk calon menteri yang ‘berisiko tinggi’. Abraham Samad berharap agar kandidat yang dipilih oleh Presiden RI ke 7 nanti benar benar bersih dari rekam jejak kasus Pelanggaran hukum dan Korupsi.

Jokowi memberitahukan bahwa kabinetnya kelak harus bersih dan terbebas dari catatan KPK yang mengindikasikan keterlibatan mereka pada kasus-kasus korupsi yang mungkin bakal dipastikan menjadi tersangka.

“Mau catatannya kuning, merah, yang jelas punya catatan, tidak boleh jadi menteri. Apalagi yang merah, karena bisa dipastikan dalam waktu dekat akan jadi tersangka. Jadi di sini, saya punya kewajiban mengingatkan pemerintahan yang baru, untuk mengangkat menteri yang punya catatan khusus. Karena jika diangkat, itu berarti pemerintahan ini, juga bukanlah pemerintahan yang bersih dan tidak mendukung pemberantasan korupsi,” terangnya usai menghadiri seminar “Saya Perempuan Anti Korupsi” di Makassar, Selasa (21/10/2014)

Pengevaluasian para calon menteri untuk kabinet baru Jokowi yang matang membuat pengumuman selalu tertunda, namun itu harus dilakukan untuk memeperoleh kabinet yang bersih dan dapat membawa negara tercinta kita ini menjadi lebih baik. Kita do’akan saja semoga kabinet dari Presiden baru kita memberikan hasil yang memuaskan. Dan kita tunggu saja siapa yang menjadi postur kabinet dan figur yang akan mengisi posisi para menteri.