Tim Basarnas Angkat Ekor Pesawat AirAsia QZ8501 dengan Balon dan “Crane”

TIM Badan SAR Nasional hari ini mengupayakan untuk mengangkat bagian ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata, dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah dengan menggunakan dua cara, yakni dengan floating balloon dan crane.

Dengan dua cara itu maka  ekor pesawat kemungkinan tidak akan rusak, dengan penyelam Tim basarnas  akan mengikat ekor pesawat kemudian di angkat dengan  floating balloon dan crane .

Ketua Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo  mengatakan “Proses pengakatan  haruslah dilakukan dengan hati-hati agar ekor pesawat tidak rusak atau pecah saat diangkat ke permukaan”. Sedangkan untuk kotak hitam pesawat AirAsia QZ8501  diprediksi terletak di bagian ekor pesawat.

Proses pengangkatan ekor pesawat QZ8501 dibantu  pula dengan Kapal Navigasi Jadayat dan tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang akan memfokuskan  mencari sinyal black box.

Dengan waktu lama black box, saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian, dengan ditemukan black box maka akan terbongkar semua kejadian pesawat  yang  jatuh di dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.