52 Warga Mozambik Tewas Gara-Gara Minum Miras yang Dicampur Empedu Buaya

Gara-gara minuman minuman keras yang dioplos dengan empedu buaya, sedikitnya ada 52 orang tewas di Mozambik. Demikian pejabat kesehatan setempat mengatakan, Senin (12/1/2015).

Selain itu, minuman tradisional buatan daerah lokal itu juga membuat 51 orang lainnya harus dirawat di rumah-rumah sakit di distrik Chitima dan Songo, provinsi Tete.

“Tak hanya itu 146 orang lainnya juga harus menjalani pemeriksaan medis karena diduga keracunan,” kata pejabat dinas kesehatan setempat Alex Albertini kepada Radio Mozambik.

Minuman tradisional yang ditenggak warga itu adalah pombe yang dibuat dari jawawut atau tepung jagung. Pemerintah yakin minuman itu terkontaminasi empedu buaya saat para pelayat menghadiri prosesi pemakaman itu.

Belum jelas benar bagaimana empedu buaya itu bisa masuk ke dalam campuran minuman tersebut. Pemerintah menduga empedu buaya itu memang dicampurkan ke dalam minuman tradisional tersebut. Namun, kebenaran atas dugaan ini sulit diketahui karena perempuan yang mengoplos minuman itu ada di antara korban tewas.

“Sampel darah dan minuman itu dikirim ke ibu kota Maputo untuk diperiksa, karena kami di sini tak memiliki kapasitas untuk melakukan uji sampel,” kata kepala dinas kesehatan provinsi Tete, Carle Mosse.

Dari penjelasan Pemerintah setempat, bahwa para pelayat yang mengkonsumsi minuman tradisional itu di pagi hari tidak mengalami gangguan kesehatan apapun. Akan tetapi, mereka yang meminumnya pada siang hari langsung jatuh sakit dan puluhan di antara mereka meninggal dunia.