Ekor AirAsia QZ8501 Diangkat dengan Banyak Teknik

Proses Pengangkatan bagian ekor pesawat AirAsia QZ8501 di dasar laut mulai dilakukan dengan banyak teknik. Dalam proses pengangkatan disaksikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko di KRI Banda Aceh di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah.

Panglima Komando RI Armada Wilayah Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) Widodo melihat secara langsung proses pengangkata. Pimpiman TNI AL di wilayah barat ini menyampaikan kendala-kendala yang kemungkinan dialami penyelam  Arus bawah permukaan diperkirakan mencapai 5 knot, jarak pandang terbatas, bahkan dapat mencapai visibility nol.

Sedangkan untuk membuka  membuka black box harus diarahkan juga, karena kemungkinan ekor pesawat setelah ditarik ke air yang lebih jernih, dan bisa mengambil (black box).  Untuk proses pengangkatan ekor pesawat akan diikatkan dengan lifting bag hingga terangkat sampai permukaan. Jika posisi obyek sudah terapung, maka akan diberi ponton. Tapi sebelum semua proses itu dilalui, tim penyelam melakukan pembersihan sehingga tidak ada lumpur dan pasir yang membebani.

Sebelum mulai menyelam tim saling menyalami tiga penyelam, memberi semangat, dan meminta ketiganya berhati-hati. Ia memimpin doa, kemudian melakukan tos dengan para penyelam dan jajaran. Saat ini proses pengangkatan masih berlangsung.