Suami Ketahui Istrinya Selingkuh dengan Kepala Desa Melalui SMS

Primus Fransiskus Sau (30) seorang warga di desa Susulaku B, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tegah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) dikawal oleh ratusan kerabat dan warga desa melaporkan kepala Desa mereka, Ignasius Tubani ke Camat Insana, karena istrinya Maria Veronika Eno (25) disinyalir telah berselingkuh dengan kepala Desa.

Warga desa Susulaku B pun disambut oleh Sekretaris Camat Insana, Aloysius Neno dan sejumlah pejabat kecamatan. SekCam pun langsung mengklarifikasi masalah tersebut dengan meminta keterangan dari pihak Primus (suami Maria) dan pihak Kepala Desa Susulaku B Ignasius Tubani dan Maria Veronika Eno.

Primus yang juga bekerja sebagai guru honorer di salah satu SMP di Kecamatan Insana, mengatakan bahwa dia mengetahui istrinya berhubungan selingkuh dengan Ignasius Tubani melalui sms yang ada di dalam telepon genggam milik istrinya.

“Sebelumnya memang saya sudah curiga dengan tingkah laku istri saya sehingga saya pun memeriksa isi sms di hp istri saya khususnya pesan terkirim di telepon genggam milik istri saya terdapat tiga kali pesan terkirim ke nomor kepala desa yang isinya sangat mencurigakan sehingga saya pun menanyakan hal itu kepada istri saya dan akhirnya istri saya mengaku telah berselingkuh dengan kepala Desa,” ucap Primus.

Menurut Primus, istrinya mengaku telah berhubungan seksual dengan kepala Desa sebanyak empat kali yakni sekali di rumahnya (rumah Primus) dan tiga kali di hutan.

Dari keterangan yang diperoleh, Keluarga besar Primus sudah sepakat supaya persoalan tersebut diselesaikan di tingkat desa, akan tetapi tidak berhasil karena kepala desa menghindar, sehingga kemudian mereka melaporkan ke Kecamatan. Sementara itu Kepala Desa Susulaku B Ignasius Tubani dalam keterangannya membantah semua tudingan Primus. Ignasius mengatakan tidak pernah berhubungan dengan istri Primus.

”Itu semua tidak benar yang dituduhkan kepada saya itu, saya tidak pernah melakukan hal senonoh terse” kata Ignasius.

Lantaran tidak ada titik temu, Sekretaris Camat Insana, Aloysius Neno kemudian meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan di Desa Susulaku B, sehingga warga kemudian membubarkan diri dan pulang kembali ke rumah masing-masing.